Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The potential of Tithonia diversifolia green manure for improving soil quality for cauliflower (Brassica oleracea var. Brotrytis L.) Hafifah, H; Sudiarso, S; Maghfoer, M D; Prasetya, B
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2016.032.499

Abstract

This study aimed to analyze the effect of Tithonia diversifolia green manure and cow manure on soil quality and yield of cauliflower. A field experiment was conducted in the village of Tegalgondo, Karangploso District of Malang Regency. Eight treatments tested were control (no added manures), T.diversifolia 8.15 t/ha, cow manure 25.85 t/ha, NPK fertilizer 1.35 t/ha, T.diversifolia 4.08 t/ha + cow manure 12.93 t/ha, T.diversifolia 4.08 t/ha + NPK fertilizer 676 kg/ha, cow manure 12.93 t/ha + NPK 676 kg/ha and T.diversifolia 2.69 t/ha + cow manure 8.53 t/ha + NPK fertilizer 446 kg/ha. Soil quality was monitored at top soil (0-20 cm) at planting time and 30 days after planting. Soil samples were collected and analyzed for chemical and physical properties. Yield of cauliflower was observed at the time of harvest or 44 days after planting. The results showed that application of green manure could significantly change the physical and chemical properties of the soil. The decrease of bulk density of about 27.47%, increase of organic carbon of about 12.60%, increase of total N of about 53.87%, increase of available P of about 64.24 mg/kg, and exchangeable K of about 8.34 cmol/kg were observed in T. diversifolia treatment. The increase of pH of about 1.75%, and total porosity of about 17.73% was found in cow manure treatments. The increased water holding capacity of about 10.70% was found in T. diversifolia + cow manure treatments and increased stability aggregate about 23.54% was found in T. diversifolia + cow manure + NPK treatments. There was a significant increase of fresh weight of flower about 666.67 g/plant in T. diversifolia + NPK treatment.
Pemanfaatan Lahan Sawah Untuk Budidaya Tanaman Hortikultura Dalam Upaya Meningkatkan Gizi Masyarakat di Masa Pandemi Usnawiyah, U; Ismadi, I; Hafifah, H; Yusuf N, Muhammad; Wirda, Zurrahmi; Nazirah, Laila; Handayani, Rd. Selvy
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) memberikan dampak yang cukup besar di berbagai sektor di Indonesia, termasuk bidang pangan. Wabah corona yang semakin masif akhir-akhir ini menjadi faktor pengganggu terhadap proses pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi bagi masyarakat di pedesaan yang umumnya berada di bawah garis kemiskinan. Desa Blang Nibong, Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara, adalah salah satu yang Kehidupan masyarakatnya banyak yang berada di bawah taraf sejahtera dan banyaknya petani dan nelayan tanpa penghasilan tetap sebagai kepala keluarga dan menambah tingginya kesulitan hidup yang dihadapi masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat khususnya petani dalam hal teknik budidaya tanaman hortikultura. dan melakukan manajemen usaha yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Ada dua bentuk kegiatan utama yang dilakukan dalam kegiatan ini, yaitu: (1) Penyuluhan tentang arti kegunaan dari budidaya dan nilai gizi yang terkandung didalam tanaman hortikultura (2) Demonstrasi/praktek pembuatan media tanam dan budidayanya, serta pengolahan dan pemasaran produk tanaman hortikultura (3) Evaluasi kegiatan dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan Pemanfaatan lahan sawah untuk budidaya tanaman hortikultura dalam upaya meningkatkan nilai gizi masyarakat di masa pandemi sudah terlaksana dan dapat diterima  dengan baik oleh masyarakat. Masyarakat Desa Blang Nibong Kecamatan Samudra Kabupaten Aceh Utara mendapatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan budidaya tanaman serta pengolahan dan pemasaran produk tanaman hortikultura. Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian ini.