Inten Mustika Kusumaningtias
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membumikan Islam Humanis Melalui Karya Sastra: Studi Analisis Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy Inten Mustika Kusumaningtias
Matan : Journal of Islam and Muslim Society Vol 4 No 2 (2): Matan: Journal of Islam and Muslim Society Vol 4 (No 2) 2022
Publisher : Assosiation of Islamic Education Lecturer of Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.matan.2.4.2.6151

Abstract

Being rahmatan lil'alamin should be a necessity for Muslims because, in essence, Islam comes with mercy, blessings, and also salvation to the universe without exception. All humans have the right to receive equal and equal treatment. This is what should have happened as exemplified by the prophet in his daily life and traces of life. However, we are often negligent so that we only treat our fellow class, race, or religion well and have antipathy towards those who have different identities from us. This study aims to reveal the value of humanist Islam from the social relations of the Ayyas character in the novel Bumi Cinta by Habiburrahman El Shirazy. This research was conducted using a literature study with sources and data collection methods by taking library data, reading, taking notes, processing research materials, and analyzed descriptively. The results of this study indicate that there are values ​​of humanist Islamic education that are condensed into attitudes of 1) Tolerance of fixed prices, 2) Rejection of all acts of dehumanization, and 3) Caring as a reflection of human humanity.
KUASA SUARA PEREMPUAN: NEGOSIASI WACANA DAN AGENSI SINDEN BANYUMASAN DALAM SENI PERTUNJUKAN TRADISIONAL Kholid Mawardi; Inten Mustika Kusumaningtias; Bayu Hizbulloh Ibnu Mubarok; Maritza Hazna Mawardi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran perempuan sinden dalam pelestarian seni pertunjukan tradisional Banyumasan serta bagaimana representasi gender membentuk posisi, kuasa, dan agensi mereka di tengah struktur budaya patriarkal. Menggunakan pendekatan kualitatif-fenomenologis, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan 12 informan—termasuk sinden aktif, dalang, pelatih karawitan, dan pemerhati budaya—serta observasi partisipatif pada pertunjukan tradisional di Kabupaten Banyumas. Analisis tematik interpretatif berbasis model Miles dan Huberman diperkaya dengan teori gender dan representasi (Hall, Butler), teori agensi perempuan (Ortner, Giddens), serta teori performativitas dalam seni tradisi. Temuan menunjukkan bahwa sinden Banyumasan bukan sekadar pelengkap estetika, melainkan agen budaya yang aktif menegosiasikan identitas, menggunakan strategi resistensi simbolik, dan beradaptasi dengan modernitas melalui media digital tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal. Meski menghadapi stereotip gender dan keterbatasan pengakuan institusional, sinden menunjukkan agensi kultural melalui improvisasi tembang, interaksi ekspresif dengan penonton, dan pembentukan komunitas solidaritas. Penelitian ini menawarkan pembacaan ulang terhadap posisi perempuan dalam seni tradisional, menegaskan bahwa tubuh dan suara sinden adalah medan wacana di mana kuasa, identitas, dan representasi terus dinegosiasikan. Kontribusi utama penelitian ini adalah memperkuat narasi lokalitas Banyumas dalam kajian gender dan seni pertunjukan, sekaligus memberi rekomendasi kebijakan untuk pelestarian budaya yang sensitif gender.