Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN KESADARAN BUDAYA BACA TULIS AL-QUR’AN DI KALANGAN IBU-IBU PERUMAHAN GRAHA TIRTO ASRI DESA TANJUNG KECAMATAN TIRTO KABUPATEN PEKALONGAN Abdul Khobir; Nur Khasanah; Sopiah Sopiah; Muhammad Maskur Musa; Kunduri Kunduri
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.8440

Abstract

Mempelajari Al-Qur'an sangat penting bagi umat Islam di mana pun untuk menjalani kehidupan yang memuaskan. Ilmu ini adalah kunci yang membuka ilmu-ilmu keislaman lainnya. Seseorang dapat belajar lebih banyak tentang ilmu Islam, termasuk bab-babnya tentang aqidah, ibadah, moral, dan agama, melalui membaca, menulis, dan memahami Al-Qur'an saat dipelajari. Pengabdian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan kesadaran budaya baca tulis Al-Qur’an di kalangan ibu-ibu perumahan Graha Tirto Asri. Metode yang digunakan ceramah, pengajaran langsung/demonstrasi, praktik (hands-on learning) dan tanya jawab. Hasil pengabdian ini menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadikan sebuah perubahan-perubahan, perubahan langsung, seperti orang yang sebelumnya tidak tahu Al-Qur'an menjadi akrab dengannya, mereka yang sebelumnya tidak bisa membaca Al-Qur'an akhirnya bisa melakukannya, dan orang yang sebelumnya tidak tahu huruf-huruf abjad menjadi tahu, makharijul menjadi akrab dengan huruf makharijul, membantu mereka yang kesulitan membaca Al-Qur'an untuk melakukannya. Serta membantu orang-orang yang sebelumnya tidak mengetahui panjang pendeknya bacaan Al-Qur'an menjadi sadar, dan mereka membantu orang-orang yang sebelumnya tidak mengetahui bacaan wakaf (tempat untuk berhenti membaca Al-Qur'an). 'an) untuk menyadarinya. Sementara itu, untuk perubahan tidak langsung, seperti hati Ibu-ibu yang membaca al-Qur’an menjadi lebih tenang, keluarganya lebih bagus, dan bisa memberi contoh pada anak-anak dan keluarganya untuk membiasakan membaca al-Qur’an di rumah sehingga tumbuh energi positif dari dalam diri ibu-ibu yang membiasakan membaca al-Qur’an dan berpengaruh terhadap keluarganya.
Ekstrakulikuler Art Painting dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa pada Kompetensi Pembelajaran Abad 21 di Sekolah Dasar Muhammad Maskur Musa; Rahmat Kamal
Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2 (2022): DECEMBER
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1316.311 KB) | DOI: 10.56630/mes.v1i2.59

Abstract

The era of globalization has recently begun to have an impact on the lives of Indonesian people. This era of globalization is indicated by the widespread development of technology and information, which results in changes in one's life in all fields. Including changes to culture, these changes are shown by their impact on the culture of Indonesian society. Now, Indonesians prefer western culture over the original Indonesian culture, including art. The purpose of this study is to explain the role of the art painting extracurricular in increasing the creativity of high-level students in the 21st century learning competencies in elementary schools. Field research with a qualitative descriptive approach was used in this study.In this study, data was collected using several techniques, including observation, interviews, and documentation. The results of this study explain that the art painting extracurricular at Candi Areng Elementary School is attended by high-level students, namely grades 4-6. This extracurricular is held once a week on Monday at 12.00-14.00 after students carry out the learning process. The art painting extracurricular at Candi Areng Elementary School itself is in great demand by the students. The interest of these students is shown by the number of students who take part in the training. The art painting extracurricular at Candi Areng Elementary School is carried out in several steps. With the steps taken by high-level students, students are required to think more, and with students' thinking, creativity emerges in them. Creativity is a very important competency in the 21st century, because this is a competency that can make students more creative about everything they find.
Inovasi Pembelajaran Melalui Pelatihan Ecoprint Pada Tote Bag Di Kelas 6 SDN 02 Longkeyang Muhammad Maskur Musa; Miftahul Ula; Fahmiatun Ni’mah Nailia; Miftahul Mukaromah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 5 No. 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/wh6qxt98

Abstract

Ecoprint merupakan teknik pencetakan yang bahannya dari alam sebagai pewarna dan juga sebagai motif. Teknik ini bahan alaminya memanfaatkan batang tanaman, daun, akar, buah dan bunga. Tujuan pengabdian ini untuk memperkenalan kepada siswa kelas 6 SDN 02 Longkeyang tentang membuat motif pada totebag dengan menggunakan teknik ecoprint. Metode pengabdian ini dilakukan secara tatap muka langsung atau learning by doing yang terdiri dari 2 tahapan yakni pemberian tutorial dan praktek. Hasil pengabdian ini menjelaskan bahwa pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2023 bertempat di SDN 01 Longkeyang. Pelatihan ini diawali dengan mengatur posisi duduk siswa. Siswa satu dengan lainnya duduk saling berhadapan urut bersaf dan menyiapkan alat beserta bahan yang sudah dibawa. Kemudian mahasiswa kelompok 27 KKN membagikan totebag ke masing-masing siswa. Kegiatan dilanjut dengan memberikan tutorial berupa langkah-langkah pembuatanya dan setelah itu siswa kelas 6 dipersilahkan untuk memulai membuat dan mempraktikannya sendiri dengan dibantu oleh mahasiswa-mahasiswa kelompok 27 KKN. Pelatihan ini berjalan dengan lancar dan baik, hal ini tergambar dari semangat dan antusias siswa kelas 6 SDN 02 Longkeyang ketika proses pembuatan motif pada totebag dengan teknik ecoprint. Dari hasil pelatihan ini siswa bisa membuat motif pada tote bag. .
Strategies for Instilling Religious Moderation Through Traditional Games for Elementary School Children Abdul Khobir; Arkan Abdul Ghoni; Fidiyah Sari; Muhammad Maskur Musa
Edukasia Islamika : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2023): Edukasia Islamika - Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jei.v8i1.353

Abstract

The cultivation of religious moderation needs to be done considering the increasingly extreme differences, so it is necessary to form an attitude that can deal with such things. Religious moderation needs to be implemented for Madrasah Ibtidaiyah students because they are very vulnerable to deviant behavior. Educators have made efforts to instill moderation values through several strategies that have been designed. This strategy is a surefire way to provide a stimulus for religious moderation, starting from traditional, free, reflective, and transinternalization strategies. This study aims to describe the inculcation strategy regarding religious moderation and discover the implications of instilling religious moderation through traditional hopscotch games for Madrasah Ibtidaiyah children. The method used in this research is field qualitative, which involves analyzing data obtained from observations, interviews, and documentation during the study at an elementary-level educational institution, namely MI Sullam Taufiq. The results of this study indicate that the development of religious moderation owned by students through learning with the application of traditional crank games is more concrete to facilitate understanding and application of religious moderation in students.