Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Penghijauan Guna Menanamkan Kesadaran Cinta Lingkungan da Keasrian di Sekitar MDTA Nurul Ikhlas Kelurahan Sialangrampai Meilisa Meilisa; Lisa Riani; Widiya Ayu; Winda Anggraini; Mazaya Shafa Azzahra Al Umar; Salsa Sabilla Putri; Ami Atika Nabila Efni; Raviqa Nadilla; Satrio Bayu Tri Hartono; Ivan Januarly Ginting; Muhammad Fadhiil Ramadhan
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 4 No 2 (2022): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penghijauan merupakan salah satu cara menangani krisis lingkungan. Di Kelurahan Sialangrampai terkhusus di sekitar lingkungan MDTA Nurul Ikhlas RW 03 kondisinya cukup gersang dan kurang terawat. Berdasarkan kondisi tersebut, solusi yang diberikan untuk menangani masalah dikawasan tersebut yaitu melakukan kegiatan penanaman bibit pohon mengingat ada beberapa lahan kosong yang tersedia. Adapun bibit pohon yang ditanam diantaranya buah sirsak dan matoa. Oleh karena itu kami kelompok KUKERTA UNRI Sialangrampai memberikan solusi dari permasalahan yang terjadi. Harapan untuk masyarakat sekitar untuk menjaga lingkungan dan menanamkan kesadaran dalam diri.
REFORMULASI HUKUM TERKAIT UNSUR EKSPLOITASI DALAM TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG: PERSPEKTIF PERBUDAKAN MODERN Lisa Riani; Davit Rahmadan; Ledy Diana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena perbudakan modern berbasis siber (cyber-based slavery), seperti modus penipuan daring (online scamming) dan pengantin pesanan, telah bertransformasi menjadi ancaman serius. Negara Indonesia telah memiliki Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (UU PTPPO), namun regulasi ini dinilai masih terjebak pada pemahaman eksploitasi konvensional yang bersifat fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interpretasi hukum terkait unsur eksploitasi, mengidentifikasi kelemahan normatif yang menghambat penegakan hukum, serta menawarkan solusi reformulasi ideal unsur eksploitasi guna memperluas jangkauan perlindungan bagi korban dan menjerat pelaku secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual dengan studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier sehingga mengarah pada analisis data secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpretasi hukum saat ini masih memiliki keterbatasan dalam menjangkau jeratan digital karena fokus pada pembuktian fisik-teritorial. Kelemahan utama ditemukan pada ambiguitas frasa dalam beberapa pasal sehingga perlu reformulasi Pasal 1 angka 1 dan Pasal 1 angka 7 UU PTPPO karena sudah ada eksploitasi non-fisik yang berbasis digital. Hal ini menyebabkan aparat penegak hukum sering kali kesulitan dalam melakukan pembuktian dan penuntutan terhadap sindikat transnasional yang mengendalikan korban dari luar negeri, sehingga perlu reformulasi ideal dengan pendekatan kebijakan hukum pidana.