Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

KOMPOSIT RESIN HIBRIDA SEBAGAI BAHAN MATERIAL RETROFIT BALOK KAYU Farhan Rizky Helmy; Taufiq Rochman; Moh. Charits
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5759

Abstract

Balok adalah struktur penting dalam sebuah konstruksi bangunan. Salah satu material balok yang paling umum digunakan adalah kayu. Penggunaan balok kayu untuk konstruksi struktural harus memperhatikan perubahan kondisi lingkungan selama pembebanan dan penyimpanan. Salah satu teknik perkuatan pada balok kayu ialah dengan metode perkuatan pada permukaan balok kayu menggunakan komposit resin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja material komposit resin dengan meninjau berdasarkan kuat lenturnya. Tinjauan utama pada material komposit resin ini ialah mencari komposisi yang efisien baik dari sisi kuat tekan, berat jenis, dan sifat fisiknya yang nantinya diaplikasikan sebagai mortar perekat tulangan pada balok kayu dengan metode perkuatan pada permukaan balok. Dari penelitian ini didapatkan bahwa kinerja komposit resin memiliki kekuatan lebih besar daripada mortar semen. Selain itu, dibandingkan dengan mortar semen material komposit resin memiliki durabilitas lebih baik. Sehingga ditinjau dari hasil tersebut, komposit resin bisa digunakan sebagai material retrofit balok kayu.
PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN DONGKO KABUPATEN TRENGGALEK JAWA TIMUR Lusi Rahmasari; Agus Suhardono; Moh. Charits
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5859

Abstract

Terdapat empat desa di Kecamatan Dongko yang sudah terlayani distribusi air bersih dengan baik dari PDAM Kabupaten Trenggalek, akan tetapi enam desa yang terdiri dari Desa Watuagung, Desa Pandean, Desa Cakul, Desa Siki, Desa Sumberbening, dan Desa Pringapus belum terjangkau layanan distribusi air bersih. Kecamatan Dongko memiliki sumber air yang cukup selama musim penghujan, kekurangan distribusi air bersih selama musim kemarau mempengaruhi kehidupan sehari-hari penduduk dikarenakan sumber air tidak mampu mencukupi kebutuhan air bersih. Penelitian ini bertujuan merencanakan sistem jaringan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kecamatan Dongko dalam 15 tahun mendatang. Pada penelitian ini, data yang digunakan meliputi jumlah penduduk untuk 10 tahun terakhir, fasilitas umum dan fasilitas sosial, sumber dan debit air, peta topografi, dan Harga Satuan Pokok Pekerjaan Kabupaten Trenggalek Tahun 2024. Perhitungan perencanaan proyeksi pertumbuhan penduduk menggunakan analisis standar deviasi yang terkecil, diperkirakan jumlah penduduk enam desa di Kecamatan Dongko akan mencapai 36.087 jiwa pada tahun 2038, yang terpenuhi pada metode aritmatika dan metode eksponensial. Berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan air domestik dan non-domestik dari masing-masing desa, kebutuhan air bersih di Kecamatan Dongko sebesar 71.5774 liter/detik. Rencana jaringan distribusi air bersih mencakup penggunaan pipa HDPE dengan dimensi Ø3/4", Ø1¼", Ø1½", Ø2", Ø2½", Ø3", Ø4”, Ø5”, disertai dengan bangunan pelengkap seperti reservoir dengan tiga tipe ukuran dan rumah pompa. Rencana anggaran biaya untuk perencanaan sistem jaringan distribusi air bersih ini mencapai Rp.20,709,953,821.00.
PERILAKU LENTUR CEMBUNG/CEKUNG SEGMEN CANGKANG PIPA KOMPOSIT DENGAN PENGUAT TALI Aditia Permana -; Taufiq Rochman; Moh. Charits
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6011

Abstract

Pada umumnya di pekerjaan konstruksi terutama pada pipa selalu terbuat dari beton, tetapi industri semen menyumbang CO2.Alternatif pengganti semen yaitu mortar komposit, komposit memiliki beberapa keunggulan dari semen. Tali sebagai penguatmemiliki nilai kuat lentur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji lentur cekung/cembung pada segmen cangkang pipa kompositdengan penguat tali. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh diameter dan jumlah tali pada lendutan dan tegangan lentur segmencangkang pipa komposit. Hasilnya menunjukkan bahwa diameter dan jumlah tali memiliki pengaruh signifikan terhadaplendutan dan tegangan lentur pipa. Penguat tali terbukti meningkatkan tegangan lentur pipa secara signifikan dan memilikibeberapa keunggulan seperti mudah dibentuk, ringan, dan tahan terhadap tegangan lentur. Penerapan tali sebagai penguat pipakomposit memiliki peluang besar karena sifat-sifat unggulnya dan dapat menjadi alternatif penguat pipa yang lebih efektif danramah lingkungan dibandingkan bahan tradisional. Penelitian ini memberikan informasi penting tentang pengaruh diameter danjumlah tali pada performa lentur pipa komposit, dan dapat digunakan untuk mengembangkan desain pipa komposit yang lebihoptimal.
PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE DENGAN UNDERDRAIN BOX STORAGE PADA PERUMAHAN CANGGU PERMAI KECAMATAN JETIS KABUPATEN MOJOKERTO Tasyakur Rizka Aliviasa'a Salsabila; Ikrar Hanggara; Moh. Charits
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6370

