Bunga Dinda Permata
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebertahanan Keluarga dengan Perkawinan Amalgamasi pada Etnis Melayu dan Jawa di Tanjung Uma Kota Batam Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini
Jurnal Perspektif Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v5i3.650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor yang mendukung kebertahanan keluarga dengan perkawinan amalgamasi etnis Melayu dan Jawa di Kelurahan Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam. Hal ini menarik untuk dikaji karena pada perkawinan amalgamasi (selain etnis Melayu dan Jawa) rentan terhadap konflik dan perceraian karena adanya perbedaan budaya seperti nilai, adat-istiadat, keyakinan, tradisi, gaya hidup dan perilaku pada masing-masing anggota keluarga. Namun fakta berbeda ditemukan pada perkawinan amalgamasi etnis Melayu dan Jawa yang tetap dalam mempertahankan perkawinan mereka. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini yaitu teori struktural fungsional oleh Talcott Parsons dalam konsep AGIL. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dengan tipe penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di Kelurahan Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan 18 orang informan. Pengumpulan data dilakukan secara observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen yang dianalisis dengan teknik analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan menunjukan bahwa faktor yang mendukung kebertahanan keluarga perkawinan amalgamasi etnis Melayu dan Jawa di Kelurahan Tanjung Uma yaitu pertama, Adaptasi antarbudaya etnis antara etnis Melayu dan Jawa yang sudah berlangsung lama. Kedua, Tingginya toleransi perbedaan budaya dari masing-masing anggota keluarga. Ketiga, Faktor agama: Kesamaan dalam berkeyakinan. Keempat, Komitmen antara pasangan perkawinan amalgamasi etnis Melayu dan Jawa. Kelima, Lamanya usia perkawinan. Keenam, Dukungan sosial dari orang tua dan anak pasangan perkawinan amalgamasi etnis Melayu dan Jawa di Kelurahan Tanjung Uma.
Upaya Transformasi Berkelanjutan Dalam Pengeloaan Terminal Aur Kuning Bagi Ramah Pengguna Sabar Aulia Rahman; Lia Amelia; Delmira Syafrini; Bunga Dinda Permata
Jurnal Perspektif Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i1.1012

Abstract

Terminal Aur Kuning di Kota Bukittinggi merupakan pusat transportasi yang strategis namun menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaannya, seperti ketidaksesuaian kapasitas dengan volume kendaraan, kekurangan fasilitas dasar, dan ketidakjelasan pemisahan fungsi antara terminal dan pasar grosir. Hal ini menyebabkan terjadinya disfungsi sosial yang mengganggu kenyamanan pengguna dan efisiensi operasional terminal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan Terminal Aur Kuning menggunakan pendekatan sosiologis, dengan memanfaatkan teori Fungsionalisme Struktural Robert K. Merton untuk memahami fungsi dan disfungsi sosial terminal. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola terminal, petugas loket, pengguna terminal, dan masyarakat sekitar yang terdampak aktivitas terminal. Temuan penelitian menunjukkan kurangnya pengawasan, infrastruktur yang tidak memadai, serta konflik kepentingan ekonomi yang berdampak pada penurunan kualitas layanan. Rekomendasi penelitian mencakup peningkatan pengawasan, perbaikan fasilitas, serta perancangan ulang zona aktivitas terminal untuk meningkatkan kenyamanan serta efisiensi operasional.