Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Smartphone Terhadap Kualitas Tidur pada Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Barumun Tengah Abdul Hamid Lubis; Amvina; Siska Futri Nasution
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v1i3.1094

Abstract

Excessive use of smartphones is causing a reduction in sleep quality due to reduced sleep time, not sleeping well, delays in starting sleep and waking up, not feeling refreshed when awakened and can cause nightmares, also the use of gadgets causes the brain to receive stimuli from outside in the form of sound. , light, and vibration from gadgets that keep a person awake at night. Smartphone is an electronic device or instrument that has a practical purpose and function, especially to help human work. a small electronic device that has a special function. The purpose of this study was to determine the effect of smartphone use on the sleep quality of SMA Negeri 1 Barumun students, with the research method carried out by researchers using quantitative research, with a descriptive research design that emphasized quality or the most important thing. The population of this study was class XI high school students. Negeri 1 in Barumun Tengah which amounted to 161 people and the sampling was by using a random sampling technique. The instrument of this research used a questionnaire. Data analysis using Correction test. The results of the analysis of 40 respondents who were examined from the use of smartphones, the majority of the results were influential, namely as many as 29 people (72.5%) and the minority did not affect as many as 11 people (27.5%). The results of the Spearman correlation test obtained a significance level of p value of 0.000 (p < 0.05), meaning that Ho was rejected. Ha was accepted. So it can be concluded that there is a significant relationship between the use of smartphones on sleep quality and the researcher's advice to be able to use smartphones in certain things, namely for learning.
AGUSTUS FACTORS AFFECTING KNOWLEDGE OF PUBLIC MOTHERS ABOUT BATHING BABIES IN SIHITANG ENVIRONMENT III KOTA PADANGSIDIMPUAN Efrida Yanti; Amvina Amvina
Science Midwifery Vol 10 No 3 (2022): August: Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v10i3.737

Abstract

How to bathe a baby is a way of cleaning the baby's body with water by using a washcloth, soaking yourself in water according to the appropriate sequences. According to (WHO), it is estimated that every year 20 million postpartum mothers do not bathe their own babies for fear of falling and drowning. Given the importance of the benefits of how to bathe a baby, namely maintaining body hygiene and providing a sense of comfort for the baby. The purpose of this study was to determine the factors that influence postpartum mothers' knowledge of how to bathe babies in Sihitang Village III, Padangsidimpuan City in 2020, based on age, education, parity, and sources of information. The research time is from June 2019 to June 2020. The type of research is quantitative with a descriptive design. This sample was carried out by accidental sampling . This research was all postpartum mothers in the environment III Sihitang Village, Padangsidimpuan City in 2020 with a total of 15 respondents and this sample was taken by accidental sampling . The types of data used were primary and secondary. The results of the study were the majority aged 26-30 years were 7 respondents (46.7%), and the minority aged 31-35 years were 2 respondents (13.3%). Based on the education of the majority of primary schools as many as 8 respondents (53.3%), and university minorities as many as 1 respondent (6.7%). Based on parity, the majority of primiparas were 9 respondents (60%), and the minority of grandemultiparous mothers was 1 respondent (6.7%). Based on the work of the majority of health workers as many as 10 respondents (66.7%), and the minority of electronic media as many as 2 respondents (13.3%). It can be concluded that the knowledge of postpartum mothers about how to bathe babies in the Sihitang Village, Environment III, Padangsidimpuan City in 2020 is quite knowledgeable. Suggestions for health workers to provide clearer information both in the form of counseling and health education on how to bathe babies. Suggest for respondents to increase their knowledge, especially about how to bathe babies
Pengetahuan penderita hipertensi tentang faktor stres penyebab hipertensi Elpiana Sari; Amvina Amvina; Abdul Hamid Lubis
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 (2023): Periode Januari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.613 KB) | DOI: 10.47709/healthcaring.v2i1.2037

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan Ketika tekanan darah meningkat secara kronis. Kematian akibat hipertensi menempati pringkat ke 2 akibat penyakit tidak menular yaitu sebanyak (12,3%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor stes terhadap hipertensi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh. Pasien penderita hipertensi yang datang berobat ke Puskesmas Pintu Padang Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 43 orang. Dan jumlah sampel yang diteliti sebanyak 43 orang. Pengumpulan data menggunakan Quesioner yang terdiri dari 20 soal. Data yang terkumpul di Analisa secara manual, kemudian hasil Analisa data disajikan dalam tabel frekuensi dan persentase.pengetahuan responden yang telah sampai pada tahap evaluasi tetapi Sebagian dari keseluruhan responden yang belum dpat menganalisa dan mengaplikasikan pengetahuan penderita hipertensi tentang faktor stress penyebab penyakit hipertensi. Berdasarkan pengetahuan kurang sebanyak 30 orang (70%), berdasarkan umur berpengetahuan kurang sebanyak 22 orang (51%), berdasarkan jenis kelamin berpengetahuan baik sebanyak 19 orang (44,18%), berdasarkan Pendidikan berpengetahuan kurang sebanyak 11 orang (25,95%), berdasarkan pekerjaan berpengetahuan kurang sebanyak 13 orang (30,32%), berdasarkan sumber informasi berpengetahuan kurang sebanyak 14 orang (23,55%). Kepada petugas Kesehatan agar lebih sering memberikan penyuluhan-penyuluhan faktor stress penyebab penyakit hipertensi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG INFEKSI HERPES PADA IBU HAMIL DI DESA TELO KECAMATAN BATANGTORUKABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2023 Efrida Yanti; Amvina Ana
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 (2023): Periode Januari 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.949 KB) | DOI: 10.47709/healthcaring.v2i1.2075

