Fitri Husni Mardiyah
Program Studi Pendidikan Biologi, FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : EDUSAINS

Kemampuan Guru Biologi SMA Merancang dan Ujicoba Praktikum Mikrobiologi Terapan Sekolah Berbasis Local Material Pada Masa Pandemi Covid 19 Fitri Husni Mardiyah
EDUSAINS Vol 15, No 1 (2023): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v15i1.23265

Abstract

Virus Covid-19 muncul pada akhir tahun 2019. Penyebaran virus Covid-19 ini sulit terkendali karena semakin banyak orang yang terinfeksi virus ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia membuat kebijakan berupa proses belajar mengajar secara daring. Implementasi program pembelajaran jarak jauh (PJJ) dipengaruhi aspek pedagogi, teknologi dan ekonomi. Proses pendidikan tidak hanya tentang peserta didik tetapi juga mengenai tenaga pendidik. Guru dituntut untuk memiliki kompetensi pedagogi dan profesional yang relevan dengan PJJ. Praktikum berbasis inkuiri merupakan aktivitas belajar dan mengajar yang melibatkan siswa dalam observasi, manipulasi objek dan bahan-bahan nyata. Penelitin ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kemampuan guru biologi SMA merancang dan mengujicoba praktikum mikrobiologi terapan sekolah berbasis local material pada masa pandemi Covid 19. Subjek dalam penelitian ini adalah guru biologi SMA di Kabupaten Bandung Barat. Desain penelitian berupa deskriptif kualitatif. Subjek penelitian didominasi oleh guru yang memiliki pengalaman mengajar lebih dari 10 tahun. Berdasarkan pengalaman mengajar semakin berpengalaman guru mengajar maka kompetensi guru dalam mengajar juga baik. Berdasarkan gender, tidak ada perbedaan, kompetensi guru wanita dan pria tidak berbeda. Penggunaan praktikum mikrobiologi terapan berbasis local material memanfaatkan segala sesuatu yang ada di lingkungan sekitar sebagai media belajar, sehingga meskipun dalam kondisi pembelajaran jarak jauh, tetap guru biologi SMA dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran secara maksimal serta memberi pengaruh yang baik terhadap pemahaman konsep serta mampu meningkatkan keterampilan lab guru. Kemampuan guru dalam menyusun RPP praktikum mikrobiologi terapan sekolah berbasis local material berpredikat baik. Hal ini menunjukkan guru sudah memiliki kompetensi dalam melaksanakan praktikum mikrobiologi terapan sekolah berbasis local material.
Kemampuan Guru Biologi SMA Merancang dan Ujicoba Praktikum Mikrobiologi Terapan Sekolah Berbasis Local Material Pada Masa Pandemi Covid 19 Fitri Husni Mardiyah
EDUSAINS Vol. 15 No. 1 (2023): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v15i1.23265

Abstract

Virus Covid-19 muncul pada akhir tahun 2019. Penyebaran virus Covid-19 ini sulit terkendali karena semakin banyak orang yang terinfeksi virus ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia membuat kebijakan berupa proses belajar mengajar secara daring. Implementasi program pembelajaran jarak jauh (PJJ) dipengaruhi aspek pedagogi, teknologi dan ekonomi. Proses pendidikan tidak hanya tentang peserta didik tetapi juga mengenai tenaga pendidik. Guru dituntut untuk memiliki kompetensi pedagogi dan profesional yang relevan dengan PJJ. Praktikum berbasis inkuiri merupakan aktivitas belajar dan mengajar yang melibatkan siswa dalam observasi, manipulasi objek dan bahan-bahan nyata. Penelitin ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kemampuan guru biologi SMA merancang dan mengujicoba praktikum mikrobiologi terapan sekolah berbasis local material pada masa pandemi Covid 19. Subjek dalam penelitian ini adalah guru biologi SMA di Kabupaten Bandung Barat. Desain penelitian berupa deskriptif kualitatif. Subjek penelitian didominasi oleh guru yang memiliki pengalaman mengajar lebih dari 10 tahun. Berdasarkan pengalaman mengajar semakin berpengalaman guru mengajar maka kompetensi guru dalam mengajar juga baik. Berdasarkan gender, tidak ada perbedaan, kompetensi guru wanita dan pria tidak berbeda. Penggunaan praktikum mikrobiologi terapan berbasis local material memanfaatkan segala sesuatu yang ada di lingkungan sekitar sebagai media belajar, sehingga meskipun dalam kondisi pembelajaran jarak jauh, tetap guru biologi SMA dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran secara maksimal serta memberi pengaruh yang baik terhadap pemahaman konsep serta mampu meningkatkan keterampilan lab guru. Kemampuan guru dalam menyusun RPP praktikum mikrobiologi terapan sekolah berbasis local material berpredikat baik. Hal ini menunjukkan guru sudah memiliki kompetensi dalam melaksanakan praktikum mikrobiologi terapan sekolah berbasis local material.
The use of electronic modules based on socio-scientific issues to improve argumentation skills and Students' perceptions of biotechnology Fitri Husni Mardiyah; Widi Purwianingsih; Rini Solihat
EDUSAINS Vol. 17 No. 2 (2025): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v17i2.48908

Abstract

Argumentation abilities can be developed using electronic modules based on socio-scientific issue themes in biotechnology materials. The purpose of this project is to gather data regarding the efficacy of using electronic modules centered on socio-scientific issues to enhance students' perceptions of biotechnology and their ability to argue. A quasi-experimental approach was taken in this investigation. The non-equivalent control group design is the research methodology employed. The sample consisted of 120 students from Class XII who were selected with the purposive sampling technique. The experimental group was taught using a socio-scientific issue-based electronic module integrated with a problem-based learning model, whole the control group received instruction using a conventional electronic module without socio-scientific issue integration. The findings demonstrated that there was a significant average difference in argumentation skills between the experimental and control classes. The results of the Mann-Whitney test on the value of argumentation skills indicate that there is a difference in the effectiveness of utilizing regular modules to increase students' argumentation abilities against electronic modules based on socio-scientific issue issues is 0.002 (2-tailed = 0.002) < (0.05). The findings indicated that the average difference between the experimental class and the control class was significant in students' perceptions of biotechnology. The findings demonstrated that students' perceptions of biotechnology differed significantly on average across the experimental and control classes. According to the results of the Mann-Whitney test on the value of students' perceptions of biotechnology, the effectiveness of using electronic modules based on socio-scientific issue issues differs from that of regular modules in terms of improving students' perceptions of biotechnology is 0.003 (2-tailed = 0.003) < (0.05). The N-Gain score requirements for enhancing students' reasoning skills through the use of electronic modules centered on socio-scientific issue topics.