Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CONTROL OF POPULATION GROWTH RATE (Makassar City Government Strategy) Muhammad Nuryamin
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.10207

Abstract

Abstrak: Penelitian Strategi Pengendalian Laju Pertumbuhan Penduduk di Kota Makassar bertujuan menentukan strategi dan faktor penunjang pelaksanaan pengendalian laju pertumbuhan penduduk di Kota Makassar. Guna mengatasi permasalahan hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan program keluarga berencana, berdampak pengendalian laju pertumbuhan penduduk di kota makassar. Metode penelitian menggunakan Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan angket. Analisis data menggunakan analisis SWOT (strength, opportunities, weakness, dan threats), mengidentifikasi berbagai faktor yang dapat memaksimalkan kekuatan  dan peluang  dan meminimalkan kelemahan dan ancaman secara sistematis untuk merumuskan strategi pengendalian laju pertumbuhan penduduk di Kota Makassar. Hasil analisis SWOT melalui matrik IFAS dan EFAS diketahui titik koordinatnya (-0,115 : 0,085), berada pada Kuadran III (Around strategy) dimana peluang masih besar, tetapi terdapat kelemahan internal. Around strategy diterapkan guna meminimalkan kelemahan/ masalah internal, agar dapat merebut peluang yang baik. penelitian menunjukkan dalam pelaksanaan pengendalian laju pertumbuhan penduduk di kota Makassar, memiliki faktor peluang dan kelemahan lebih tinggi daripada faktor kekuatan dan ancaman, Berdasar hasil ini strategi pengendalian laju pertumbuhan penduduk memanfaatkan faktor peluang untuk menekan kelemahan. Perlunya Melakukan peningkatan kemampuan aparatur KIE dan Advokasi untuk mempermudah msyarakat mengakses informasi mengenai keluarga berencana. Abstract:  The objective of the research on the Population Growth Rate Control Strategy in Makassar City is to identify strategies and factors that support the implementation of population growth rate control in Makassar City. It has an impact on controlling the population growth rate in the city of Makassar to overcome the problems and obstacles that arise in the implementation of the family planning program. The research method employs a qualitative, descriptive research design. Data collection techniques are interviews, observations, and questionnaires. The data analysis using SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, and threats) identifies various factors that can systematically maximize strengths and opportunities while minimizing weaknesses and threats to formulate strategies to control population growth rates in Makassar City. The results of the SWOT analysis through the IFAS and EFAS matrices are known to have the coordinates (-0.115: 0.085) located in Quadrant III (Around strategy), where the opportunity is still substantial, but internal weaknesses exist. In order to capitalize on advantageous opportunities, an around strategy is utilized to minimize internal weaknesses/problems. In controlling the population growth rate in Makassar, the research indicates that the opportunity and weakness factors outweigh the strength and threat factors. IEC and advocacy apparatus need to increase the capacity to facilitate public access to family planning information.
Penguatan Kapasitas Masyarakat melalui Pendekatan Tourist Friendly Community dalam Tata Kelola Pelayanan Wisata Berbasis Komunitas di Pulau Samalona Sulmiah Sulmiah; Nurul Ayuni; Aiman Sabar Rezeky; Herlina Sakawati; Muhammad Nuryamin
Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat (JLPM) Volume 3, Nomor 2, 2026
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/wjxycz59

Abstract

Pulau Samalona merupakan salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Kota Makassar yang memiliki tingkat kesesuaian lahan rekreasi pantai sebesar 94,87%. Namun, masyarakat pelaku pelayanan wisata belum memiliki standar pelayanan yang seragam, pemahaman hospitality yang optimal, serta mekanisme penanganan keluhan wisatawan yang terstruktur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) skema PNBP Tahun Anggaran 2026 ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Pulau Samalona sebagai pelaku utama pelayanan wisata berbasis komunitas (Community Based Tourism) melalui pendekatan Tourist Friendly Community. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif (participatory community empowerment) yang meliputi empat tahapan utama: sosialisasi dan identifikasi kondisi awal, pelatihan hospitality serta penerapan prinsip 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun), pendampingan praktik lapangan dan simulasi penanganan keluhan, serta pembentukan Kelompok Penggerak untuk keberlanjutan program. Kegiatan lapangan dilaksanakan pada 19 September 2026 di Pulau Samalona dengan melibatkan 30 orang masyarakat sasaran yang terdiri dari penyedia jasa perahu, penginapan (homestay), pemandu wisata, penyewaan peralatan snorkeling, dan usaha kuliner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai standar keramahtamahan, kemampuan berkomunikasi secara jelas dan transparan mengenai tarif layanan, serta kesiapan menerapkan SOP pelayanan wisata ramah wisatawan. Program ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola pelayanan wisata bahari berbasis komunitas di wilayah kepulauan.