Abstract

World Health Organization (WHO Epidemiologi herpes genital mencapai angka 417 juta orang terinfeksi oleh HSV 2 di dunia dengan rentang usia 15–49 tahun. Sedangkan HSV 1 menyerang 3.709 juta orang dengan rentang usia 0–49 tahun. Jika ibu mengalami penyakit herpes saat menjalani kehamilan di trimester pertama, kondisi ini dapat memicu keguguran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pengetahuan ibu hamil tentang infeksi herfes. Penelitian ini menggunakan   rancangan  kuantitatif dengan desain diskriptif. Sampel ini dilakukan dengan accidental sampling. penelitian ini adalah seluruh  ibu hamil dengan jumlah 15 orang. Jenis data yang digunakan adalah primer dan sekunder.  Dapat diambil kesimpulan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang infeksi herpes pada ibu hamil adalah  berpengetahuan cukup. Saran bagi petugas kesehatan memberikan informasi yang lebih jelas baik merupakan penyuluhan maupun pendidikan kesehatan mengenai Infeksi Herpes. Sarankan bagi responden agar meningkatkan pengetahuannya khususnya Pengetahuan Infeksi Herpes Pada Ibu Hamil.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Manajemen Pembuangan Sampah Yang Baik Di Desa Perkebunan Marpinggan Kecamatan angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan Elpiana Sari; Amvina Amvina; Siska Futri Nasution; Ummi Irmadani Harahap; Efrida Yanti
Health Community Service Vol. 1 No. 1 (2023): Artikel Pengabdian Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v1i1.3150

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan kompleks yang dihadapi oleh negara-negara berkembang maupun negara-negara maju di dunia, termasuk Indonesia. Permasalahan sampah bukan lagi sekedar masalah kebersihan dan lingkungan saja, akan tetapi sudah menjadi masalah sosial yang berpotensi menimbulkan konflik. Sistem pengolahan sampah di Indonesia umumnya masih terbilang tradisional ini seringkali akhirnya berubah menjadi praktek pembuangan sampah secara sembarangan tanpa mengikuti ketentuan teknis di lokasi yang sudah ditentukan. Masalah pengolahan sampah ialah dimana sampah merupakan suatu bahan yang terbuang dari hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Sampah berasal dari rumah tangga pada umumnya yang tidak mampu untuk dikelola, sehingga dapat menimbulkan penyebaran lingkungan yang berdampak bagi kesehatan masyarakat sekita Desa Perkebunan Marpinggan setempat
Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisinal Untuk Pencegahan Penyakit Asam Urat di Desa Sisundung Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan Siska Futri Nasution; Azhari Umar Siregar; Elpiana Sari; Amvina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu (JPMASDI) Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Dispilin Ilmu
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v1i2.2716

