Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kultur Biofilm Spirulina sp. dengan Flash chamois synthetic Sebagai Substrat Zainal Usman; Budiyati Budiyati; Siti Aisyah Saridu; Eriyanti Wahid
Jurnal Salamata Vol 2, No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1222.724 KB) | DOI: 10.15578/salamata.v2i1.11255

Abstract

ABSTRAKMikroalga dalam budidaya perikanan terutama dimanfaatkan sebagai pakan alami untuk pemeliharaan larva ikan, udang dan sebagai makanan utama dalam budidaya kekerangan. Selain itu, tepung mikroalga juga mulai diujikan pemanfaatannya sebagai sumber protein dalam pakan buatan. Tantangan dalam produksi biomassa mikroalga yaitu efisiensi panen dan besarnya kebutuhan air. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi biomassa dan meminimalisir penggunaan air adalah dengan melakukan kultur biofilm mikroalga. Penelitian ini dilaksanakan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone dengan menguji penggunaan substrat untuk kultur biofilm Spirulina sp. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua perlakuan yaitu perlakuan kultur dengan substrat berupa flash chamois synthetic dan kultur tanpa substrat (konvesional). Spirulina sp. dikultur selama 7 hari dan diukur produktivitasnya berdasarkan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan berat kering Spirulina sp. pada perlakuan dengan substrat dan tanpa substrat berbeda nyata (P<0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan potensi penggunaan flash chamois synthetic sebagai substrat dalam kultur biofilm Spirulina sp.
GROWTH AND FEED CONVERSION RATIO OF OREOCROMIS NILOTICUS FEEDED MAGGOT AND NATURAL INGREDIENTS IN CULTIVATION BASED ON BUDIKDAMRUM TECHNOLOGY Budiyati Budiyati; Ardana Kurniaji; Diana Putri Renitasari; Yunarty Yunarty; Anton Anton
Aurelia Journal Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v5i1.11475

Abstract

Tilapia fish Oreochromis niloticus is one type of freshwater fish that is widely cultivated by farmers. Cultivation of tilapia in drums (budikdamrum) has the potential to be carried out on limited land by feeding maggot. This research was conducted to evaluate the feeding of maggot (Hermetia illucens) combined with natural ingredients on the growth and feed conversion ratio of tilapia based on budikdamrum technology. The study was carried out with 2 treatments, namely DP (fish fed with maggot 10 g/day + natural ingredients in the form of Moringa leaf flour (Moringa oleifera), garlic flour (Allium sativum), tapioca flour), and DK (fish fed pellets of 10% biomass/day without natural ingredients). Kale plants were grown in 5 cups filled with foam and activated carbon mounted on the top of the drum. Fish were kept for 25 days, and sampling was done every 3 days. The results showed that the growth of tilapia in DK was higher than DP (P<0.05). Specific growth of fish weight 6.01±0.13 – 7.13±0.04% and length 1.90±0.06 – 2.42±0.32 cm. absolute growth of fish weight 4.67±0.03 – 6.62±0.89 g and length 2.85±0.10 – 3.73±0.44 cm. The feed conversion ratio did not show any difference between DP and DK (P>0.05), namely 1.26±0.08 – 1.38±0.19. The survival rate of tilapia treated with DP was higher than DK (P<0.05) with a range of 89±4.90 - 98±2.83%. The water quality obtained in this study was included in the category of requirements for tilapia cultivation. The application of the budikdamrum technology is recommended for rearing tilapia with maggot feed as additional feed mixed with natural ingredients.
MONITORING PEMELIHARAAN UDANG VANAME (Litopeneus vannamei) SUPER INTENSIF DI PT MAKMUR PERSADA, BULUKUMBA Budiyati Budiyati; Diana Renitasari; Siti Aisyah Saridu; Ardana Kurniaji; Anton Anton; Supryady Supryady; Muhammad Syahrir; Ihwan Ihwan; Rahmat Hidayat
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i3.309

