Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Self Efficacy Dan Perilaku Asertif Remaja Dalam Menghadapi Kasus Bullying Frinda Dewi Pertiwi; Ahmad Fauzi
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i2.2087

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada pengaruh tidaknya self efficacy terhadap kasus bullying, untuk mengetahui ada pengaruh tidaknya perilaku asertif remaja terhadap bullying, untuk mengetahui ada pengaruh tidaknya self efficacy dan perilaku asertif remaja terhadap kasus bullying di Desa Bomo Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan pengambilan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan menyebarkan angket. Penyebaran angket menggunakan skala likert dan pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah 90 responden. Selain itu, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yakni regresi linier berganda. Adapun hasil yang diperoleh adalah H1: adanya pengaruh self efficacy terhadap bullying dengan nilai Sig 0.00> 0.05, H2: adanya pengaruh perilaku asertif terhadap bullying dengan nilai Sig 0.00>0.05, dan H3: terdapat pengaruh self efficacy dan perilaku asertif dalam menghadapi kasus bullying, pengujian statistik dengan hasil angka Sig 0.00>0.05.
Politisasi Sertifikat Halal Lutfi Rosyad Alfikri; Ahmad Fauzi
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 3, No 2 (2022): Kebijakan Sosial dan Transformasi Konflik
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v3i2.8051

Abstract

Indonesia is a country that has a Muslim majority population, so there are many rules that are intended and specifically for Muslims, one of which is related to rules in food matters. The government in providing this service seeks to provide guarantees for halal food products for Muslim consumers through halal certificate instruments. This research is a literature study that analyzes the politicization of halal certificates in the MUI fatwa. A qualitative approach is used to analyze and interpret the MUI fatwa in granting halal certificates and the politics contained therein. The data was obtained from the publications of several journals and e-books that were accessed through Google Chrome and Google Scholar. Collecting data related to the MUI fatwa in halal labeling in its political aspect. This research procedure is carried out by means of a literature review. The data analysis process was carried out by reducing the data obtained from the search results of data from Google Chrome and Google Scholar. After reducing the data, it is presented in the form of a description to explain the politicization of the halal certificate in the MUI fatwa. The next step is to draw conclusions on the results of the analysis to produce new findings on the politicization of the MUI fatwa halal certificate. Halal certification issues are handled by 3 institutions namely MUI, Ministry of Health, and Ministry of Religion through the signing of a Joint Decree (SKB) of the three institutions in 1996. Halal certification is then regulated by various laws that bind it.Negara Indonesia merupakan negara yang memiliki penduduk mayoritas muslim sehingga banyak aturan yang ditujukan dan dikhususkan untuk orang muslim salah satunya yakni terkait aturan dalam masalah makanan. Pemerintah dalam memberikan layanan ini berikhtiar dengan cara memberikan jaminan produk makanan halal bagi konsumen muslim melalui instrumen sertifikat halal. Penelitian ini merupakan studi literatur yang menganalisis politisasi dalam sertifikat halal pada fatwa MUI. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menganalisis dan menafsirkan fatwa MUI dalam pemberian sertifikat halal serta politik yang terkandung didalamnya. Data diperoleh dari pubikasi beberapa jurnal serta e-book yang diakses melalui google chroom maupun google scholar. Pengumpulan data terkait fatwa MUI dalam pelabelan halal dalam aspek politiknya. Prosedur penelitian ini dilakukan dengan kajian studi literatur. Proses analisis data dilakukan dengan mereduksi data yang diperoleh dari hasil pencarian data dari google chroom maupun google scholar. Setelah melakukan reduksi data disajikan dalam bentuk deskripsi untuk menjelaskan politisasi dalam sertifikat halal pada fatwa MUI. Selanjutnya yakni melakukan penarikan kesimpulan terhadap hasil analisis untuk menghasilkan temuan baru pada politisasi sertifikat halal fatwa MUI. Masalah sertifikasi halal ditangani oleh 3 lembaga yaitu MUI, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Agama melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga lembaga tersebut pada tahun 1996. Sertifikasi halal kemudian diatur dengan berbagai undang-undang yang mengikatnya.
Evaluasi Program Pelatihan Pola Pikir Al-Qur’an di Kampus Kahfi Bagus Bina Cendekia (BBC) Motivator School Syarifah Hidayahna; Nabilah; Ahmad Fauzi
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v2i6.391

