Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGELOMPOKAN KUNJUNGAN WISATA KABUPATEN KULON PROGO TAHUN 2019 MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING Naning Savitri; Renhat Pranata; Aprilius Nadzario Mulya Clara; Ossy Sanityasa Rahajeng
JUST IT : Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Komputer Volume 12 No 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/justit.12.1.%p

Abstract

Pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airports (NYIA) di Kabupaten Kulon Progo membuka peluang untuk meningkatkan daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Saat ini, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang berkontribusi cukup besar terhadap pendapatan negara. Pengembangan pariwisata serta peningkatan daya tarik pengunjung tempat wisata perlu dilakukan untuk memperoleh pendapatan daerah mengingat adanya pembangunan bandara baru. Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat 42 objek wisata yang berada di Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2019. Terdapat keberagaman dalam hal jumlah kunjungan wisatawan objek-objek wisata tersebut, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pegelompokan objek wisata yang padat pengunjung hingga sepi pengunjung. Penelitian ini menerapkan metode K-means clustering pada data jumlah pengunjung objek wisata sepanjang tahun 2019. Hasil analisis menunjukkan terdapat tiga cluster objek wisata yaitu C1: jumlah pengunjung rendah sebanyak 20 objek wisata, C2: jumlah pengunjung sedang sebanyak 15 objek wisata, dan C3: jumlah pengunjung tinggi sebanyak 2 objek wisata. Nilai centroid masing masing cluster adalah C1= 712,9292, C2= 6218,5268, C3= 30791,9583. Dengan hasil pengelompokkan tersebut, pemangku kepentingan dapat menyusun strategi promosi wisata yang memiliki jumlah pengunjung rendah dengan menyediakan paket wisata dengan destinasi objek wisata pada klaster tersebut.
Determinan Jumlah Kematian Balita Akibat Pneumonia Di Indonesia Tahun 2019 Dengan Pendekatan Generalized Poisson Regression Naning Savitri; Azizah; indah Miranda Angelina Sitorus; Ni Luh Evindia Andini; Novira Laily Husna
Media Edukasi Data Ilmiah dan Analisis (MEDIAN) Vol 5 No 01 (2022): Media Edukasi Data Ilmiah dan Analisis (MEDIAN)
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64679/median.v5i01.56

Abstract

The third goal of Sustainable Development Goals is to ensure a healthy life and promote well-being for all of all ages. One of the indicators is to reduce the under-5 mortality rate (Childhood mortality rate-CMR). The CMR is targeted at less than 25 deaths per 1,000 live births by 2030. A decreased CMR will indicate that the degree of health has increased. Pneumonia is the second leading cause of under-5 mortality in Indonesia, so it needs to be taken seriously. This study aimed to analyze the determinants of the number of under-5 mortality due to pneumonia. This study covered 34 provinces in Indonesia by using the Generalized Poisson Regression. The Poisson regression is not appropriate to use in this study. It is due to the data overdispersion. Population density and the percentage of poor people have a significant effect on under-5 mortality due to pneumonia.