Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Manajemen

ANALISIS EVALUASI IMPLEMENTASI STRATEGI PENURUNAN NON-PERFORMING LOAN (NPL) (Studi Kasus Pada Salah Satu Bank Nasional di Indonesia) Daniel Joel Immanuel Kairupan
Jurnal Manajemen Vol 6 No 1 (2016): JURNAL MANAJEMEN VOL. 6 NO. 1 JUNI 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26460/jm.v6i1.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya proses evaluasi implementasi strategi penurunan Non-Performing Loan yang telah dibuat oleh pihak perusahaan sekaligus menemukan kendala apa saja yang dapat muncul dalam proses implementasi strategi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sedangkan alat analisis menggunakan metode 7’s Mc. Kinsey. Dimana ketujuh metode tersebut digunakan untuk mengetahui strategy, structure, systems, shared values, staff, skills, dan style dari masing-masing strategi yang telah diimplementasikan. Dari hasil temuan diperoleh ada tiga faktor penyebab terjadinya NPL yaitu faktor keadaan perekonomian Indonesia, faktor debitur, dan faktor internal.Berdasarkan ketujuh alat analisis tersebut hal yang paling mempengaruhi terjadinya Non-Performing Loan adalah pada kesiapan dan kinerja karyawan tersebut. Kata kunci: Evaluasi Implementasi Strategi, Non-Performing Loan, 7’s Mc.Kinsey Methods.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KETERLIBATAN KERJA KARYAWAN DENGAN ORIENTASI BUDAYA INDIVIDU SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI Daniel Joel Immanuel Kairupan
Jurnal Manajemen Vol 7 No 2 (2017): JURNAL MANAJEMEN VOL. 7 NO. 2 DESEMBER 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26460/jm.v7i2.278

Abstract

In the process of managing human resources and to realize good organizational performance hence required adequate leadership. Because leadership is one of the most dominant factors in determining value and influencing culture within the organization. One of the existing the leadership styles is transformational leadership. This leadership believed to affect the level of employee engagement. In addition, employee job involvement in work is also influenced by the orientation of individual cultures. This researce aims to examine the effect of transformational leadership on employee engagement. It also examines the effects of power ranges, collectivism, feminism, and the avoidance of uncertainty in moderating between in the influence of transformational leadership and employee engagement. The results show that there is influence of transformational leadership towards employee job involvement. Uncertainty avoidance is so found to positively moderate the influence of transformational leadership on employee job involvement. Meanwhile the range of power, collectivism, masculinity is not proven to moderate the relationship. Keyword: transformational leadership, job involvement, power ranges, collectivism, masculinity, avoidance of uncertainty.
HUBUNGAN WORKPLACE RELATIONSHIP, CO-WORKER TRUST, JOB SATISFACTION, AFFECTIVE ORGANIZATION COMMITMENT, DAN INTENTION TO LEAVE Daniel Joel Immanuel Kairupan
Jurnal Manajemen Vol 11 No 1 (2021): JURNAL MANAJEMEN VOL. 11 NO. 1 JUNI 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26460/jm.v11i1.1756

Abstract

Sumber daya manusia atau karyawan merupakan suatu komponen yang sangat vital bagi sebuah perusahaan. Sumber daya manusia yang memiliki kualitas dan kompetensi yang unggul sangat diperlukan dalam aktivitas operasional sehari-hari. Namun permasalahan yang sering muncul dalam sebuah perusahaan adalah tingginya niat karyawan untuk keluar dari perusahaan dengan beragam alasan. Pertama, disebabkan adanya pengaruh hubungan kerja baik antara karyawan dengan atasan atau organisasi. Kedua, adanya kepercayaan yang diciptakan oleh sesama rekan kerja. Ketiga, komitmen organisasi terhadap apa yang dikerjakan. Keempat, dari tingkat kepuasan kerja karyawan. Beberapa hal diatas merupakan faktor penyebab alasan karyawan untuk pindah perusahaan. Oleh sebab itu pihak perusahaan berupaya untuk melibatkan karyawan dalam segala aktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara workplace relationship, co-worker trust, job satisfaction, affective organizational commitment dan intention to leave. Pengumpulan data penelitian dilakukan menggunakan metode survei berbasis kuesioner. Responden penelitian ini adalah 150 karyawan perusahaan swasta di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan kriteria telah melalui masa kerja minimal satu tahun dan memiliki atasan langsung yang bertanggung jawab secara langsung terhadapnya. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan SEM PLS. Hasil korelasi antar konstruk diukur dengan melihat path coefficients dan tingkat signifikansinya yang kemudian dibandingkan dengan hipotesis penelitian. Tingkat signifikansi yang dipakai dalam penelitian ini adalah sebesar 5%. Dalam proses pengolahan hasil penelitian akan menggunakan teknik analisis data dengan menggunakan software WarpPLS 5.0. Sumber daya manusia atau karyawan merupakan suatu komponen yang sangat vital bagi sebuah perusahaan. Sumber daya manusia yang memiliki kualitas dan kompetensi yang unggul sangat diperlukan dalam aktivitas operasional sehari-hari. Namun permasalahan yang sering muncul dalam sebuah perusahaan adalah tingginya niat karyawan untuk keluar dari perusahaan dengan beragam alasan. Pertama, disebabkan adanya pengaruh hubungan kerja baik antara karyawan dengan atasan atau organisasi. Kedua, adanya kepercayaan yang diciptakan oleh sesama rekan kerja. Ketiga, komitmen organisasi terhadap apa yang dikerjakan. Keempat, dari tingkat kepuasan kerja karyawan. Beberapa hal diatas merupakan faktor penyebab alasan karyawan untuk pindah perusahaan. Oleh sebab itu pihak perusahaan berupaya untuk melibatkan karyawan dalam segala aktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara workplace relationship, co-worker trust, job satisfaction, affective organizational commitment dan intention to leave. Pengumpulan data penelitian dilakukan menggunakan metode survei berbasis kuesioner. Responden penelitian ini adalah 150 karyawan perusahaan swasta di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan kriteria telah melalui masa kerja minimal satu tahun dan memiliki atasan langsung yang bertanggung jawab secara langsung terhadapnya. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan SEM PLS. Hasil korelasi antar konstruk diukur dengan melihat path coefficients dan tingkat signifikansinya yang kemudian dibandingkan dengan hipotesis penelitian. Tingkat signifikansi yang dipakai dalam penelitian ini adalah sebesar 5%. Dalam proses pengolahan hasil penelitian akan menggunakan teknik analisis data dengan menggunakan software WarpPLS 5.0. Kata kunci: Workplace relationship, job satisfaction, co-worker trust, affective organizational commitment, intention to leave.