Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan masyarakat melalui inovasi dan bisnis pengolahan Labu Siam (Sechium edule) kriuk di Desa Mendale, Kebayakan, Aceh Tengah Anna Permatasari Kamarudin; Rahma Diana; Erna Erna; Ratna Dewi; Amru Bin AS; Husni Fachri; Irna Hidayah; Amiruddin Amiruddin; Bambang Surahman; Rizki Ananda; Amna Amna
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.31358

Abstract

Abstrak Pengabdian kepada Masyarakat ini telah dilakukan di Desa Mendale. Tujuan umum program untuk meningkatkan pengetahuan Mitra mengenai pemanfaatan labu siam yang banyak ditemui, menjadi produk labu siam kriuk. Sementara itu, tujuan khususnya agar masyarakat dapat menciptakan peluang pekerjaan, meningkatkan pendapatan dan mengisi waktu luang. Pelaksanaan pengabdian telah dihadiri oleh 20 orang ibu-ibu rumah tangga, yang terdiri dari kader PKK dan masyarakat umumnya. Metode yang dilakukan adalah pemberian materi yang disampaikan dengan ceramah diikuti dengan demonstrasi dan pelatihan. Berdasarkan hasil Pre Test dan Post Test menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan pada Mitra. Hal ini ditunjukkan pada  Pre Test, pernyataan pertama sebanyak 15 orang tidak mengetahui bahwa labu siam dapat diolah menjadi produk lain bukan hanya dimasak sebagai sayur. Pernyataan kedelapan, sebanyak 13 orang tidak mengetahui bahwa labu siam dapat diolah menjadi produk lain selain dibuat sayur. Namun pada hasil Post Test pernyataan pertama, menunjukkan bahwa pengetahuan Mitra telah bertambah sehingga terdapat 20 orang Mitra yang mengetahui bahwa labu siam bukan hanya dibuat sayur. Pernyataan kedelapan terdapat 20 orang Mitra yang mengetahui labu siam dapat dibuat produk-produk lainnya. Hasil evaluasi menunjukkan pelaksanaan program mendapatkan penilaian yang baik seperti, acara sesuai dengan rencana, 100% Mitra ‘Setuju’ dan materi runtut 100% Mitra ‘Setuju’. Kata kunci: pemberdayaan; inovasi; bisnis; pengolahan; labu siam Abstract This Community Service has been carried out in mendale Village. The general objective of the program is to increase Partners’ knowledge about the use of chayote which is widely found to become crispy chayote products. Meanwhile, the specific objecticve is for the community to be able to create job oppotunites, increase income and fill their free time. The implementation of the service has been attended by 20 housewives, consisting of PKK cadres and the general public. The method used is the provision of material delivered through lectures followed by demonstrations and training. Based on the results of the Pre Test and Post Test, it shows that there has been an increase in knowledge among Partners. Thus is shown in the Pre Test, the first statement is that 15 people do not know that chayote can be processed into other products, not just cooked as vegetables.  The eight statement, 13 people do not know that chayote can be processed into other products besides being made into vegetables. However, in the results of the Post Test, the first statement shows that Partners’ knowledge has increased so that there are 20 Partners who know that chayote is not only made into vehetable. The eighth statement is that 20 Partners know that chayote can be made into other products. The evaluation results showed that the implementation of the program received a good statement, such as the even was in accordance with the plan, 100% Partners ‘Agreed’ and the material was coherent, 100% of Partners ‘Agreed’.  Keywords: empowerment; innovation; business; processing; chayote
Upaya Peningkatan Pemahaman Keuangan Digital bagi Masyarakat di Era Cashless Society Silvia Ekasari; Indra Ismayudi Tanjung; Arnold Sultantio Hutabarat; Rahma Diana; Liasulistia Ningsih
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Mei 2026 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi finansial telah mendorong perubahan pola transaksi masyarakat dari sistem tunai menuju sistem non-tunai atau cashless society. Namun, transformasi tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh tingkat pemahaman keuangan digital yang memadai, khususnya dalam aspek penggunaan dompet digital, mobile banking, QRIS, keamanan data pribadi, serta kemampuan mengelola transaksi secara bijak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai konsep, manfaat, risiko, dan strategi penggunaan keuangan digital secara aman dan produktif di era cashless society. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan peserta, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan, simulasi penggunaan layanan keuangan digital, serta evaluasi pemahaman melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup pengenalan ekosistem keuangan digital, penggunaan aplikasi pembayaran non-tunai, pengelolaan keuangan pribadi berbasis digital, perlindungan data, serta pencegahan penipuan digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan, terutama dalam mengenali manfaat transaksi digital, memahami risiko keamanan siber, serta menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menggunakan layanan keuangan digital. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan keterampilan praktis dalam melakukan transaksi non-tunai secara mandiri dan bertanggung jawab. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam memperkuat literasi keuangan digital masyarakat sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan sistem pembayaran modern. Dengan demikian, edukasi keuangan digital menjadi langkah strategis dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif, cerdas, dan aman dalam memanfaatkan layanan keuangan berbasis teknologi.