Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Stunting Sistem Cerdas Mendiagnosa Stunting pada Anak Menggunakan Mesin Inferensi Tugiono; Afdal Alhafiz; Hafizah
Jurnal Informasi dan Teknologi 2022, Vol. 4, No. 4
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jidt.v4i4.237

Abstract

Stunting is an unresolved nutritional problem in Indonesia. Stunting is a physical growth disorder characterized by a decrease in growth speed and is the impact of nutritional imbalances. Stunting will cause long-term impacts, namely disruption of physical, mental, intellectual, and cognitive development. Children who are stunted until the age of 5 years will be difficult to repair so that it will continue into adulthood and can increase the risk of offspring with low birth weight. Low economic factors cause people to think twice about consulting on stunting with doctors or nutritionists. In addition, the reluctance to come to the Puskesmas is an indicator of the low level of public awareness of children's health. Whereas the Puskesmas is a place that provides information about the problem of stunting. This is one of the causes of the delay in reducing the prevalence of stunting. An expert system is a system that seeks to adopt human abilities or knowledge into computers, so that computers can work in solving a problem like an expert or someone who has knowledge in a particular field. Utilization of expert systems with certainty factor methods and forward chaining inference engines will greatly help facilitate the community in making an early diagnosis of stunting in children, so that people can take initial treatment if their child is diagnosed with stunting. With this facility, of course, the risk of increasing stunting in children can be reduced and even prevention is carried out.
Jaringan Syaraf Tiruan Dalam Pengenalan Pola Aksara Batak Simalungun Menggunakan Convolutional Neural Network Muhammad Fadil; Hafizah; Azlan
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 5 No. 2 (2026): EDISI MARET 2026
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v5i2.11644

Abstract

Aksara Batak Simalungun merupakan warisan budaya tak benda yang mulai terpinggirkan di era digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pengenalan pola aksara Batak Simalungun secara otomatis menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN). Dataset terdiri dari 570 citra tulisan tangan dari sepuluh responden, masing-masing menulis 19 huruf sebanyak tiga kali. Gambar diambil menggunakan kamera ponsel dan melalui tahapan praproses seperti resizing, konversi ke RGB dan normalisasi. Arsitektur CNN dirancang khusus dengan lapisan konvolusi, RelU, pooling, Flatten dan fully connected layer. Hasil pengujian menunjukkan model mampu mengenali aksara dengan akurasi tinggi, yaitu sebesar 91,98%, serta nilai presisi, recall, dan f1-score yang baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa CNN efektif dalam mengenali pola visual kompleks dan berpotensi digunakan untuk pelestarian budaya melalui aplikasi edukatif.
Penerapan Metode Regresi Linear Berganda Untuk Estimasi Pendapatan Pada Kafe Dinaryn Coffee Muhammad Wira Syahputra; Hafizah; Feri Setiawan
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 4 No. 6 (2025): EDISI NOVEMBER 2025
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v4i6.11924

Abstract

Pendapatan merupakan indikator utama dalam kelangsungan usaha, termasuk pada sektor kuliner seperti kafe. Kafe Dinarayn Coffee sebagai salah satu pelaku usaha kuliner di Kota Medan membutuhkan sistem estimasi pendapatan yang akurat dan efisien untuk mendukung proses pengambilan keputusan strategis. Kenyataannya, proses estimasi pendapatan selama ini masih dilakukan secara manual, sehingga mengakibatkan kurangnya efisiensi dan potensi kesalahan dalam perhitungan. Selain itu, faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan tidak hanya berasal dari satu aspek saja, melainkan melibatkan berbagai variabel seperti waktu operasional, perubahan harga, dan jumlah pengunjung.Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, dibutuhkan suatu sistem digital yang mampu mengolah data secara otomatis dan menyajikan estimasi pendapatan secara cepat dan akurat. Dalam penelitian ini digunakan metode Regresi Linear Berganda yang berfungsi untuk memodelkan hubungan antara pendapatan (variabel dependen) dengan beberapa faktor yang memengaruhinya (variabel independen). Dengan metode ini, dapat diketahui seberapa besar pengaruh masing-masing variabel terhadap pendapatan kafe. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat membantu proses estimasi pendapatan secara efisien dan efektif. Dengan penerapan metode Regresi Linear Berganda, diperoleh model persamaan estimasi pendapatan yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan manajerial pada Kafe Dinarayn Coffee, serta dapat mempermudah pelaku usaha dalam menganalisis data historis untuk merencanakan strategi bisnis yang lebih baik.
Sistem Pendukung Keputusan Dalam Menentukan Kelayakan Pengiriman Peserta Magang Ke Jepang Menggunakan Metode Vikor Nanda Tresiana Putri; Widiarti Rista Maya; Hafizah
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 25 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v25i1.13375

