Kisbiyanto Kisbiyanto, Kisbiyanto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Enforcement Gaps in Child Protection Law: Managing Strategy of Violence on Students in Islamic Boarding Schools and the Limits of Legal Compliance in Indonesia Kisbiyanto, Kisbiyanto
Khazanah Hukum Vol. 7 No. 3 (2025): Khazanah Hukum
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kh.v7i3.43929

Abstract

This study investigates enforcement gaps in Indonesia’s child protection law by focusing on violence in Islamic boarding schools (pesantren) in Kudus. The research aims to examine why violence against children persists despite the existence of comprehensive statutes such as Law No. 35 of 2014 on Child Protection, Law No. 20 of 2003 on the National Education System, Law No. 18 of 2019 on Pesantren, and Law No. 12 of 2022 on Sexual Violence Crimes. Using a qualitative socio-legal method, the study combines normative legal analysis with empirical case studies drawn from media reports, NGO documentation, and secondary academic sources. The findings reveal four major enforcement gaps: limited accessibility of reporting mechanisms due to fear and hierarchical power relations; cultural normalization of violence through ta’zir as disciplinary education; fragmented institutional coordination without intersectoral SOPs; and the frequent use of restorative justice settlements that disadvantage victims. These results underscore that legal reforms alone are insufficient without accompanying cultural transformation, integrated institutional mechanisms, and community-based engagement. The study contributes to child protection discourse by proposing an integrative approach that harmonizes statutory law with religious moderation and communal values, while aligning with international standards such as the Convention on the Rights of the Child (CRC). The originality of this research lies in its contextual focus on pesantren, a relatively underexplored site in child protection scholarship, thereby enriching international debates on law, culture, and the protection of children in religious education settings.
Manajemen Aset Wakaf Untuk Pengembangan Pendidikan Islam Kisbiyanto, Kisbiyanto; Setyoningsih, Setyoningsih
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.8148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang bentuk-bentuk aset wakaf, pola pengelolaan aset wakaf, dan efektifitas pengelolaan aset wakaf bagi pengembangan pendidikan Islam di Kabupaten Kudus. Penelitian ini merupakan studi lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, studi dokumen, dan focused group discussion. Analisis data menggunakan analisis domain, analisis taksonomi, dan analisis komponensial. Simpulan penelitian ini, pengelolaan aset wakaf pada lembaga pendidikan meliputi bentuk-bentuk aset wakaf terdiri dari tanah yang langsung dimanfaatkan untuk pendidikan ataupun akan dimanfaatkan secara tidak langsung untuk pendidikan dan juga berupa gedung dan sarana lainnya untuk pendidikan di sekolah, madrasah, dan pesantren; pengelolaan aset wakaf meliputi persiapan wakaf, ikrar wakaf, sertifikasi aset wakaf, dan pemanfaatannya; dan efektifitas pengelolaan aset wakaf ditunjukkan bahwa sebagian besar gedung dan sarana pendidikan madrasah, sekolah, dan pesantren itu berdiri dan beroperasi di atas tanah wakaf. Artinya, aset wakaf yang terutama berupa lahan tanah benar-benar menjadi kunci penyelenggaraan pendidikan dimulai dari gedung dan sarananya yang berdiri di atas tanah wakaf. Di saat pemerintah belum sepenuhnya bisa menampung semua anak usia sekolah untuk belajar di sekolah milik pemerintah, maka mereka belajar di sekolah atau madrasah swasta yang mengandalkan aset wakaf sebagai solusi yang sangat penting bagi pendidikan masyarakat.