Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Cara Penanaman TOGA untuk Meningkatkan Kemampuan dan Keterampilan Warga Siti Mas'ula; Erif Ahdhianto; Anas Thohir; Nevy Iruntyasari
Jurnal KARINOV Vol 5, No 2 (2022): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v5i2p146-150

Abstract

Desa Ngenep merupakan salah satu Desa di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang yang memiliki potensi di bidang perkebunan dan pertanian yang melimpah. Sebagian besar tanah yang berada di wilayah desa ini tergolong subur. Melihat potensi ini, kami sebagai pelaksana Kegiatan Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Malang mencoba untuk membantu mengembangkan potensi Desa Ngenep melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan cara penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta keterampilan warga Desa Ngenep dalam pengelolaan kebun TOGA. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, demonstrasi, diskusi serta tanya jawab. Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan metode ceramah yakni penyampaian materi TOGA, selanjutnya peserta dan pemateri melakukan diskusi serta tanya jawab mengenai materi tersebut. Setelahnya, dilanjutkan dengan kegiatan demonstrasi cara penanaman TOGA yang dilakukan di lahan perkebunan. Setelah pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan warga Desa Ngenep dapat memperoleh banyak pengetahuan tentang TOGA, sehingga bisa mengembangkan kebun TOGA menggunakan cara pengelolaan yang tepat. Kata kunci— Desa Ngenep, Pemberdayaan masyarakat, Pengelolaan TOGA, Potensi desa Abstract  Ngenep Village is one of the villages in Karangploso District, Malang Regency which has abundant potential in the fields of plantations and agriculture. Most of the land in this village area is classified as fertile. Seeing this potential, we as implementers of the Malang State University Community Service Activities try to help develop the potential of Ngenep Village through community empowerment activities in the form of training on how to plant Family Medicinal Plants (TOGA). The service activity aims to improve the abilities and skills of the villagers of Ngenep in managing the TOGA garden. The method used in this activity is the method of lecture, demonstration, discussion and question and answer. The implementation of this activity begins with the lecture method, namely the delivery of TOGA material, then participants and presenters conduct discussions and ask questions about the material. After that, it was continued with demonstration activities on how to plant TOGA which was carried out on plantation land. After the implementation of this activity, it is hoped that the residents of Ngenep Village can gain a lot of knowledge about TOGA, so that they can develop a TOGA garden using appropriate management methods. Keywords— Ngenep Village, Community empowerment, TOGA management, Village potential
HUMAN CIRCULATORY SYSTEM MODEL MEDIA AND INTERACTIVE VIDEOS TO OVERCOME LEARNING DIFFICULTIES IN HUMAN CIRCULATORY SYSTEM MATERIAL FOR GRADE V STUDENTS OF SRENGAT 01 ELEMENTARY SCHOOL Syifaa Ulinnuha Santosa; Anas Thohir; Fadella Winanda Putri Sari; Satria Wahyu As'ari
Jurnal Pembelajaran Sains Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um033v6i2p82-92

Abstract

The Human Circulation System is problematic because it explains how work requires innovation so students can receive it well. Lack of media causes students’ difficulties in learning. The purpose of this study was to identify learning difficulties in the Human Circulatory System material and determine the effectiveness of the Human Circulatory System media model and interactive videos in overcoming student learning difficulties in this material in fifth-grade students at SD Negeri Srengat 01. The data collection method used in This research is a test with ten indicator questions. This study's data analysis method is descriptive statistics to analyze students' learning difficulties. The results of the pre-test analysis showed that students had learning difficulties. However, after being given treatment and analyzing the results of the post-test, it was found that the Human Circulatory System media and interactive videos greatly influenced student learning outcomes. It was proven from 10 question indicators, 8 of which experienced an increase. In addition, from the pre-test average of 41.17 it increased to 57.92 on the post-test average. This shows that the media model of the human circulatory system and interactive videos effectively overcome student learning difficulties, judging from the results of the post-test, which are better than before. This research has implications for the use of authentic media and digital media.
Penerapan Pembelajaran Menyenangkan Bermain Dan Edukasi Pada Materi Pecahan Kelas 2 SD Menggunakan Aplikasi Wordwall Model Labirin Viona Salma Roheni; Nadya Fauziyah; Aldair Ivanov; Viona Salma Roheni; Nadya Fauziyah; Aldair Ivanov; Anas Thohir
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v4i12024p68-76

Abstract

Abstrak:Era revolusi industri 4.0 seperti saat ini, perkembangan teknologi meningkat pesat. Aspek kehidupan yang tidak terlepas dari perkembangan teknologi adalah pendidikan. Dalam dunia pendidikan khususnya di sekolah, terdapat berbagai permasalahan yang harus dihadapi oleh guru. Salah satu permasalahan yang umum terjadi adalah siswa merasa bosan pada saat proses pembelajaran berlangsung. Dalam mengatasinya, dilakukan pembelajaran berbasis teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang penerapan Aplikasi Wordwall Model Labirin dan mengetahui respon dari siswa terhadap penerapannya dalam materi pecahan kelas 2 SD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Waterfall. Data yang telah diperoleh dilakukan analisis secara kuantitatif deskriptif. Hasil yang ditunjukkan saat menggunakan aplikasi tersebut adalah nilai siswa dapat mencapai diatas KKM (75persen) dan mendapatkan rata-rata nilai 95,71persen. Siswa juga sangat setuju jika pembelajaran menggunakan Aplikasi Wordwall Model Labirin itu menyenangkan, seru dan ingin menggunakan aplikasi tersebut di lain waktu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan Aplikasi Wordwall Model Labirin adalah penggunaan aplikasi tersebut dapat membuat pembelajaran pecahan menjadi lebih berkualitas, menyenangkan, menarik, seru serta mendapatkan respon yang baik untuk penerapan pembelajaran pada Aplikasi Wordwall Model Labirin kedepannya.