Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Intangible Asset, Cash Holding, Dan Investment Opportunity Set Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Teknologi : The Effect of Intangible Assets, Cash Holding, and Investment Opportunity Set on Firm Value in the Technology Sector Komang Febriyana Indah Pratiwi; Lucy Sri Musmini; I Gd Nandra Hary Wiguna
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (On Progress)
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v6i2.1452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intangible asset, cash holding, dan investment opportunity set terhadap nilai perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan rata-rata harga saham perusahaan sektor teknologi pada tahun 2021-2024 yang juga diikuti oleh penurunan rata-rata nilai perusahaan pada sektor tersebut. Nilai perusahaan dalam penelitian ini diukur menggunakan Price to Book Value (PBV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari situs resmi BEI dan website masing-masing perusahaan. Populasi pada penelitian ini berjumlah 47 perusahaan, dengan 19 perusahaan terpilih sebagai sampel melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh 76 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 26. Terdapat 13 data outlier pada sampel, data tersebut dihapus dari sampel penelitian, sehingga tersisa 63 data yang akan diuji dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intangible asset tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, cash holding berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, dan Investment Opportunity Set berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan.
Analisis Penerapan Metode Activity Based Costing Dan Metode Target Costing Dalam Perhitungan Laba Perusahan Ni Luh Laksmi Dewi Ulandari; I Gede Agus Pertama Yudantara; I Gd Nandra Hary Wiguna
Vokasi : Jurnal Riset Akuntansi Vol. 15 No. 2 (2026): Vokasi: Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/vjra.v15i2.112417

Abstract

This study aims to analyze the application of Activity Based Costing (ABC) and Target Costing methods in profit calculation at PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk during the period 2019–2024. The cost calculation method currently used by the company is a conventional costing method, which has the potential to cause cost distortion because overhead costs are not allocated based on cost-driving activities. This research employs a descriptive quantitative approach using secondary data obtained from the company’s financial statements. Data analysis techniques were conducted by comparing profit calculations using the conventional method, Activity Based Costing, and Target Costing. The results of the study indicate that the Activity Based Costing method produces more accurate cost calculations because costs are allocated based on activities that consume resources. This method is able to identify activities that absorb the highest costs, thereby providing more relevant information for management in controlling operational costs. Meanwhile, the application of Target Costing shows that there are opportunities for cost efficiency through better cost control in order to achieve the targeted profit without reducing the quality of healthcare services. Therefore, the simultaneous application of Activity Based Costing and Target Costing can assist PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk in improving the accuracy of profit calculation and supporting more effective managerial decision-making.  
ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PEMBATASAN PERJALANAN DINAS PEMERINTAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN HOTEL SOVEREIGN BALI: TINJAUAN CORPORATE GOVERNANCE Luh Made Anggie Adnyaswari; I Made Pradana Adiputra; I Gd Nandra Hary Wiguna
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i1.111966

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dampak kebijakan pembatasan perjalan dinas pemerintah terhadap kinerja keuangan hotel souverign bali pdan tinjauan corparate governance. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian metode kualitatif deskritif. Berdasarkan hasil penelitian Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kebijakan pembatasan perjalanan pemerintah telah memberikan dampak signifikan terhadap kinerja pendapatan Hotel Sovereign Bali.  Dampak ini paling jelas terlihat pada penurunan kontribusi pendapatan dari segmen Grup Pemerintah dan FIT Pemerintah, yang sebelumnya merupakan salah satu sumber pendapatan utama dan relatif stabil bagi hotel.  Penurunan ini telah menyebabkan peningkatan fluktuasi pendapatan dan ketidakstabilan tingkat hunian sejak pertengahan tahun 2023. Data dari tahun 2023 dan 2024 menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan pendapatan nominal pada tahun 2024, hal ini belum mencerminkan pemulihan yang stabil. Pendapatan hotel terus bervariasi secara signifikan antar periode, yang mengindikasikan perubahan dalam struktur pendapatannya.
Pengaruh Environmental Disclosure, Struktur Kepemilikan, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus pada Emiten Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024) Ni Putu Kusuma Muliati; Putu Eka Dianita Mervilianti Dewi; I Gd Nandra Hary Wiguna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Environmental Disclosure, struktur kepemilikan, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penurunan nilai perusahaan yang tercermin dari menurunnya Price to Book Value (PBV) meskipun indeks sektor energi mengalami pertumbuhan. Dalam kerangka Agency Theory, Environmental Disclosure, Struktur Kepemilikan (Kepemilikan Institusional), dan Profitabilitas (Return on Assets) dipandang sebagai mekanisme yang dapat mengurangi konflik keagenan dan meningkatkan nilai perusahaan melalui peningkatan transparansi, efektivitas pengawasan, dan kinerja perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Populasi penelitian berjumlah 75 perusahaan, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 35 perusahaan dengan total 105 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Environmental Disclosure tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Struktur kepemilikan yang diproksikan dengan kepemilikan institusional juga tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya, profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor pada perusahaan sektor energi lebih mempertimbangkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dibandingkan pengungkapan informasi lingkungan maupun besarnya kepemilikan institusional. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu memprioritaskan peningkatan profitabilitas untuk meningkatkan nilai perusahaan, tanpa mengabaikan kualitas pengungkapan lingkungan dan tata kelola perusahaan sebagai bentuk akuntabilitas kepada para pemangku kepentingan.
Pengaruh Solvabilitas, Modal Kerja, dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Profitabilitas pada Sektor Consumer Non-Cyclicals yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024 Ni Kadek Sri Kurnia Dewi; I Putu Julianto; I Gd Nandra Hary Wiguna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11884

Abstract

Perusahaan sektor consumer non-cyclicals merupakan perusahaan yang terdaftar di BEI. Meskipun sektor consumer non-cyclicals dikenal memiliki stabilitas tinggi karena menyediakan produk kebutuhan pokok yang selalu dikonsumsi masyarakat, kinerja keuangan di perusahaan-perusahaan di sektor ini menunjukkan ketidakkonsistenan sepanjang tahun 2022 hingga 2024. Hal ini tercermin dari perbedaan signifikan antara perusahaan seperti PT Mayora Indah Tbk yang mencatat lonjakan laba bersih, dan PT Andira Agro Tbk yang justru mengalami penurunan laba secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh solvabilitas, modal kerja, dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di BEI periode 2022-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling, menghasilkan 109 perusahaan sampel dan 275 data observasi. Analisis dilakukan menggunakan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji regresi linear berganda melalui SPSS. Hasil secara parsial menunjukkan solvabilitas (DER) berpengaruh negatif dan signifikan, modal kerja (WCT) berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROE). Secara simultan, Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 52,6% variasi profitabilitas perusahaan sektor consumer non-cyclicals, sedangkan sisanya sebesar 47,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Hal ini mengindikasikan bahwa masih terdapat variabel lain yang turut berkontribusi terhadap naik turunnya profitabilitas perusahaan yang belum dikaji dalam penelitian ini.