Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembelajaran Pasca Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Johar Alimuddin; Widya Pratiwi
Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL Vol. 4 No. 01 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/kontekstual.v4i01.722

Abstract

Pembelajaran tatap muka penuh di sekolah sudah banyak dilaksanakan, salah satu sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka yaitu SD Negeri Salebu 03. Pembelajaran tatap muka penuh telah dilaksanakan setelah libur lebaran Idul Fitri 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran setelah pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan secara langsung dengan melihat proses pembelajaran yang dilakukan. Proses pembelajaran setelah pandemi yang dialami guru SD Negeri Salebu 03 yaitu Siswa kurang fokus saat pembelajaran, Sikap siswa yang kurang sopan, serta Pemanfaatan Whatssapp untuk berkomunikasi dengang orang tua siswa
Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Johar Alimuddin
Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL Vol. 4 No. 02 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/kontekstual.v4i02.995

Abstract

Implementasi kurikulum merdeka sudah dilaksanakan di sekolah-sekolah di Indonesia pada tahun ajaran 2022/2023. Bagaimana implementasinya di sekolah, hambatan apa yang dihadapi dan cara sekolah mengatasi hambatan menarik untuk dikaji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu SD Negeri Sindangsari 02 sudah mengimplementasikan kurikulum merdeka dalam hal asesemen diagnostik kognitif, pembuatan modul ajar, dan pelaksanaan pembelajaran IPAS. Praktik Penguatan Profil Pelajar Pancasila belum dilaksanakan tetapi melaksanakan kegiatan yang menyerupai kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yaitu kegiatan Isi Piringku. Hambatan yang dialami yaitu baru ada kepala sekolah definitif pada bulan oktober 2022 dan kurangnya pemahaman guru tentang kurikulum merdeka karena kurangnya pelatihan secara luring. Hambatan yang muncul berusaha di atasi dengan mencari informasi di internet atau platform digital yang disediakan kementerian pendidikan serta bertanya kepada rekan guru yang lebih kompeten.
Peningkatan Sertifikasi Pangan pada UMKM Sale Pisang Khas Majenang untuk Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing Produk Widya Pratiwi; Johar Alimuddin; Ahmad Arifin Zain
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/abdimaspolibatam.v8i1.11867

Abstract

Most producers of Sale Pisang (traditional dried banana) from Majenang have not yet obtained a Home Industry Food Production Certificate (PIRT), which is an essential requirement for improving product quality and legal compliance in the food sector. The Home Industry Food Production Certification Training aims to enhance the understanding of business owners regarding the importance of business legality, particularly the PIRT number, and to provide knowledge on production feasibility, product development, as well as strategies to increase production frequency and market reach. The activity was carried out through educational sessions and guidance in the PIRT application process. Evaluation results show an 87% increase in participants' understanding of the training materials. Additionally, business owners who previously did not have PIRT have begun completing the necessary requirements to obtain the certification. Thus, this training effectively increased the awareness and capability of UMKM actors in running safe, high-quality businesses that comply with existing standards