Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROGRAM PUBLIC ADDRESS DI DIREKTORAT PEMBINAAN MASYARAKAT POLDA JAWA BARAT Mumtaz Amri Rai; Abdal; Nanang Suparman
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 20 No. 2 (2022): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/dialektika.v20i2.71

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Public Address di Direktorat Binmas Polda Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Public Address berjalan dengan baik, tim pelaksana Program Public Address mampu meminimalisir biaya yang ada. Namun dari lima indikator ditemukan beberapa indikator yang belum berjalan dengan baik diantaranya mengenai hasil dari Program Public Address belum optimal dikarenakan fakta dilapangan yang ditemukan masyarakat masih banyak yang acuh dan tidak taat dengan protokol kesehatan, dampak yang diberikan program ini pun tidak terlalu signifikan hanya sebagian masyarakat saja yang merasakan dampak yang dihasilkan dari Program Public Address. This study aims to analyze the effectiveness of the Public Address Program at the Directorate of Binmas Polda West Java. The method used in this study is a descriptive qualitative approach, data collection techniques used are through observation, interviews and documentation. The results showed that the Public Address Program was running well, the Public Address Program implementing team was able to streamline the existing costs, although minimal, but from the five indicators it was found that several indicators had not gone well including the results and impacts of the Public Address Program which were not optimal because in fact they were still found. people who are ignorant and do not comply with health protocols and what was conveyed during this program were not implemented properly.