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sisundung Kecamatan Angkola Barat Kebupaten Tapanuli Selatan, yang bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pemanfaatan tanaman obat tradisional yang berpotensi untuk mencegah penyakit asam urat. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pemaparan materi dengan ceramah, tanya jawab dan menunjukkan secara langsung tumbuhan yang berpotensi mencegah penyakit asam urat. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah pelaksanan kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh masyarakat sehingga dapat berjalan dengan baik mulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi kegiatan dan terlihat juga antusias masyarakat dalam kegiatan ini ditunjukkan dari banyaknya pertanyaan yang diberikan oleh masyarakat kepada tim penyuluh. Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan pengabdian ini adalah bertambahnya pengetahuan masyarakat tentang jenis tanaman obat tradisional dalam mengatasi atau pencegahan penyakit asam urat dan peningkatan kemampuan swamedikasi obat tradisional pada masyarakat desa Sisundung.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Gizi Pada Balita di Posyandu Teratai 1 Kota Padangsidimpuan Amvina Ana; Meilinda Widyastuti H; Fitria Lely Effina Batubara
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 2 (2022): Artikel Pengabdian Volume 1 Nomor 2, Juli 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tercatat satu dari tiga anak di dunia meninggal setiap tahun akibat buruknya kualitas nutrisi. Sebuah riset juga menunjukkan setidaknya 3,5 juta anak meninggal tiap tahun karena kekurangan gizi serta buruknya kualitas makanan [2]. Sebanyak 190 juta bayi dan anak prasekolah diperkirakan kekurangan vitamin dan sebanyak 293 juta anak dalam kelompok usia yang sama mengalami anemia. Tercatata oleh WHO pada tahun 2011 banyak balita dan anak-anak pada negara berkembang yang kekurangan gizi mikro, khususnya zat besi dan vitamin A. Bayi dan anak-anak adalah kelompok yang paling rentan berkaitan dengan gizi gizi mikronutrien, mengingat tingginya asupan vitamin dan mineral yang mereka butuhkan untuk mendukung pertumbuhan mereka. Kecukupan nutrisi dapat sebetulnya dapat diperoleh dari makanan utuh atau yang berbasis dari tanaman yang menyediakan gizi mikro kunci yang mencukupi yang direkomendasikan untuk anak usia 6-23 bulan [4]. Pengabdian masyarakat tentang gizi pada balita, kelompok sasaran masyakat umum yang dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2021 di Posyandu Teratai 1 Kota Padangsidimpuan. Pukul 10.00 WIB s.d selesai. Kegiatan pemberian edukasi tentang Gizi pada balita ini bertujuan untuk peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta pengabdian akan status dan indikator gizi anak, klasifikasi gizi anak, faktor yang mempengaruhi dan dampak gizi anak. Kegiatan ini diikuti 37 peserta, pada pelaksanaan penyuluhan, pemateri sekaligus melakukan evaluasi dengan cara melakukan sesi tanya jawab dengan peserta penyuluhan. Keywords: Vaksinasi, Covid-19
Penyuluhan Kesehatan Tentang Gizi Pada Balita di Posyandu Teratai 1 Kota Padangsidimpuan Amvina Ana; Meilinda Widyastuti H; Fitria Lely Effina Batubara
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 1 (2022): Artikel pengabdian Volume 1 Nomor 1, Januari 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tercatat satu dari tiga anak di dunia meninggal setiap tahun akibat buruknya kualitas nutrisi. Sebuah riset juga menunjukkan setidaknya 3,5 juta anak meninggal tiap tahun karena kekurangan gizi serta buruknya kualitas makanan [2]. Sebanyak 190 juta bayi dan anak prasekolah diperkirakan kekurangan vitamin dan sebanyak 293 juta anak dalam kelompok usia yang sama mengalami anemia. Tercatata oleh WHO pada tahun 2011 banyak balita dan anak-anak pada negara berkembang yang kekurangan gizi mikro, khususnya zat besi dan vitamin A. Bayi dan anak-anak adalah kelompok yang paling rentan berkaitan dengan gizi gizi mikronutrien, mengingat tingginya asupan vitamin dan mineral yang mereka butuhkan untuk mendukung pertumbuhan mereka. Kecukupan nutrisi dapat sebetulnya dapat diperoleh dari makanan utuh atau yang berbasis dari tanaman yang menyediakan gizi mikro kunci yang mencukupi yang direkomendasikan untuk anak usia 6-23 bulan [4]. Pengabdian masyarakat tentang gizi pada balita, kelompok sasaran masyakat umum yang dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2021 di Posyandu Teratai 1 Kota Padangsidimpuan. Pukul 10.00 WIB s.d selesai. Kegiatan pemberian edukasi tentang Gizi pada balita ini bertujuan untuk peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta pengabdian akan status dan indikator gizi anak, klasifikasi gizi anak, faktor yang mempengaruhi dan dampak gizi anak. Kegiatan ini diikuti 37 peserta, pada pelaksanaan penyuluhan, pemateri sekaligus melakukan evaluasi dengan cara melakukan sesi tanya jawab dengan peserta penyuluhan.
Pentingnya Vaksinasi covid-19 Desi Meliana Gultom; Elpiana Sari; Amvina; Rahmat Rizki Siregar; Rezti Meyzhana
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 2 (2022): Artikel Pengabdian Volume 1 Nomor 2, Juli 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 diperkirakan akan terus menimbulkan beban morbiditas dan mortalitas yang sangat besar sementara sangat mengganggu masyarakat dan ekonomi di seluruh dunia. Pemerintah harus siap untuk memastikan akses dan distribusi vaksin COVID-19 dalam skala besar dan adil jika dan ketika vaksin yang aman dan efektif tersedia [1]. Vaksin Covid-19 merupakan salah satu terobosan pemerintah untuk melawan dan menangani Covid-19 yang ada didunia khususnya Negara Indonesia. Tujuan dari vaksinasi Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian yang disebabkan Covid-19, mencapai kekebalan dan melindungi masyarakat dari Covid-19, sehingga dapat menjaga masyarakat dan perekonomian [2]. Pemberian edukasi serta informasi yang tepat terkait program vaksinasi covid-19 kepada siswa/i yang dilakukan merupakan langkah penting untuk memberikan pengetahuan kepada siswa/i mengenai pentingnya program vaksinasi covid-19 terhadap mereka dan juga merupakan salah satu syarat agar dapat memenuhi persyaratan untuk diadakan kembali proses belajar tatap muka agar proses belajar mengajar bisa terlaksana secara efektif. Penyuluhan dilaksanakan pada hari Selasa 29 Maret 2022 Pukul 07.30 WIB sesuai jadwal Apel pagi. Dengan tujuan untuk menambah pengetahuan siswa/siswi tentang pentingnya vaksinasi covid-19.