Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi dan Deteksi Dini Gangguan Pemusatan Perhatian Hiperaktivitas pada Anak Prasekolah Menggunakan Abbreviated Conners Rating Scale di TK Roudlatul Jannah Septika Yani Veronica; Hanifah Eka Maulida; Erina Wahyu Lestari; Lina Wati; Salsabila Azzahra; Yasinta Putri Ayu Dinanti; Nanda Ayu Sukresni; Taskyatul Aufa; Anisa Juspayana; Gati Tri Mawarni; Maya Zumira; Seliya Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4417

Abstract

Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) merupakan kondisi perkembangan saraf yang sering terjadi pada anak usia dini, namun sering tidak terdeteksi akibat kurangnya pengetahuan orang tua. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dan melakukan skrining dini GPPH pada anak usia 36–72 bulan menggunakan Abbreviated Conners Rating Scale (ACRS). Kegiatan meliputi edukasi kesehatan bagi orang tua dan guru, simulasi pengisian ACRS, serta skrining langsung terhadap 14 anak di TK Roudlatul Jannah. Evaluasi pelaksanaan dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan serta skor ACRS. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan orang tua, di mana 13 dari 14 orang tua mencapai kategori “baik” setelah edukasi. Skrining menemukan 3 anak dengan skor ≥13 yang mengindikasikan risiko GPPH, sedangkan 11 anak berada dalam kategori normal. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran orang tua, mengidentifikasi anak yang perlu evaluasi lanjut, serta memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan fasilitator kesehatan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya deteksi dini dan edukasi berbasis komunitas untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak.
Skrining Perilaku Emosional Anak Usia 36–72 Bulan dan Sikap Ibu Menggunakan KMPE di TK ABA Wonokriyo Septika Yani Veronica; Mamlu’ Atul Ni’mah; Sonia Soleha; Risma Alia; Umi Rifatun; Thania Eki Junianti; Sinta Lela Destika; Leni Alviya; Anindhita Aulia Azzahra; Alvi Nur Khoiriyah; Ummi Tasfiatul Fikroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3954

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai deteksi dini mental emosional pada anak usia 36-72 bulan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal, Wonokriyo, Pringsewu. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi berkelanjutan, berfokus pada penyuluhan interaktif dan skrining menggunakan Kuesioner Masalah Perilaku Emosional (KMPE). Peserta kegiatan adalah 10 orang ibu dan 10 anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada sikap ibu, di mana 100% (10 orang) peserta berada dalam kategori sikap positif ("Setuju" dan "Sangat Setuju") setelah menerima edukasi. Skrining KMPE terhadap anak mengidentifikasi 8 anak dalam kategori normal dan 2 anak dalam kategori meragukan yang memerlukan tindak lanjut. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan dan skrining KMPE terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran dan sikap positif orang tua, serta berhasil mengidentifikasi anak yang berisiko mengalami penyimpangan mental emosional sejak dini, sehingga intervensi optimal dapat segera diberikan.