Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Trauma Healing untuk Mengatasi Kecemasan Pasca Banjir: Application of Trauma Healing to Overcome Post-Flood Anxiety Akhmad Sugianto; Sri Alvie Maulidiyawati; Syarifah Syarifah; Syarwani Hadi; Yuda Yuda
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2022): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v7i5.3168

Abstract

Community service carried out in Hantakan village, Hantakan sub-district, Hulu Sungai Tengah district, is in the form of assisting students together with the community in formulating innovative and participatory planning formulations and policies for trauma healing applications to overcome post-flood anxiety, in which the main target of this trauma healing activity is children in the local village. The purpose of trauma healing activities carried out by students for children is to reduce the level of anxiety and restore the emotional condition of children after the disaster to help the spirit return to the way it was before the disaster occurred with various kinds of games that were carried out both individually and in groups as well as gifts. Material that aims to improve the characteristics of the child. The stages of trauma healing implementation carried out by these students include: a). Initial Stage, b). Core Stage, c). Monitoring and Evaluation Phase. Implementing trauma healing using the Participatory Rapid Appraisal (PRA) method or participatory village assessments carried out through various activities such as observations, surveys, and interviews.
PENGELOLAAN USAHATANI TANAMAN SAYURAN DI KELURAHAN LANDASAN ULIN UTARA KECAMATAN LIANG ANGGANG KOTA BANJARBARU Syarifah Syarifah; Rifiana Rifiana; Djoko Santoso
Frontier Agribisnis Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i3.2915

Abstract

Pengelolaan usahatani yang efisien akan mendatangkan pendapatan yang positif atau suatu keuntungan, usahatani yang tidak efisien akan mendatangkan suatu kerugian. Usahatani yang efisien adalah usahatani yang produktivitasnya tinggi. Ini bisa dicapai kalau manajemen pertaniannya baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengelolaan usahatani tanaman sayuran, dan mengetahui cara pemasaran petani tanaman sayuran setelah tanaman sayuran dipanen. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru pada bulan Juni-September 2019. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel petani yaitu simple random sampling dari 29 kelompok tani diambil petani sebanyak 30 orang. Pengelolaan usahatani terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Hasil penelitian didapat tingkat pengelolaan petani sayuran di Kelurahan Landasan Ulin Utara adalah 81,69% dikategorikan baik, dengan tingkat pengelolaan di tahap perencanaan sebesar 76,5% (baik), tahap pelaksanaan sebesar 80,59% (baik), dan tahap pengawasan sebesar 87,92% (sangat baik), serta tahap evaluasi sebesar 85,92% (sangat baik). Namun dapat diketahui bahwa skor terendah tingkat pengelolaan usahatani sayuran berada ditahap perencanaan disebabkan bahwa petani rata-rata tidak melakukan pencatatan dalam perencanaan usahatani yang akan ditanam. Pemasaran hasil panen petani sayuran di Kelurahan Landasan Ulin Utara sebagian besar menjual hasil panennya kepada pengumpul karena petani lebih memperhitungkan biaya dan waktu. Pola pemasaran pada usahatani ini adalah dua macam yaitu pola pemasaran dari petani ke pengecer dan kemudian ke konsumen, dan pola satunya yaitu dari petani ke pedagang pengumpul, kemudian ke pedagang pengecer lalu terakhir ke konsumen.