Abstract

Penyeleksian peserta magang ke Jepang merupakan aktivitas yang sering dilakukan oleh pihak instansi Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara untuk mencari peserta magang ke Jepang . Untuk menyelesaikan permasalahan di atas dibutuhkan sistem pendukung Keputusan yang handal, yaitu dengan menggunakan metode VIKOR. Dengan adanya sistem pendukung Keputusan dapat meningkatkan kualitas Keputusan yang dibuat. Penentuan peserta magang biasanya berdasarkan berbagai macam kriteria tidak hanya melihat dari segi Kesehatan saja akan tetapi dari berbagai kriteria lain. Hasil dari penerapan metode VIKOR ini dapat menghasilkan urutan kelayakan alternatif peserta magang dengan tepat dan terbaik yang telah dinilai dengan berbagai macam kriteria.
Pengelompokan Pembuatan Kartu Pencari Kerja Di Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Dengan Menggunakan Metode K-Means Fajar Kurniadi; Hafizah; Zaimah Panjaitan
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Sistem Komputer TGD Vol. 9 No. 1 (2026): J-SISKO TECH EDISI JANUARI
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jsk.v9i1.13398

Abstract

Pembuatan kartu pencari kerja merupakan kegiatan penting yang harus dilakukan setiap pelamar kerja yang ingin terjun ke dunia kerja melalui lowongan yang disediakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan.Untuk menghasilkan kualitas kinerja pembuatan kartu yang baik juga harus didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang baik juga dalam melaksanakan kegiatan pembuatan kartu pencari kerja yaitu ialah pegawai di Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan. Hasil dari penelitian ini yaitu berdasarkan penerapan metode K-Means pada sistem yang dirancang mampu melakukan analisis dan menentukan sebuah penilaian, yang diharapkan dapat membantu pihak Dinas Ketenagakerjaan dalam melakukan kinerja pembuatan kartu kerja yang baik bahkan lebih baik lagi. Dalam perhitungan data mining dengan metode K-Means ini dapat disimpulkan apakah pembuatan kartu kerja yang dilakukan Dinas Ketenagakerjaan tersebut masuk di kategori baik,cukup baik atau kurang baik dari setiap penilaian pelamar kerja yang ingin membuat kartu pencari kerja.
Rancang Bangun Bel Sekolah Otomatis Menggunakan NodeMCU ESP8266 Berbasis IoT Khairunnisa Alwita; Ishak; Hafizah
Jurnal Sistem Komputer Triguna Dharma (JURSIK TGD) Vol. 4 No. 3 (2025): JURSIK TGD EDISI MEI
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursik.v4i3.9836

Abstract

Bel sekolah merupakan suatu alat sederhana yang digunakan untuk menciptakan bunyi. Bel sekolah biasa digunakan untuk memberitahukan jadwal masuk kelas jam istirahat dan jam pulang sekolah. Namun bel sekolah pada umumnya masih menggunakan sistem manual dalam penggunaannya. Pada rancang bangun bel otomatis ini menggunakan NodeMCU ESP8266 berbasis IoT yang kemudian memanfaat mikrokontroler NodeMCU ESP8266 untuk melakukan pengolahan penjadwalan yang dimasukkan kepada website bel sekolah otomatis ini dan apabila penjadwalan sesuai dengan waktu yang ada maka bel akan mengeluarkan suara yang diputar melalui DFPlayer mini yang terhubung dengan speaker serta akan ada tampilan di LCD I2C 16x2 yang memuat informasi penjadwalan apa yang sedang berlangsung. Hasil dari perancangan dan penelitian ini menunjukan, bel akan berbunyi secara otomatis mengeluarkan suara sesuai jadwal yang dimasukkan pada website bel sekolah otomatis.