Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA ANAK DI DESA BANGUN SARI KECAMATAN KAMPAR KIRI HILIR Milda Hastuty; Dumasari Lubis; Sri Hardianti; Riani Riani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.10193

Abstract

Program imunisasi di Indonesia mewajibkan pada setiap bayi mendapatkan imunisasi dasar lengkap yang terdiri dari 1 dosis HB-0, 1 dosis BCG, 3 dosis DPT-HB-Hib, 4 dosis polio, dan 1 dosis campak. Data Riset Kesehatan Dasar (2018), menunjukkan bahwa 32,9% bayi di Indonesia tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap dan 9,2% bayi tidak melakukan imunisasi, proporsi imunisasi pada anak menurut jenis imunisasi HB-0 secara nasional sebesar 83,1%. Capaian imunisasi dasar lengkap secara provinsi belum mencapai target dengan pencapaian hanya 71% (target 92,5%). Hasil pelaporan Kecamatan Kampar Kiri Hilir pada tahun 2021 yaitu imunisasi lengkap 94,52 %, tidak pernah di imunisasi 1,19%, belum lengkap diimunisasi 4,29 %. Dari hasil pelaporan yang mencapai target terdapat pula yang belum mencapai target adalah wilayah kerja Posyandu imunisasi dasar lengkap 84,7% di Desa Bangun Sari, tidak di imunisasi 5,04% dan tidak lengkap imunisasi 10,23 %. Salah satu yang diketahui permasalahan tentang kelengkapan imunisasi adalah pengetahuan ibu dalam memberikan imunisasi dasar lengkap pada bayinya. Tujuan dari PKM ini memberikan penyuluhan kepada ibu yang mempunyai bayi di Posyandu Desa Bangun Sari Kecamatan Kampar Kiri Hilir. Kegiatan pengabdian dihadiri oleh 50 orang peserta. Para peserta sangat antusias dan materi tersampaikan dengan baik. Semoga dengan adanya penyuluhan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang kelengkapan imunisasi dasar.
Karakteristik Ibu Hamil dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) dI RSIA Husada Bunda Tahun 2021 Milda Hastuty; Dumasari Lubis; Riani Riani; Sri Hardianti
Jurnal Sehat Mandiri Vol 17 No 2 (2022): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 17, No.2 Desember 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v17i2.627

Abstract

Maternal and perinatal mortality rates remain high worldwide with up to 99% of maternal deaths due to problems in labour or the postpartum period. Maternal mortality in developing countries is highest at 450/100,000 births, compared to developed countries. Premature rupture of membranes is defined as rupture of membranes before the date of birth. It can occur late in pregnancy or before delivery. Under normal circumstances, 8-10% of pregnant women experience premature rupture of membranes. The purpose of this study was to determine the characteristics of pregnant women with the incidence of KPD at Husada Bunda Hospital in 2021. This type of research is descriptive analytic with a cross sectional study design carried out on pregnant women at RSIA Husada Bunda. A total of 126 respondents of the age of pregnant women who were not at risk were 26 respondents experiencing BPH, 118 respondents who were not anaemic in pregnant women were 24 respondents experiencing BPH and 204 respondents of parity who were not at risk were 42 respondents experiencing BPH. Based on the results of the study it can be concluded that there is an incidence of KPD at Husada Bunda Hospital which occurs KPD is 46 people (20.6%). It is hoped that health workers can provide knowledge about KPD to pregnant women when mothers do ANC and mothers know the characteristics of KPD so that KPD does not occur.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERAWATAN SAAT KEHAMILAN DI DESA LIPATKAIN SELATAN KECAMATAN KAMPAR KIRI Marini Ariesta; Dumasari Lubis; Joria Parmin; Fitri Handayani
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v4i4.55755

Abstract

Kehamilan merupakan periode ketika seorang wanita mengandung embrio atau janin di dalam tubuhnya. Pengetahuan mengenai perawatan kehamilan menjadi landasan penting bagi ibu hamil dalam menjalankan upaya pemeliharaan kesehatan selama masa gestasi. Perawatan kehamilan mencakup rangkaian layanan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, kelahiran hingga masa nifas, yang meliputi skrining, edukasi, deteksi dini, pengobatan, pencegahan, serta pemulihan. Seluruh proses ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi ibu sehingga mampu merawat bayinya secara optimal. Dengan demikian, pemahaman yang baik diperlukan karena individu dengan tingkat pengetahuan kesehatan yang memadai cenderung menerapkan perilaku hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai perawatan selama kehamilan di Desa Lipatkain Selatan Kecamatan Kampar Kiri. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi berjumlah 73 ibu hamil, dan sampel sebanyak 42 orang diperoleh melalui rumus Slovin. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang perawatan kehamilan berada pada kategori baik sebesar 88,1%, kategori cukup 7,1%, dan kategori kurang 4,8%. Disimpulkan bahwa mayoritas ibu hamil di Desa Lipatkain Selatan memiliki tingkat pengetahuan yang baik terkait perawatan kehamilan.