Abstract

The KAHFI Bagus Bina Cendekia (BBC) Motivator School campus is a non-formal educational institution that conducts a Qur'anic mindset training process to improve the social skills of its students. The KAHFI Campus has now graduated many students to become qualified Islamic motivators. However, the Qur'anic mindset training program still needs to be evaluated, so that its contribution to the self-development of students, and campus development in general, can be known. Therefore, it is important to conduct research on the evaluation of the Qur'anic mindset training program.The purpose of this study is to analyze: 1) the context of the Qur'anic mindset training program, 2) the input of the Qur'anic mindset training program, 3) the process of Qur'anic mindset training, 4) the results of the Qur'anic mindset training program. The research approach used is qualitative with descriptive method. The research informants consisted of 4 teachers or trainers and 13 teenage students (20-21 years old). The information retrieval technique used purposive sampling. The evaluation model used is CIPP, which is an evaluation model to measure the effectiveness of training programs, which is seen from the aspects of context, input, process, and product developed by Stufflebeam (1960).The results of this study show: (1) the training context has met the requirements, namely the high interest of students to follow and join the training, (2) training input, that the training curriculum is relevant to the needs and objectives, (3) the training process regarding training media and methods is sufficient to support the implementation of training. However, the implementation of the training has not been fully implemented according to schedule, (4) training results, the quality of graduates is in accordance with the target. Regarding the quantity of participants, it still needs to be increased to meet the target of graduates. The campus has conducted monitoring and evaluation of students continuously on attitudes, knowledge, and skills.
The Tradisi Semedi di Makam Raja-Raja Masjid Gedhe Mataram Kotagede Yogyakarta Tinjauan Filsafat : Ontologi Yulita Jumada Barqah; Ahmad Fauzi
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v6i2.56289

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tradisi masyarakat Jawa, khususnya di Yogyakarta, terkait kegiatan semedi di depan makam raja-raja Mataram Islam untuk mendapatkan wasilah atau berkat. Tradisi ini dilihat dari aspek ritualistik yang dikorelasikan dengan filsafat ontologi. Dasar teori yang digunakan adalah teori filsafat ontologi dan teori mistik. Dalam teori ini, ontologi lebih melihat semedi dalam kacamata metafisika dan mistik sendiri dilihat dari aspek kebatinan. Pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggabungkan metode etnografi, yaitu peneliti melakukan studi lapangan terkait sebuah budaya dengan analisis observasi dan wawancara. Informan dari penelitian ini adalah abdi dalem penjaga makam dan peziarah yang melakukan ritual semedi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan manusia mencari sebuah realitas kebenaran yang menurut keyakinannya ada meski dalam kenyataannya dianggap abstrak atau nonempiris tetap bisa diterima oleh akal rasional manusia dan representatif dari kajian teori mistik dapat menjawab sebuah tradisi di suatu kelompok masyarakat yang mampu menafsirkan suatu pengalaman spiritual dengan ilmu kebatinan. Simpulan dari artikel ini filsafat ilmu ontologi bisa menjadi jembatan untuk menjelaskan sebuah realitas yang terjadi di masyarakat Jawa khususnya Yogyakarta terkait tradisi budaya non empiris dalam kacamata dimensi ritualistik dan metafisika.
Telaah Sunnah dan Hadis Perspektif Fazlurrahman Tirta Tirta Rhamadanty; Ahmad Fauzi
Jurnal Penelitian Agama Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v24i2.2023.pp137-152

