Muhammad Era Syahputra Siregar
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teori Pendidikan Islam Abad Kedua (Imam Syafi’i dan Imam Abu Hanifah) Muhammad Era Syahputra Siregar
JURNAL ISLAMIKA GRANADA Vol 1, No 3 (2021): ISLAMIKA GRANADA MEI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v1i3.91

Abstract

Pada masa Nabi Muhammad Saw semua permasalahan syari’ah diserahkan sepenuhnya kepada Nabi saw, dengan berpedoman kepada al-Qur’an. Periode Khulafaur Rasyidin sumber hukum didasari pada al-Qur’an dan Sunah dan ijtihad para Sahabat. Ijtihad dilakukan pada saat muncul permasalahan yang tidak ditemukan dalilnya dalam al-Qur’an maupun Hadis. Umat Islam sepeninggal Nabi mulai dihadapkan pada persoalan-persoalan baru yang memerlukan jawaban-jawaban teologis sebagai tantangan bagi elastisitas ajaran Islam sebagai ajaran yang shalih li kulli zaman wa makan. Persoalan-persoalan baru itu muncul sebagai konsekwensi logis perkembangan sosio-kultural dan sosio-politik umat yang sangat dinamis, dikarenakan makin luasnya ekspansi Islam serta perubahan situasi dan kondisi (zuruf) yang mengitarinya. Tidak semua permasalahan-permasalahan itu memiliki preseden pada hadis Nabi, bahkan banyak di antaranya yang betul-betul baru yang tidak memiliki petunjuk praktis keagamaan. Pendidikan Islam diharapkan mampu untuk membentuk peserta didik yang mampu menerapkan nilai-nilai spiritual religius dan juga etika, namun yang terjadi belum mencapai apa yang ditargetkan. Sebagai solusi perlu adanya pembaharuan dalam konsep pendidikan.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM MELALUI PROGRAM SHUBUH BERJAMAAH Muhammad Era Syahputra Siregar; Nurmawati Nurmawati; Mohammad Al Farabi
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2023.11.1.142-160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apa saja program Subuh berjemaah dan bagaimana strategi penerapan program Subuh berjemaah Dewan Pengurus BKPRMI Kecamatan Babalan yang berkaitan dengan penanaman nilai-nilai pendidikan Islam pada remaja. Metode penelitian yang digunakan ialah metode empiris, dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan studi dokumen. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa program Subuh berjemaah Dewan Pengurus BKPRMI Kecamatan Babalan yang berkaitan dengan penanaman nilai-nilai pendidikan Islam pada remaja se-Kecamatan Babalan dilakukan dengm pembacaan Al-Qur’an, tausiah, tanya jawab, tahsin, sarapan, ishlah, dan gotong royong. Strategi penerapan program Subuh berjamaah Dewan Pengurus BKPRMI Kecamatan Babalan dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam pada remaja se-Kecamatan Babalan, komunikasi dengan baik, ustaz dan qari terbaik, mengikutsertakan remaja. Dapat dilihat dari hasil yang dicapai pada program tersebut bahwa remaja semakin aktif ke masjid, disiplin, sopan ucap dan sikap. Faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan program ini ialah, adanya dukungan masyarakat, sarana layak, donatur. Sementara itu, penghambatnya ialah tidak hadirnya Ustaz secara mendadak, masalah teknis seperti mati lampu, hingga adanya libur panjang nasional