Abstract

Pembesaran udang vaname secara super internsif merupakan teknologi terkini dan terdepan dengan lahan sempit dan padat tebar yang tinggi sehingga meningkatkan produktivitas suatu perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah monitoring pertumbuhan dan pengelolaan kualitas air udang vaname superintensif. Lokasi penelitian di PT Makmur Persada, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Metode penelitian secara surve dengan mengambil data yang ada dilapangan. Hasil penelitian menunjukan pemberian pakan DOC 1-4 diberikan sebanyak 4 kali, dan DOC 5 sampai panen sebanyak 5 kali sehari, dosis pakan perhari menurun seiring masa pemeliharaan. DOC 35 mulai diberikan feed addictive. Kadar suhu 28 - 32º C, kecerahan 20 - 40 cm, salinitas 25 - 27 ppt, pH 7,5 – 8,1, NO3 stabil selama masa pemeliharaan yakni 23ppm, NO2 tertinggi 1 ppm, NH3 tertinggi 0,141, NH4 7,8 ppm tertinggi, alkalinitas 168 ppm, TOM tertinggi mencapai 133,98 ppm. ADG 0,265 dan ABW 9,40 gram. Panen yang dihasilkan adalah sebanyak 2,935 ton/kg.
MONITORING KUALITAS AIR DAN IDENTIFIKASI JENIS PARASIT PADA PEMBENIHAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) Budiyati Budiyati; Ani Leilani; Eriyanti Wahid; Diana Putri Renitasari; Muhammad Hery Riyadi Alauddin; Alauddin Alauddin; Ni Putu Dian Kusuma
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i1.765

Abstract

Diseases arise due to unbalanced interactions, namely pathogens, hosts and the environment. This collapse will affect the increase or decrease in disease in fish. This research aims to identify parasites and analyze water quality in Carp Fish hatcheries. Carp seed samples were taken randomly in research containers. The water quality parameters observed consisted of temperature, pH, DO, nitrate, nitrite, and ammonia. This research was conducted for one month at the Tatelu Freshwater Aquaculture Center (BPBAT). The results of the research show that there are three types of parasites found in the gills, mucus, and fins of Carp Fish, namely Tricodina sp, Dactylogyrus sp, and Gyrodactylus sp.
TINGKAT KECERNAAN DAN PENYERAPAN PAKAN BENIH  IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) DENGAN METODE PEMBERIAN KOMBINASI GLUTAMIN DAN PROBIOTIKE PEMBERIAN KOMBINASI GLUTAMIN DAN PROBIOTIK. Muhamamad Nurman Syarief; Supryady Supryady; Anton Anton; Ihwan Ihwan; Yip Regan; Toto Hardianto; Muhammad Syahrir; Anwar Anwar; Sucipto Sucipto; Muhammad Rasnijal; Budiyati Budiyati; Otie Dylan Subakti Hasan; Mugi Mulyono; Ernawati Ernawati; Nur Fadhilah Abustang; Muhammad Hery Riyadi Alauddin; Siti Aisyah Saridu; Eriyanti Wahid; Yunarty Yunarty; Alwi Mulato
Journal of Fish Nutrition Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v6i2.10163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan komposisi terbaik tingkat kecernaan pakan dan tingkat penyerapan nutrisi pakan pada benih ikan mas. Penelitian ini berbentuk Rancangan Acak lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor yaitu glutamin dengan taraf (0%/kg pakan, 1%/kg pakan, 2%/kg pakan dan 3%/kg pakan) dan probiotik dengan taraf (0 ml/kg pakan,5 ml/kg pakan, 10 ml kg/pakan dan 15 ml/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh faktor glutamin dan probiotik secara simultan berpengaruh signifikan (P<0.05) terhadap tingkat konsumsi pakan secara keseluruhan. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh kombinasi terbaik adalah dosis 2% glutamin di tambah 10 ml/kg pakan dengan tingkat kecernaan dan penyerapan pakan terdiri atas Tingkat Komsumsi Pakan (TKP)142,66 ± 2,36 g, Daya Cerna Protein (DP) 94,13 ± 1,05%, Efisiensi Pemanfaatan Pakan (EPP) 93,83 ± 9,89%, Protein Efisiensi Rasio (PER) 2,93 ± 0,31%, dan Retensi Nutrien Protein (RN) 156,69 ± 16,51%. Dengan demikian kombinasi suplementasi glutamin 2% dan probiotik 10 ml/kg pakan direkomendasikan sebagai strategi nutrisi efektif untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan dan performa pertumbuhan benih ikan mas secara optimal.