Keberadaan Penyandang Disabilitas di dalam keluarga membuat keluarga sulit memahami kearah mana mengarahkan anaknya atau keluarganya untuk berkerja ataupun sekolah, karena keterbatasan baik dari segi akses lingkungan dan akses ketersediaan guru yang mampu memenuhi kebutuhan disabilitas dalam berkomunikasi maupun dalam pendengaran serta dalam motoriknya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui isu sosial yang dialami Kelompok Disabilitas di Aceh Besar yang di dampingi oleh FBA serta peran Kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM) dalam melakukan pemberdayaan terhadap Kelompok Disabilitas di Aceh Besar. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research), data diperoleh dari wawancara yang dilakukan terhadap pengurus Staf FBA , KSM dan disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disabilitas di Aceh Besar memiliki persoalan-persoalan stigma, diskriminasi. keberagaman disabilitas dan Keterbatasannya ini masih sering dianggap sebagai kaum yang lemah, tidak berdaya, tidak bisa bekerja bahkan dikatakan hanya menyusahkan orang lain. Dengan adanya anggapan tersebut muncul penilaian negatif yang mengakibatkan sebagian penyandang disabilitas ini merasa minder dan kurang percaya diri. Padahal sebenarnya mereka mempunyai keterampilan yang jika dikembangkan akan memberikan dampak yang positif bagi mereka misalnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi penyandang disabilitas ini adalah pemberdayaan melalui Kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM ) yang ada di beberapa kecamatan Aceh Besar. Dengan adanya KSM hadir dengan motif ekonomi dan sosial, tentunya akan sedikit membantu penyandang disabilitas tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya baik untuk ekonomi maupun sosial. Dan Penyandang disabilitas anggota KSM ini , mereka bisa belajar berinteraksi dengan lingkungan dan orang orang Non Disabilitas. Sehingga orang orang non disabilitaspun bisa mengamati dan memahami bahwa disabilitas sebenarnya mampu berinteraksi dan mampu bersosialisasi serta mampu mempunyai skill apa bila di berikan kesempatan yang sama dengan mereka , karena sebagai mana kita ketahui bahwa tidak semua keluarga memiliki anak disabilitas, sehingga tidak semua orang memahami akan kemampuan dan kebutuhan disabilitas. Saai ini Forum bangun Aceh adalah salah satu Lembaga yang fokus berkerja di bidang pemberdayaan masyarakat dan disabilitas, guna memberikan pemahaman kepada masayarakat dan aparatur desa akan hak hak disabilitas dalam masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup disabiliatas serta diberikan pelatihan secara khusus untuk meningkatkan taraf hidup disabilitas baik dari segi ekonomi dan sosial.