Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diplomasi Pemerintah Indonesia untuk Mengajukan Status Particularly Sensitive Sea Area (PSSA) sebagai Upaya Perlindungan Lingkungan Laut Di Selat Lombok Rustam, Ismah
Jurnal Ilmu Hubungan Internasional LINO Vol 1 No 2 (2021): Isu Keamanan dalam Hubungan Internasional melalui Pendekatan Berbagai Perspektif
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/lino.v1i2.1214

Abstract

Dalam upaya memberikan perlindungan lingkungan Laut di Selat Lombok, pemerintah Indonesia telah menginisiasi pengimplementasian regulasi IMO yang bernama Particularly Sensitive Sea Area (PSSA). PSSA adalah area laut sensitif yang membutuhkan perlindungan khusus karena dapat dengan mudah mengalami kerusakan akibat aktivitas maritim internasional di sekitarnya. PSSA memiliki 3 elemen persyaratan yang harus dipenuhi ketika sebuah negara ingin mengimplementasikannya yaitu, Associate protervtive Measures (APMs), adanya keanekaragaman hayati, dan terletak dijalur pelayaran internasional. Dalam hal ini pemerintah telah mengupayakan diplomasi dengan anggota dan member IMO untuk memenuhi persyaratan tersebut. Berbagai bentuk diplomasi dilakukan pemerintah Indonesia, mulai dari diplomasi formal ataupun informal. Diplomasi ini dilakukan dengan cara workshop, sidang, dan pertemuan lainnya. Tentu diplomasi ini dilakukan untuk mendapatkan dukungan dari negara-negara sekitar sehingga PSSA dapat diimplementasikan segera karena Selat Lombok selaku jalur pelayaran internasional membutuhkan perlindungan dalam menjaga keanekaragaman hayatinya.