Johar Setiyadi
Dosen Pengajar Prodi D-III Hidro-Oseanografi, STTAL

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Chart Datum

Analisis Perbandingan Perhitungan Volume Pengerukan dengan Perhitungan Manual dan Program Surfer (Studi Kasus Pelabuhan Khusus Batubara PT. Indominco Mandiri Bontang): Comparative Analysis of Dredging Volume Calculation with Manual Calculation and Surfer Program (Case Study of PT. Indominco Mandiri Bontang Coal Special Port) Iskandar Zulkarnain; Eka Djunarsjah; Johar Setiyadi; Dwi Jantarto
Jurnal Chart Datum Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/chartdatum.v2i1.68

Abstract

Salah satu bagian pemeliharaan kolam pelabuhan adalah mempertahankan kedalaman pada kolam pelabuhan. Usaha yang dilakukan adalah dengan melaksanakan pengerukan. Untuk mendukung pelaksanakan pengerukan tersebut, diperlukan perhitungan luas area dan volume yang akan dikeruk secara teliti. Salah satu metode perhitungan volume yang lebih teliti adalah dengan menggunakan metode 1/3 Simpson. Dalam penulisan ini dilaksanakan analisis perbandingan perhitungan volume pengerukan dengan metode 1/3 Simpson secara manual dan metode 1/3 Simpson dalam program Surfer. Dari perhitungan yang telah dilaksanakan dengan menggunakan data batimetri dari hasil Survei Hidro-Oseanografi dan Pemetaan di Pelabuhan Khusus Batubara PT. Indominco Mandiri Bontang Kalimantan Timur, didapat perbedaan hasil perhitungan volume antara perhitungan 1/3 Simpson secara manual dan 1/3 Simpson pada program Surfer yaitu sebesar 45.386,5326 m3 (6,91%).
Koreksi Hasil Pengukuran Kedalaman Akibat Gerakan Oleng dan Angguk Wahana Apung: Correction of the Result of Depth Measurement Due to the Swing and Angk of the Floating Ride Luddy Andreas D; Eka Djunarsjah; Johar Setiyadi; Nur Riyadi
Jurnal Chart Datum Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/chartdatum.v2i1.76

Abstract

Wahana apung yang digunakan dalam kegiatan pengukuran kedalaman akan mengalami gerakan oleng dan angguk. Gerakan oleng dan angguk menyebabkan terjadinya kesalahan pada hasil pengukuran kedalaman. Untuk mendapatkan hasil pengukuran kedalaman yang benar, harus dilaksanakan koreksi terhadap hasil pengukuran kedalaman yang masih mengandung kesalahan-kesalahan akibat gerakan oleng dan angguk. Koreksi dapat dilakukan apabila sudut-sudut oleng dan angguk diketahui. Pada tugas akhir ini, akan dibuat sebuah alat yang dapat mengukur besar sudut oleng dan angguk yang terjadi pada wahana apung. Pada pelaksanaan ujicoba, diketahui bahwa alat yang telah dibuat mampu mengukur sudut oleng dan angguk maksimal sebesar 40º. Hasil pengukuran kedalaman yang mempunyai tingkat kepercayaan 95% seperti yang telah direkomendasikan dalam SP-44 IHO edisi 5 Tahun 2008 akan diperoleh apabila : terjadi gerakan oleng atau gerakan angguk saja, maka besar sudut oleng ≤15º atau besar sudut angguk ≤15º. bila gerakan oleng dan gerakan angguk terjadi bersamaan, maka sudut oleng ≤10º dan sudut angguk ≤15º atau sudut oleng ≤15º dan sudut angguk ≤10º.