Aldi Dwi Saputra
Universitas Sebelas Maret

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan materi ajar bahasa Indonesia bermuatan kearifan lokal di SMA Negeri 1 Karanganyar Aldi Dwi Saputra; Firda Nurul Fauziah; Sarwiji Suwandi
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.21726

Abstract

Materi ajar dalam kurikulum pendidikan perlu memuat nilai-nilai kearifan lokal. Hal tersebut bertujuan agar peserta didik tidak sekadar mendapatkan kompetensi pedagogik, namun juga kompetensi afektif yang dilandasi dengan nilai-nilai luhur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan materi ajar bahasa Indonesia bermuatan kearifan lokal yang dikembangkan oleh guru SMA Negeri 1 Karanganyar. Metode penelitian ini kualitatif dengan pendekatan analisis dokumen dan studi kasus. Data dan sumber data diperoleh dari hasil analisis dokumen, observasi, serta wawancara kepada guru dan peserta didik. Uji Validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi data metode dan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan nilai-nilai kearifan lokal Hasthalaku yakni: gotong royong, grapyak semanak (ramah tamah), guyub rukun (kerukunan), lembah manah (rendah hati), ewuh pekewuh (saling menghormati), pangerten (saling menghargai), andhap asor (berbudi luhur), dan tepa slira (tenggang rasa) dalam materi ajar yang dikembangkan guru SMA Negeri 1 Karanganyar. Selain itu, pengembangan materi ajar bahasa Indonesia bermuatan kearifan lokal dapat menjadi alternatif cerdas memperkenalkan, mendalami, dan menanamkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia kepada peserta didik. Pemanfaatan materi ajar bahasa Indonesia bermuatan kearifan lokal mampu meningkatkan motivasi belajar, rasa memiliki (handarbeni), meningkatkan minat menulis, dan motivasi berprestasi peserta didik di SMA Negeri 1 Karanganyar. Integrasi kearifan lokal dalam pengembangan materi ajar Bahasa Indonesia diperlukan supaya peserta didik peserta didik tidak kehilangan jati dirinya sebagai warga negara Indonesia yang memiliki keanekaragaman suku dan budaya.
Pengaruh Komik Strip Bermuatan Kearifan Lokal Terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa SMA Aldi Dwi Saputra; Fajar Nur Annisa; Iqbal Syahrul Akbar Al Aziz; Shalman Al Farisy Lubis; Sumarwati
LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 20 No. 2 (2023): September
Publisher : Center of Language and Cultural Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30957/lingua.v20i2.750

Abstract

The Effect of Comic Setrips Containing Local Wisdom on High School Students' Poetry Writing Ability. This study aims to examine the effect of comic strip media containing local wisdom on the ability to write poetry in class X SMA students. This research is a quasi-experimental research using pretest and posttest control. The research was conducted at SMA Negeri 1 Kota Binjai involving two classes, namely the experimental class and the control class. Data was collected using a performance test to measure students' ability to write poetry of local wisdom. Data analysis using T-test technique. The results showed that the average of the experimental group reached an average value of 81.73. The result of the effect is 0.91 which is a large effect.
Analisis Kesalahan Berbahasa pada Laporan Praktik Kerja Lapangan Siswa Kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan: Kajian Morfologi Fanesia Debi; Aldi Dwi Saputra
Jurnal Ilmu Bahasa dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2026): Januari : Jurnal Ilmu Bahasa dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jibpgsd.v2i1.220

Abstract

Students of vocational high schools are required to write an internship report as a form of accountability for completing their industrial training. However, various language errors are still found in students’ PKL reports. This study aims to describe and analyze morphological errors in the PKL reports of vocational high school students majoring in Electronics Engineering. The study employed a descriptive qualitative approach using document analysis. A total of 223 PKL reports were written by all students of SMK Negeri 3 Yogyakarta in 2025. The research data consisted of 25 PKL reports from students of the Electronics Engineering major selected through purposive sampling. Data analysis was carried out through the stages of identification, classification, description, quantification, and interpretation of morphological errors, with data validity ensured through theoretical triangulation. The results show that 286 morphological errors were identified, consisting of prefix errors (96), suffix errors (52), confix errors (41), reduplication errors (28), compound word errors (34), and base-form errors (35). Prefix errors were the most dominant type, accounting for 33.6% of all errors. These findings indicate that students still experience difficulties in applying affixation rules and forming standard words in formal written language. Such errors are influenced by interference from spoken language and the technical language used in the workplace. This study highlights the importance of structured and contextual morphology instruction to improve the quality of vocational students’ PKL report writing.