Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

PENGARUH INFRASTRUKTUR EKONOMI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN SUMBA BARAT Lindu, Obrianus Yusuf; Maria Indriyani H. Tiwu; Novi Theresia Kiak
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh infrastruktur ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumba Barat. Infrastruktur ekonomi yang dimaksud dalam penelitian ini mencakup jalan, listrik, air bersih, dan komunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur listrik dan air bersih berpengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumba Barat. Sementara itu, infrastruktur jalan dan komunikasi tidak berpengaruh signifikan, meskipun secara umum mengalami peningkatan dari sisi pembangunan fisik. Penelitian ini menyarankan pentingnya perencanaan pembangunan infrastruktur yang lebih terintegrasi dengan strategi pengembangan ekonomi lokal, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan infrastruktur secara produktif.
ANALISIS DAMPAK PEMBANGUNAN PELABUHAN TOL LAUT TERHADAP AKTIVITAS EKONOMI MASYARAKAT DI PASAR BARTER WULANDONI KECAMATAN WULANDONI KABUPATEN LEMBATA Ose, Mariana; Nikson Tameno; Maria Indriyani H. Tiwu
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan pelabuhan tol laut terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di Pasar Barter Wulandoni, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata. Latar belakang penelitian didasarkan pada peran strategis pelabuhan dalam memperkuat konektivitas dan distribusi logistik di wilayah kepulauan, serta potensi dampaknya terhadap sistem ekonomi lokal berbasis barter yang telah berlangsung turun-temurun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran pelabuhan tol laut membawa perubahan signifikan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, baik dalam hal akses distribusi barang, peluang pasar, maupun pola konsumsi. Namun, perubahan tersebut juga memunculkan tantangan terhadap keberlangsungan pasar barter sebagai warisan budaya lokal. Faktor utama yang mempengaruhi perubahan ini adalah peningkatan aksesibilitas, masuknya sistem perdagangan modern, serta adaptasi masyarakat terhadap peralihan fungsi ekonomi. Respon masyarakat beragam, mulai dari antusiasme terhadap peluang ekonomi baru hingga kekhawatiran akan hilangnya nilai-nilai tradisional. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan yang mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan pelestarian ekonomi lokal agar pertumbuhan ekonomi lebih inklusif dan berkelanjutan.
PENGARUH ALOKASI DANA DESA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA KOKOWAHOR KECAMATAN KANGAE KABUPATEN SIKKA Claudia, Cindi; Maria Indriyani H. Tiwu; Aldarine Molidya3
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the influence of village fund allocation on community welfare in Kokowahor Village, Kangae District, Sikka Regency. The research employed a qualitative method with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The research informants consisted of the Acting Village Head, Village Secretary, Village Treasurer, Head of the Village Consultative Body (BPD), and the community. The findings indicate that the allocation of village funds has a positive impact on community welfare. Assistance programs such as the construction of pig pens, provision of piglets, and the development of sanitation facilities (latrines) were considered successful and provided tangible benefits. The community felt supported in improving their living standards, enhancing sanitation conditions, and gaining economic support from the livestock sector. Based on these findings, it can be concluded that the management of village fund allocation in Kokowahor Village has significantly contributed to improving community welfare through development and empowerment programs.