Abstract

Untuk menghadirkan gagasan-gagasan baru di bidang sunnah dan hadits serta mengikuti perkembangan zaman, para intelektual di bidang metodologi kajian Al-Qur'an dan hadits harus terusmengembangkan metodologinya. Fazlur Rahman adalah salah satu filosof dan cendekiawan muslimyang meneliti bagaimana Alquran dimaknai. Sunnah dan hadis Nabi SAW yang dimaknai oleh mayoritas umat Islam sebagai ilustrasi ucapan, perbuatan, dan persetujuannya terhadap perilaku (taqrir) orang lain, harus senantiasa dipahami secara dinamis dan bersemangat. Ketika sunnah Nabi SAW dipandang sebagai ijtihad beliau dalam memahami dan mengamalkan wahyu dan ajaran Allah SWT dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat, menjadi kekuatan yang ampuh dalam mendorong terbentuknya dinamika kemajuan, inspirasi, dan inovasi. Sunnah Nabi, sebaliknya, akan dibatasi dalam literatur kuno yang akan menghambat perkembangan pola pikir umat Islam jika diterima dan diterjemahkan secara akurat. Kebangkitan pemikir Muslim liberal modern seperti Fazlur Rahman dari Pakistan telah menimbulkan perdebatan tersendiri di antara mereka yang mengikuti studi Islam. Salah satu intelektual yang terkait dengan neo-modernisme adalah Fazlur Rahman. Dia memiliki kaitan batin yang kuat ketika dia sampai pada masalah agama. Dia mengadopsi pendekatan yang berbeda ketika dia mengungkapkan dan mengembangkan gagasan sunnah dan hadits, yang merupakan jawaban dan semacam kritik terhadap keyakinan Muslim sebelumnya.
Kelompok Usaha Bersama Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Ditinjau dengan Filsafat Kritisisme Immanuel Kant Nursari Sugiastuti; Ahmad Fauzi
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 17 No. 1 (2023): Volume 17 No 01 Januari-juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v17i01.3562

Abstract

Kemiskinan merupakan isu permasalahan negara berkembang termasuk Indonesia. Jumlah peduduk miskin pasca pandemi covid 19 mengalami peningkatan, demikian juga di Kabupaten Temanggung. Dalam upaya penanggulangan kemiskinan, Kabupaten Temanggung melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui KUBE dari KPM PKH. Diharapkan dengan program KUBE ini mereka dapat mengembangkan potensinya dan dapat mandiri sehingga bisa meningkatkan kesejahteraannya, yang pada akhirnya dapat keluar dari kemiskinan. Metode penelitian yang dilakukan untuk meneliti KUBE adalah kualitatif, tekhnik pencarian data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan jenis data primer dan sekunder, adapun proses analisis data adalah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tulisan ini mencoba meninjau Program pemberdayaan masyarakat melalui KUBE dengan Filsafat Kritisisme Immanuel Kant yang mensintesakan antara Filsafat Rasionalisme yang mengutamakan pengetahuan (a priori) yaitu teori-teori dari para ahli tentang Kemiskinan, pemberdayaan masyarakat dan KUBE dengan Filsafat Empirisme yang mengutamakan pengalaman (a posteriori) yaitu pengalaman-pengalaman para pelaku KUBE di lapangan baik dari anggota, pengurus, pendamping sosial, dan lainnya. Berdasarkan penggabungan atau sintesa kedua hal ini akan muncul hal-hal baru yang bisa menjadi saran masukan dalam pemberdayaan masyarakat sehingga dapat lebih mengoptimalkan pelaksanaan program KUBE.
REGULASI DIRI TERHADAP BELAJAR MAHASISWA TINGKAT AKHIR YANG SUDAH MENIKAH DI UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG Citra Ramadhanty; Ahmad Fauzi
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 1 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i1.17376

Abstract

This study was conducted to find out and understand more deeply about self-regulation of married final year students. Self-regulation in learning has a big role in achieving one's achievement. In the independent learning process, one needs to set their learning goals, make their lesson plans, choose their learning strategies, monitor their learning processes, evaluate and suppress their learning disorders. The approach used is a descriptive qualitative approach. Research subjects were selected by purposive sampling technique. And the data collection techniques used were observation and interviews. Interviews were conducted using the WhatsApp application. The results of this study found that the three resource persons used self-regulation in learning in the form of cognitive regulation, emotional regulation and motivation regulation. Self-regulation in learning carried out by the speakers is influenced by the environment, self-motivation and self-confidence. Self-regulation creates feelings of security, calm, comfort and creates a sense of confidence and motivation for themselves to immediately complete their final project or thesis.