p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Warta AKAB JPM-AKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN DAN VALIDASI METODE PENETAPAN KADAR DIFOSFORUS PENTOKSIDA TOTAL DALAM PUPUK ORGANIK SECARA SPEKTROFOTOMETRI SINAR TAMPAK DI PT MITRA AGRO SERVINDO Henny Rochaeny; Candra Irawan; Silvia Rachmy; Amelia Apriani; Akmal Rakhmadi
Journal Warta AKAB Vol 43, No 2 (2019): Warta AKAB
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55075/wa.v43i2.121

Abstract

Pengembangan metode penetapan kadar difosforus Pentaoksida (P2O5) total dalam pupuk organik secara spektrofotometri sinar tampak mengacu pada Handbook of Reference Materials for Soil Testing telah dilakukan. Validasi   dilakukan karena pada  metode pengembangan menggunakan objek pupuk organik sedangkan pada metode baku digunakan tanah. Dari hasil penelitian, diperoleh  nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,9995;  limit deteksi metode sebesar 0,0276 dan limit kuantitasi sebesar 0,2761; presisi ripitabilitas dengan nilai % simpangan baku relative (% SBR) sebesar 1,81%;  presisi antara dengan nilai %SBR sebesar 1,83% dan 1,81%;  nilai persen perolehan kembali sebesar (100,98-109,71)%; serta uji ketangguhan memberikan uji F dan uji t antar analis yang tidak berbeda nyata dengan diperoleh nilai fhitung (1,00) ftabel (3,18) dan thitung (1,96) ttabel (2,10).   Pengembangan metode penetapan kadar difosforus Pentaoksidatotal dengan objek pupuk organik secara spektrofotometri sinar tampak,menghasilkan data yang valid. Kata kunci: Difosforus pentaoksida,  pupuk organik, % SBR.
Pengkajian Ulang Metode Near Infrared (NIR) Spectroscopy Pada Penetapan Kadar Fatty Alcohol Ether Sulfate (FAES) dan Kadar Unsulfated Substance (US) Dalam Texapon N70 Jenny Anna Margaretha Tambunan; Candra Irawan; Fajar Ade Saputra; Imas Solihat; Rizkyatantri Ratih Gwandari
Journal Warta AKAB Vol 46, No 1 (2022): Warta AKAB
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55075/wa.v46i1.84

Abstract

  Kadar Fatty Alcohol Ether Sulfate (FAES) ditetapkan  secara  titrimetri  dan  kadar  Unsulfated Substance (US) ditetapkan  menggunakan  Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT).  Kedua metode tersebut membutuhkan bahan kimia dan waktu yang lama, sehingga digunakan metode alternatif yang lebih cepat dan ekonomis,  yaitu  metode  Near  InfraRed  (NIR)  Spectroscopy. Percobaan ini bertujuan mengkaji ulang metode NIR spectroscopy pada penetapan kadar FAES dan kadar US dalam Texapon N70. Percobaan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu persiapan, pengujian dan pengolahan data. Tahap persiapan meliputi pengambilan sampel, pembuatan indikator campuran, pembuatan larutan dan standardisasi hyamine 0,004 M , serta pengkondisian alat KCKT. Tahap pengujian meliputi penetapan kadar FAES secara titrimetri, penetapan kadar US menggunakan KCKT, serta penetapan kadar FAES dan US menggunakan alat NIR. Tahap pengolahan data dilakukan menggunakan Microsoft Excel dan software OPUS : Quant 2 pada alat NIR. Nilai determinasi pada kadar FAES dan US sebesar 82,77% dan 75,71% dengan syarat keberterimaan sebesar 90-100%. Nilai RPD untuk kadar FAES dan US diperoleh sebesar 2,41% dan 2,03 % dengan syarat keberterimaan 5%.  Berdasarkan data yang diperoleh menunjukkan bahwa metode NIR spectroscopy tidak dapat digunakan untuk penetapan kadar FAES dan US dalam texapon 70 karena masih dibawah rentang syarat keberterimaan.  Kata kunci : Near InfraRed (NIR) Spectroscopy, Fatty Alcohol Ether Sulfate (FAES), Unsulfated Substance (US)
Pelatihan Pembuatan Frozen Food (Bakso Sapi dan Bakso Ikan) sebagai Usaha Rumahan Penggerak Roda Perekonomian Keluarga dimasa Pandemi di Desa Cibadak Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Maman Sukiman; Candra Irawan; Andita Utami; Imalia Dwi Putri; Suhartini Suhartini; Annisa Ramadhanti; Avisani Dewanta
Jurnal Pengabdian Masyarakat AKA Vol 2, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.01 KB) | DOI: 10.55075/jpm-aka.v2i1.81

Abstract

ABSTRAKPandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya pembatasan aktivitas manusia sehingga menyebabkan perlunya penyediaan makanan sehat, bernilai gizi, namun tahan lama dan dapat disajikan dengan cepat. Dampak lain yang ditimbulkan akibat pandemi adalah terjadinya penurunan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan suatu solusi untuk mengatasi ketersediaan bahan pangan yang bergizi dan potensial untuk membuka wirausaha bagi masyarakat. Pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, salah satu kegiatannya antara lain pelatihan pembuatan frozen food (bakso sapi dan bakso ikan) yang dilakukan sebagai usaha rumahan penggerak perekonomian keluarga. Kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, demonstrasi, pelatihan, pemantauan, dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan pelatihan, pemantauan, dan evaluasi menunjukkan respon positif dari masyarakat dengan minat dan tingkat kepuasan yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Hasil pelatihan dapat memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam membuat produk berupa bakso sapi dan bakso ikan serta menjadi peluang dalam menciptakan wirausaha mandiri. Kata kunci: bakso; frozen food; pengabdian
PELATIHAN PEMBUATAN PEMPEK IKAN LELE UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PER KAPITA MASYARAKAT DI DESA CIBADAK KECAMATAN CIAMPEA KABUPATEN BOGOR Imalia Dwi Putri; Candra Irawan; Andita Utami; Maman Sukiman; Suhartini Suhartini; Avisani Dewanta; Ilham Kumala Zalni
Jurnal Pengabdian Masyarakat AKA Vol 2, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.477 KB) | DOI: 10.55075/jpm-aka.v2i2.135

Abstract

Bertambahnya variasi produk olahan dan jumlah permintaan terhadap pempek menuntut diperlukannya jumlah ikan yang semakin banyak. Sementara itu, jumlah bahan baku utama berupa ikan belido semakin terbatas. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mencari pengganti bahan utama yang potensial dan mudah diperoleh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini dilakukan dalam bentuk pemberian pelatihan pembuatan pempek menggunakan bahan baku ikan lele yang memiliki cita rasa gurih, bernilai gizi tinggi, serta mudah dibudidayakan. Kegiatan ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu sosialisasi, demonstrasi, evaluasi, dan pemantauan. Evaluasi kegiatan dilakukan dalam bentuk pemberian kuisioner survei kepuasan peserta pelatihan yang menunjukkan respon positif terhadap isi, kesesuaian, teknik penyajian, dan minat peserta terhadap kegiatan. Hasil pelatihan dapat memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam membuat produk makanan olahan berupa pempek ikan lele yang berpotensi untuk membuka lapangan kerja baru