Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diseminasi Mesin Penggiling Pada Home Industry Sambel Pecel Dapoer Wima Kediri Mujahid Wahyu; Devina Rosa Hendarti; Alvalo Toto Wibowo; Deny Setiawan; Hiding Cahyono
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 6 No. 2 (2022): J-INDEKS
Publisher : P2M Polinema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sambal pecel merupakan salah satu produk makanan khas nusantara. Home industry Dapoer Wima termasuk salah satu produsen makanan khas tersebut yang berasal dari Kediri. Kebutuhan pasar yang menjanjikan, namun di home industry tersebut belum didukung oleh peralatan produksi yang memadai. Proses penggilingan sambel pecel dilakukan di luar area produksi sehingga tidak efisien serta tidak terjaminnya higienitas produk. Tujuan dari program ini adalah untuk mendesiminasikan mesin penggiling pada home industry Sambel Pecel Dapoer Wima sehingga lebih efektif dan higienis produknya. Metode pelaksanaan program meliputi pengumpulan data, pembuatan desain mesin, perhitungan perancangan mesin, manufaktur mesin, pengujian mesin, dan bimbingan teknis pengoperasian serta penyerahan mesin ke pengguna. Hasil program yaitu mesin penggiling sambel pecel berkapasitas 10 kg/jam dengan sepesifikasi penggerak berupa motor listrik AC 1 phasa berdaya 0,5 hp, menggunakan transmisi berjenis pulley berdiamater 7,62 cm dan 25,4 cm dan v-belt tipe A, penggiling menggunakan screw conveyor dengan kapasitas pemindah 0,0257 m3/menit, dan material rangka menggunakan besi siku.
Peningkatan Produksi dan Jangkauan Pemasaran UMKM "Rizqi" Melalui Mesin dan Marketplace Abidatul Izzah; Yohan Bakhtiar; Ratna Widyastuti; Benni Agung Nugroho; Saiful Arif; Devina Rosa Hendarti; Ahmad Dony Mutiara Bahtiar
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1219

Abstract

Indonesia memiliki potensi produksi bawang merah karena tingginya konsumsi masyarakat. Melihat potensi ini, Bapak Surasa dari, Kota Kediri mendirikan usaha bawang merah goreng “Rizqi” sejak 2018. Bapak Surasa menjalankan usaha ini secara mandiri dan manual. Hanya bagian perajangan yang menggunakan alat kayu yang didorong. Selain itu, masalah lain yang ditemui adalah seiring berjalannya waktu jumlah pelanggan tidak bertambah karena pemasaran yang dilakukan masih sebatas menitipkan produk ke warung dan pedagang keliling. Hal ini karena bapak Surasa belum mencoba pemasaran online untuk memperluas jangkauan pemasaran. Oleh karena itu, dalam program pengabdian masyarakat ini, tim pengabdian menawarkan sejumlah solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain dengan memanfaatkan teknologi mesin perajang untuk menambah kapasitas produksi dan memanfaatkan marketplace untuk memperluas jangkauan pemasaran. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dimulai dari pengadaan alat perajang dan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan alat. Kemudian dilanjutkan dengan membuatkan toko online di marketplace sekaligus pelatihan penggunaannya. Tim pengabdian juga melakukan pendampingan proses penggunaan alat dan pemasaran online. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini adalah penerapan teknologi alat perajang sehingga UMKM bawang goreng Rizqi mampu menghasilkan enam kali lipat yakni 60kg setiap kali produksi. Di sisi lain, sampai akhir kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan, UMKM bawang goreng Rizqi sudah mendapat 2 pesanan dari luar kota Kediri yakni Surabaya dan Lamongan masing-masing 5 pcs. Selanjutnya diharapkan UMKM bawang goreng Rizqi mampu memanfaatkan teknologi mesin perajang yang telah diberikan dan aktif memasarkan produk di marketplace yang telah dibuat.