Abstract

Saluran drainase di Perumahan Canggu Permai mengalami penurunan kualitas sehingga tidak dapat mengalirkan air limpasan secara optimal dan menyebabkan genangan. Tujuan dari proyek akhir ini adalah untuk mengetahui rencana pembuangan banjir dengan kala ulang 5 tahun, menentukan dimensi saluran baru yang cukup untuk mengalirkan pembuangan banjir menggunakan metode Underdrain Box Storage, dan memperkirakan biaya konstruksi. Data yang dibutuhkan adalah dimensi saluran eksisting, curah hujan 2014-2023, peta topografi, data permeabilitas dari tesis sebelumnya, dan harga satuan pekerjaan di Kabupaten Mojokerto tahun 2023. Data curah hujan diproses, menggunakan metode Gumbel, uji kesesuaian menggunakan metode Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov untuk merancang debit banjir dengan periode pengulangan 5 tahun. Total debit desain pada saluran adalah 9,72 m3/s; total debit desain setelah perencanaan ulang adalah 17,43 m3/s; semua saluran direncanakan ulang menggunakan U-Ditch 60x80 cm; dan 12 saluran menggunakan saluran Penyimpanan Underdrain Box; dimensi U-Ditch 40 x 40 cm; sedangkan untuk konstruksi bagian atas beton setengah diameter 40 cm, konstruksi beton cor Box Storage 40 x 60 cm; dengan biaya konstruksi Rp 17.557.112.677,19.
PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE PADA KELURAHAN KENITEN KECAMATAN PONOROGO KABUPATEN PONOROGO Rosi Wardani; Mona Shinta Safitri; Moh. Charits
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6869

Abstract

Kawasan Keniten merupakan salah satu kawasan padat penduduk di Kabupaten Ponorogo yang memiliki masalah dalam sistem pembuangan air hujan dan masih menerapkan sistem pengolahan limbah sendiri-sendiri di setiap rumah. Oleh karena itu, dilakukan perencanaan ulang sistem drainase di kawasan tersebut. Dalam perancangan ini digunakan peta topografi, harga satuan pekerja di Kabupaten Ponorogo, dan data hujan dari stasiun hujan ketiga yaitu Ponorogo, Babadan dan Bollu dengan data tahun 2014 sampai dengan tahun 2023. Intensitas curah hujan, yang digunakan untuk menentukan rencana debit banjir, dihitung menggunakan metode Gumbel dengan ulang kala 10 tahun. Dari perhitungan perolehan debit banjir rencana sebesar 2,831 m 3 /dt, dan dengan asumsi setiap satu rumah hunian oleh 5 orang, maka dengan jumlah rumah sebnayak 407 diperoleh debit air limbah sebesar 0,007 m 3 /detik. Dimensi saluran yang direncanakan memiliki tinggi 0,6 m dan lebar 0,3 m, sedangkan IPAL yang digunakan adalah tipe BFV-1350, BFV-1000, BFV-900, BFV-500 dan BFV-350 dengan total biaya perbaikan dan/atau Pembangunan sistem drainase di area tersebut Rp12.362.900.000,00.
PERENCANAAN JARINGAN PIPA AIR BERSIH KECAMATAN TEGALSARI KABUPATEN BANYUWANGI Dewi Pradnya Paramitha; Moh. Charits
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8225

Abstract

Beberapa kecamatan di kabupaten Banyuwangi mengalami kekurangan pasokan air bersih, terutama Kecamatan Tegalsari. Mayoritas penduduk setempat memanfaatkan sumur sebagai sumber utama air bersih mereka. Namun, air sumur belum sepenuhnya memenuhi. Karena ketersediaan air di sumur yang masih terbatas, sedangkan kebutuhan air bersih meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, penelitian ini betujuan untuk merencanakan jaringan pipa air bersih di Kecamatan Tegalsari. Khususnya untuk mengetahui proyeksi penduduk hingga tahun 2039, debit kebutuhan air bersih di Kecamatan Tegalsari, debit andalan yang memenuhi, dimensi pipa, dan perkiraan biaya. Data yang dibutuhkan yaitu jumlah penduduk tahun 2015 – 2024, fasilitas umum, peta topografi, debit sumber air yang tersedia, dan Harga Satuan Pokok Pekerjaan (HSPK) Kabupaten Banyuwangi tahun 2024. Perencanaan ini menggunakan metode Hazen-William. Berdasarkan hasil perencanaan, proyeksi penduduk pada tahun 2039 mencapai 69186 jiwa dengan total kebutuhan air sebesar 109,210 lt/dt, debit sumber air yang memenuhi yaitu 250 lt/dt, jenis pipa yang digunakan yaitu pipa HDPE berdiameter 1 inci ; 1¼ inci ; 1½ inci ; 2 inci ; 2½ inci ; 3 inci ; 4 inci ; 6 inci ; 8 inci ; 10 inci ; 12 inci ; dan 14 inci, dan dimensi reservoir yaitu 8 m x 6 m x 2,5 m. Rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk perencanaan ini sebesar Rp 36.597.676.000,00.