Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UMKM MENUJU EKONOMI DIGITAL DI KELURAHAN SIDOMUKTI KECAMATAN KISARAN BARAT KABUPATEN ASAHAN Normansyah Normansyah; Aris Siregar; Eddy Pangidoan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.8584

Abstract

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia mengalami perubahan seiring dengan perubahan perilaku masyarakat, 49,6% konsumen mencari informasi produk secara online sebelum melakukan pembelian. Dengan demikian menjadi peluang bagi UMKM untuk pemperluas akses pasar serta menjadi tantangan agar mampu bertahan di era digitalisasi. Usaha mikro memiliki peran penting dalam laju perekonomian sehingga diperlukan kolaborasi dalam membantu digitalisasi ekonomi. Jumlah UMKM di Indonesia 59,2 juta dari jumlah tersebut 3,79 juta atau 8% yang sudah go digital. Fungsi dari pemanfaatan teknologi untuk dapat memudahkan setiap transaksi yang dilakukan kemudahan ini kurang dimanfaatkan oleh pelaku UMKM. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM menuju digitalisasi yaitu masih rendahnya sumber daya manusia dan akses teknologi yang belum mereta sehingga untuk menghadapi tantangan tersebut harus adanya pendampingan dan edukasi kepada pelaku bisnis yang menginginkan perubahan. Upaya untuk mewujudkan UMKM menghadapi era digital harus adanya suatu gerakan pemberdayaan. Secara umum pemberdayaan berarti memberikan kekuatan kepada orang lain dalam mengerahkan dan menegaskan kekuatan sebagai perwujudan perilaku masing-masing individu serta sumber daya keterampilan, sikap, Jaringan (modal sosial), material dan peran orang lain untuk menentukan tujuan dan menindaklanjutinya UMKM bisa dijadikan mitra untuk pemperkenalkan layanan ekonomi digital sehingga ada suatu kebaruan dalam mengakses layanan keuangan digital.
Pengaruh Investasi Dan Tenaga Kerja Terhadap PDRB Sumatera Utara Eddy Pangidoan; Bima Hardi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Investasi dan Tenaga Kerja terhadap PDRB di Sumatera Utara Tahun 2005-2020. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Badan Koordinasi Penanaman Modal mulai tahun 2005-2020, data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda melalui Uji-F dan Uji-t dengan Asumsi Klasik,. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa secara Parsial hasil pengujian variabel investasi (X1) bahwa nilai signifikan dari Investasi sebesar 0.0000 < 0.05 nilai thitung (6.530941) > ttabel (2.04841).Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti Investasi berpengaruh signifikan terhadap PDRB.Hasil pengujian tenaga kerja (X2) bahwa nilai signifikan dari tenaga kerja sebesar 0.0000 > 0.05 dan nilai thitung 5.561981 > ttabel 2.04841. Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak H2 diterima. Hasil dari penelitian secara simultan Investasi dan Tenaga Kerja berpengaruh signifikan terhadap PDRB di Sumatera Utara dengan nilai Fhitung 173.3913 > Ftabel 3.34 dan berada tingkat signifikan sebesar 0.000000 < 0.05. Nilai Adjusted R-square dari variabel-variabel independen dalam penelitian ini sebesar 0.917505 atau 91.75% . hal ini berarti bahwa 91.75% dari PDRB dipengaruh dan dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen dalam penelitian ini yakni investasi dan tenaga kerja, sedangkan 8.25% lainnya dijelaskan oleh variabel-variabel lainnya diluar model penelitian ini
Pengaruh Kepadatan Penduduk, Belanja Daerah dan Tenaga Kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara Dinda Yusnita; Eddy Pangidoan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9271

Abstract

Pembangunan ekonomi daerah menjadi salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan nasional, yang tercermin melalui peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Provinsi Sumatera Utara memiliki potensi ekonomi yang besar, namun peningkatan PDRB perlu dianalisis berdasarkan faktor-faktor yang memengaruhinya, seperti kepadatan penduduk, belanja daerah, dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepadatan penduduk, belanja daerah, dan tenaga kerja secara parsial maupun simultan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. Data yang digunakan berupa data panel yang terdiri dari 33 kabupaten/kota selama periode 2020–2023, sehingga menghasilkan 132 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel melalui pemilihan model yang digunakan adalah Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Sementara itu, belanja daerah dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB. Secara simultan, kepadatan penduduk, belanja daerah, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,8090 menunjukkan bahwa 80,90% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah perlu difokuskan pada optimalisasi belanja daerah yang produktif serta peningkatan kualitas dan penyerapan tenaga kerja.
Pengaruh Kepadatan Penduduk, Gini Rasio dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Utara Intan Fadila; Eddy Pangidoan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9288

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kepadatan penduduk, gini rasio, dan pengeluaran pemerintah terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara periode 2021-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder berbentuk data panel yang terdiri atas 33 kabupaten/kota selama empat tahun pengamatan, sehingga diperoleh 132 observasi. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan tahapan pemilihan model melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier. Berdasarkan hasil pengujian, model terbaik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan probabilitas 0,6022. Gini rasio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM dengan koefisien -8,381123 dan probabilitas 0,0061. Pengeluaran pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM dengan koefisien 0,015162 dan probabilitas 0,0040. Secara simultan, kepadatan penduduk, gini rasio, dan pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai F-statistic 95,33599 dan probabilitas 0,000000. Adjusted R-squared sebesar 0,961838 menunjukkan bahwa 96,18% variasi IPM dapat dijelaskan oleh model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan IPM di Sumatera Utara perlu didukung melalui pengendalian ketimpangan pendapatan dan peningkatan efektivitas pengeluaran pemerintah yang berhubungan langsung dengan kualitas hidup masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan pelayanan publik, agar pembangunan manusia dapat meningkat secara lebih merata.