Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISA PENGARUH TINGGI JATUHAN AIR TERHADAP HEAD POMPA HIDRAM Gatut Prijo Utomo; Supardi Supardi; Edi Santoso
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 02 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v1i02.547

Abstract

Pompa hidram merupakan salah satu pompa air yang hemat energi dan ramah lingkungan. Pompa hidram merupakan teknologi tepat guna dalam bidang pemompaan dengan menggunakan tenaga momentum air (water hammer) untuk menaikkan air, sehingga pompa hidram salah satu pompa air yang tidak menggunakan BBM dan listrik. Efektivitas kinerja pompa hidram dipengaruhi oleh beberapa parameter antara lain diameter pipa, tinggi jatuhan air ( reservoir) , katub buang, tabung udara pada pompa hidram, panjang pipa inlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menganalisa pengaruh tinggi jatuhan air  pada pompa hidram terhadap debit pompa dan tinggi pemompaan. Metode penelitian ini melalui perancangan instalasi pompa hidram dan pengamatan pengaruh ukuran tinggi jatuhan air (2,9 m, 3,2 m, 3,5 m ),  terhadap nilai tekanan (H) pompa hidram. Pengujian ini dilakukan di LAB Proses Produksi (PP) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Semakin tinggi jatuhan air pada pompa hidram, maka heda tekan pada pompa hidram  yang dihasilkan akan semakin tinggi. Jadi nilai tekanan yang ada di dalam pompa hidram dengan nilai yang lebih maksimal adalah head yang di hasilkan dengan nilai rata – rata (H) 17 bar atau setara 173 m dengan pipa output 0,5 inchi dan debit air yang dihasilkan dengan rata – rata (Q) 6,7 liter/menit. Hal ini disebabkan karena momen tumbukan air yang terbesar pada ketinggian jatuhan 3,5 m.Kata kunci : Pompa Hidram
ANALISA KEGAGALAN DAN REDESAIN ROLLER TEMBAGA STUDI KASUS PT. SMELTING Eka Marliana; Gatut Prijo Utomo; Saiful Fuad
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v8i2.170

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisa kegagalan pada alat roll tembaga yang sudah ada saat ini. Kegagalan sering terjadi pada komponen pen roll nomor 2. Selanjutnya analisa tersebut akan digunakan untuk melakukan redesign pada bagian pen roll nomor 2 dari alat pengeroll tembaga agar memiliki life cycle yang lebih tinggi. Proses redesign akan diawali dengan membuat sketsa alat roll tembaga berdasarkan dimensi contoh barang yang diberikan, dari hasil sketsa tersebut akan dibuat 2D dan 3D CAD modelling dengan menggunakan software Autodesk Inventor untuk menyesuaikan dimensi alat ketika dirakit. Setelah hasilnya sesuai, proses berikutnya adalah menganalisa desain alat yang sudah ada sekarang menggunakan Finite Element Method dan teori kegagalan Goodman. Analisa dilakukan dengan menggunakan software Ansys. Dalam penelitian ini dilakukan redesain dengan 5 material yang berbeda. Berdasarkan analisa statis yang dilakukan, didapatkan bahwa life cycle minimum paling tinggi adalah dengan material AISI 4130.
ANALISA KEGAGALAN DAN REDESAIN ROLLER TEMBAGA STUDI KASUS PT. SMELTING Eka Marliana; Gatut Prijo Utomo; Saiful Fuad
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v8i2.170

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisa kegagalan pada alat roll tembaga yang sudah ada saat ini. Kegagalan sering terjadi pada komponen pen roll nomor 2. Selanjutnya analisa tersebut akan digunakan untuk melakukan redesign pada bagian pen roll nomor 2 dari alat pengeroll tembaga agar memiliki life cycle yang lebih tinggi. Proses redesign akan diawali dengan membuat sketsa alat roll tembaga berdasarkan dimensi contoh barang yang diberikan, dari hasil sketsa tersebut akan dibuat 2D dan 3D CAD modelling dengan menggunakan software Autodesk Inventor untuk menyesuaikan dimensi alat ketika dirakit. Setelah hasilnya sesuai, proses berikutnya adalah menganalisa desain alat yang sudah ada sekarang menggunakan Finite Element Method dan teori kegagalan Goodman. Analisa dilakukan dengan menggunakan software Ansys. Dalam penelitian ini dilakukan redesain dengan 5 material yang berbeda. Berdasarkan analisa statis yang dilakukan, didapatkan bahwa life cycle minimum paling tinggi adalah dengan material AISI 4130.
PEMBUATAN ALAT PEMBASMI WERENG RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS SISTEM KENDALI UNTUK GAPOKTAN RUKUN TANI Marliana, Eka; Utomo, Gatut Prijo; Ariyanto, Muhammad Hendry; Hardianto, Dedik Saputro
Journal Community Service Consortium Vol 1 No 1 (2020): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v1i1.3267

Abstract

Karena wilayah Pacet terletak di lereng gunung, maka tak heran jika tanahnya subur dan sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Di antara semua desa di Pacet, salah satunya adalah Warugunung. Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, luas areal pertanian di Warugunung mencapai 249 Ha dengan produktivitas 71 Kuintal/Ha per tahun. Di antara semua masalah yang dihadapi petani, salah satu masalah yang paling krusial adalah wereng. Hal ini juga yang dialami oleh anggota Serikat Tani (Gapoktan) Rukun Tani di Warugunung. Biasanya petani akan menggunakan pestisida kimia untuk membunuh wereng. Sayangnya penggunaan pestisida kimia memang mempengaruhi kondisi lahan, pada suatu saat kesuburan lahan akan menurun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diusulkan suatu Sistem Pengendalian Pembasmi Wereng Berbasis dan Ramah Lingkungan. Alat ini menggunakan cahaya putih dari lampu LED 100 W untuk menarik wereng, setelah itu vakum akan mengambil wereng dan menjebaknya. Perangkat tersebut disematkan dengan mikrokontroler, sehingga perangkat ini dapat dikendalikan dari jauh oleh petani menggunakan ponsel pintar mereka.