Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TRAVEL VLOG DALAM MENCIPTAKAN DAN MEMPROMOSIKAN DESTINATION IMAGE Pamuji, Dian Dhany; Yulianto, Edi; Kusumawati, Andriani
PROFIT: JURNAL ADMINISTRASI BISNIS 2020: SPECIAL ISSUE (EKOSISTEM START UP)
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.307 KB)

Abstract

Travel vlog which is one type of user-generated content (UGC) is becoming a marketing tool to promote a destination. Travel vlog have advantages, compared to text-based and image-based blog, then become a source of information for potential tourist before deciding to visit a destination. This article use literature review method, wants to answer the question, how effective the promotion of using travel vlogs is and the potential of vlog to create online destination image in social media. Travel vlogs have the potential to be used as a medium to create online destination image as projected online destionation image and to introduce it to the public through social media in order to become viral, then known as perceived online destination image. Promotion, which  popularly used to introduce destination image, it wil be very effective in influencing the millenial and iGen tourist if using vlog to promote, as they are the most users of social media nowadays. Buttravel vlog  must be contains unique and interesting content to attract them.
PENGARUH KOMPETENSI KOMUNIKASI TERHADAP DIRECT SELLING SERTA DAMPAKNYA PADA VOLUME PENJUALAN (Survei pada Seller Tupperware PT. Vinivici Prima Lestari di Surabaya) Dian Dhany Pamuji; Srikandi Kumadji; Kadarisman Hidayat
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 31, No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.512 KB)

Abstract

This study aims to identify the effect of communication competency on direct selling and its impact on sales volume, survey on Tupperware seller in PT. Vinivici Prima Lestari Surabaya. Communication competency is exogenus. Direct selling and sales volume are endogenus. This type of research is explanatory. This study sample is 110 respondents. Purposive sampling were used in this study with sample criteria are active seller minimum 1 year and was in Surabaya. Analysis of the data using descriptive analysis and path analysis. The results showed that communication competence affect direct selling significantly. Communication competency not significantly affect sales volume at 5%. Direct selling affect sales volume significantly. Keywords : Communication Competency, Direct Selling, Sales Volume, Tupperware ABSTRAK Penelitian ini menguji pengaruh kompetensi komunikasi terhadap direct selling serta dampaknya pada volume penjualan, survei pada seller Tupperware PT. Vinivici Prima Lestari di Surabaya. Variabel eksogen penelitian ini yaitu kompetensi komunikasi. Variabel endogen penelitian ini yaitu direct selling dan volume penjualan. Jenis penelitian tergolong penelitian eksplanatori. Sampel penelitian 110 orang responden.Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan kriteria, seller aktif minimal 1 tahun dan berdomisili di Surabaya. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan jika kompetensi komunikasi berpengaruh signifikan terhadap direct selling. Kompetensi komunikasi berpengaruh tidak signifikan terhadap volume penjualan dengan signifikansi 5%. Direct selling berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan. Kata Kunci : Kompetensi Komunikasi, Direct Selling, Volume Penjualan, Tupperware
Pengalaman Digital dan Brand Advocacy: Systematic Literature Review Perilaku Konsumen di Era Digital Pamuji, Dian Dhany; Satriawan, Aditya
Jurnal Dinamika Administrasi Bisnis Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Dinamika Administrasi Bisnis
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah mengubah cara konsumen berinteraksi dan berhubungan dengan merek sehingga menciptakan pengalaman yang lebih dinamis dan interaktif di berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis hubungan antara pengalaman digital (digital experience) dan perilaku advokasi merek (brand advocacy) dalam konteks perilaku konsumen di era digital. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengalaman digital berperan sebagai stimulus utama yang membentuk persepsi positif terhadap merek dan mendorong munculnya perilaku advokatif. Hubungan antara pengalaman digital dan advokasi merek tidak bersifat langsung, melainkan dimediasi oleh keterlibatan konsumen (engagement), keterikatan emosional, serta kualitas hubungan antara konsumen dan merek. Selain itu, interaksi sosial di komunitas online turut memperkuat perilaku advokatif melalui pembentukan rasa memiliki dan identitas kolektif terhadap merek. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pengalaman digital yang positif merupakan pondasi penting dalam menciptakan konsumen sebagai advokat merek yang aktif. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan teori perilaku konsumen digital serta implikasi strategis bagi praktisi dalam merancang pengalaman digital yang lebih bermakna dan berorientasi hubungan jangka panjang.