Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KUALITAS FISIK SILASE RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN GAMAL PADA LEVEL BERBEDA A. M., Ardani; Cakra, I. G. L. O.; Trisnadewi, A. A. A. S.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 12 No 1 (2024): Vol. 12 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun gamal terhadap kualitas fisik silase rumput gajah (Pennisetum purpureum). Penelitian dilakukan di Stasiun Penelitian Sesetan, di Jalan Raya Sesetan Gang Markisa dan Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana. Penelitian ini berlangsung selama satu bulan, menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri atas empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuaan terdiri atas P1 (rumput gajah 95% + 0% tepung daun gamal + 5% molases), P2 (rumput gajah 85% + 10% tepung daun gamal + 5% molases) P3 (rumput gajah 75% + 20% tepung daun gamal + 5% molases), dan P4 (rumput gajah 65% + 30% tepung daun gamal + 5% molases). Variabel yang diamati adalah warna, bau, tekstur, keberadaan jamur, dan nilai pH silase. Data nilai pH dianalisis menggunakan sidik ragam dan data nilai kualitas fisik dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian pada variabel warna silase P1 mendapatkan nilai uji kualitas fisik tertinggi, pada variabel tekstur silase P2 mendapatkan uji kualitas fisik tertinggi, pada variabel bau silase P1 mendapatkan uji kualitas fisik tertinggi, pada variabel keberadaan jamur P3 mendapatkan uji kualitas fisik tertinggi, dan pada variabel pH silase P1, P2, P3, P4 mendapatkan nilai pH yang baik. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan tepung daun gamal pada silase belum menghasilkan kualitas fisik silase yang baik dibandingkan dengan silase tanpa penambahan tepung daun gamal, dan kualitas fisik silase tanpa penambahan tepung daun gamal mendapatkan kualitas fisik silase yang terbaik.
PENGARUH SUPLEMENTASI VITAMIN MINERAL TERHADAP KECERNAAN NUTRIEN DAN PRODUK FERMENTASI RUMEN SAPI BALI YANG DIBERI RANSUM BERBASIS RUMPUT GAJAH Puspitasari, N. M.; Partama, I. B. G.; Cakra, I. G. L. O.
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 18 No 3 (2015): Vol 18, No 3 (2015)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.751 KB) | DOI: 10.24843/MIP.2015.v18.i03.p01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi multi vitamin-mineral terhadap kecernaannutrien, produk fermentasi rumen, serta level optimal suplemen multi-vitamin yang menghasilkan sintesa proteinmikroba pada sapi bali. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan empat (4) perlakuandan lima (5) kelompok sebagai ulangan berdasarkan berat badan ternak. Sampel berjumlah 20 ekor sapi balijantan. Satu unit percobaan adalah 1 ekor sapi bali jantan yang ditempatkan secara acak dalam kandang individusesuai dengan rancangan percobaan. Keempat perlakuan tersebut adalah R0: 5 kg ransum konsentrat+rumputgajah diberikan ad libitum, R1: R0+ 0,1 % pignox dalam ransum konsentrat, R2: R0+0,2% pignox dalam ransumkonsentratserta R3: R0+0,3 % pignox dalam ransum konsentrat. Variabel yang diukur adalah konsumsi bahankering ransum dan nutrien ransum, derajat keasaman, konsentrasi N-amonia (N-NH3) cairan rumen, konsentrasiVFA, produksi gas metan, kadar allantoin urin, absorbsi purin mikroba rumen (Abs. Purin MO), sintesis proteinmikroba rumen (SPM), dan efisiensi sintesis protein mikroba rumen (eSPM). Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa suplementasi vitamin-mineral dalam konsentrat berpengaruh terhadap peningkatan sintesis proteinmikroba dan terhadap produk fermentasi, konsentrasi N-NH3 cairan rumen, konsentrasi asam propionat, sehinggasangat cocok digunakan sebagai bahan alternatif suplemen pakan dalamusaha penggemukan sapi bali.
PENGGANTIAN DAUN GAMAL (Gliricidia sepium) DENGAN KALIANDRA (Calliandra calothyrsus) DALAM RANSUM KAMBING TERHADAP KADAR UREA DARAH DAN DEPOSISI NUTRIEN Cakra, I. G. L. O.; Trisnadewi, A. A. A. S.
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 19 No 3 (2016): Vol 19, No 3 (2016)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.616 KB) | DOI: 10.24843/MIP.2016.v19.i03.p05

Abstract

Penelitian penggantian daun gamal dengan kaliandra dalam ransum kambing terhadap kadar urea darahdan deposisi nutrien telah dilakuan. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 16 ekorkambing peranakan etawah (PE) jantan berat rata-rata 18 kg. Empat perlakuan yang diberikan adalah perlakuan A(ransum terdiri dari 40% konsentrat, 30% rumput gajah dan 30% gamal), B (ransum terdiri dari 40% konsentrat,30% rumput gajah, 20% gamal dan 10% kaliandra), C (ransum terdiri dari 40% konsentrat, 30% rumput gajah, 10%gamal dan 20% kaliandra), dan D (ransum terdiri dari 40% konsentrat, 30% rumput gajah, dan 30% kaliandra).Ransum disusun dengan protein 17% dan TDN 66%. Penelitian mendapatkan kadar urea darah perlakuan A nyatapaling tinggi dibandingkan perlakuan lainnya, hal ini karena daun gamal mudah didegradasi dalam rumen sehinggamenghasilkan amonia yang tinggi dan diserap oleh darah. Kadar urea darah perlakuan D nyata paling kecil (29,3mg/dl). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan imbangan kaliandra 30% dan gamal 0% dalam ransummengandung konsentrat 40% dan rumput gajah 30 % dapat meningkatkan deposisi nutrien.