Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Economics Studies

Potensi Ketahanan Pangan dalam Mendukung Penanganan Stunting di Desa Haurngombong Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Ai Komariah; Lia Amalia; Edang Juliana
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Special Issue: Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (PTMGRMD)
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i2.12514

Abstract

Abstract. Indonesia ranks 4th as the largest contributor to stunting after India, Nigeria, and Pakistan. Stunting is a major threat to the quality of Indonesian society. Not only does it interfere with physical growth, children also experience impaired brain development that will affect their abilities and achievements. Therefore, attention is needed by many parties to efforts to overcome stunting. The location of the targeted village in this activity is Haurngombong village, Pamulihan District, Sumedang Regency. The method of activity is in the form of observation and direct interviews in the field and counseling. The goal is to dig deeper into stunting conditions in the village, so that preventive measures can be determined, especially those based on food security. Abstrak. Indonesia menempati urutan ke-4 sebagai negara penyumbang stunting terbesar setelah India, Nigeria, dan Pakistan. stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas masyarakat Indonesia. Bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik, anak-anak juga mengalami gangguan perkembangan otak yang akan memengaruhi kemampuan dan prestasi mereka. Oleh karena itu, diperlukan perhatian oleh banyak pihak terhadap upaya penanangan stunting. Lokasi desa yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah desa Haurngombong Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Metode kegiatan berupa observasi dan wawancara langsung di lapangan dan penyuluhan. Tujuannya untuk menggali lebih dalam kondisi stunting di desa tersebut, agar bisa ditentukan langkah pencegahannya khususnya yang berbasis ketahanan pangan.
Pemanfaatan Lahan Pekarangan dan Lahan Tidur dalam Mendukung Ketahanan Pangan Di Desa Haurngombong Pamulihan Sumedang Lia Amalia; Ai Komariah; Edang Juliana
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Special Issue: Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (PTMGRMD)
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i2.12561

Abstract

Abstract. In Haurngombong Village, Sumedang, many yards and idle land are still not optimally utilized, and some are even left abandoned, only overgrown with bushes and grass. In addition, the existence of yard land is starting to be squeezed as the population increases. The high price of land can lead to ideas for utilizing idle land, vacant land or less productive land. The purpose of this service is so that the Haurngombong village community is more interested in optimally utilizing yard land and idle land around the house, realizing the family food security program and increasing family income. This community service activity begins with observation to see the condition and response of the community. Then the socialization of lectures on the utilization of yard land and idle land was carried out. The results of this community service activity are an increase in awareness and knowledge of human resources (Tim penggerak PKK, kelompok Wanita Tani, Pemuda Karang Taruna, and the surrounding community) in managing and utilizing yard land and idle land. Utilization of land for family gardens is the right choice for the village community. Family gardens can be planted with various types of plants such as vegetables, fruits and medicinal plants. Family gardens can increase food availability and help save family expenses. Abstrak. Di Desa Haurngombong Sumedang, pekarangan dan lahan tidur masih banyak yang belum dimanfaatkan secara optimal, bahkan masih ada yang dibiarkan terbengkalai, hanya ditumbuhi semak dan rerumputan. Selain itu, keberadaan lahan pekarangan mulai terdesak seiring pertambahan jumlah penduduk. Mahalnya harga tanah dapat menimbulkan ide untuk pemanfaatan lahan tidur, lahan kosong atau lahan yang kurang produktif. Tujuan pengabdian ini agar masyarakat desa Haurngombong lebih tertarik lagi untuk memanfaatkan lahan pekarangan dan lahan tidur di sekitar rumah secara optimal, terwujudnya program ketahanan pangan keluarga serta meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan observasi untuk melihat kondisi dan respon Masyarakat. Kemudian dilakukan sosialisasi ceramah penyuluhan pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan tidur. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan kesadaran dan pengetahuan sumber daya manusia (Tim penggerak PKK, kelompok Wanita Tani, Pemuda Karang Taruna, dan masyarakat sekitar) dalam mengelola dan memanfaatkan lahan pekarangan dan lahan tidur. Pemanfaatan lahan untuk kebun keluarga menjadi pilihan yang tepat bagi masyarakat desa. Kebun keluarga dapat ditanam dengan berbagai jenis tanaman seperti sayuran, buah-buahnan dan tanaman obat-obatan. Kebun keluarga dapat meningkatkan ketersediaan pangan dan membantu menghemat biaya pengeluaran keluarga.