Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Eksplorasi Mamözi Aramba Terhadap Konsep Geometri Oslen Parulian Sijabat; Ratio Julianci Simarmata; Meani Giawa; Hardi Tambunan; Suryati Sitepu
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 2 No. 03 (2022): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Agustus 2022
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v2i03.235

Abstract

Matematika sebagai produk dari budaya, mengakibatkan matematika tidak dapat dipisahkan dengan budaya. Pembelajaran matematika berbasis budaya lebih dikenal dengan istilah etnomatematika. Pembelajaran matematika berbasis budaya akan membuat siswa lebih termotivasi untuk belajar matematika, Karena pembelajaran ini erat kaitannya dengan budaya, maka siswa akan dapat memahami setiap topik yang dibahas dengan lebih mudah, dan dapat menciptakan pembelajaran yang bermakna..Hubungan matematika dengan budaya dalam budaya alat musik tradisional dapat dijadikan sebagai sumber belajar matematika disekolah. Mamözi Aramba merupakan ansambel musik tradisional yang digunakan pada kegiatan pesta dengan memainkan seperangkat alat musik aramba, baik pesta berupa owasa atau fangowalu (pesta pernikahan) yang ada di masyarakat suku Nias. Göndra, faritia, dan aramba adalah alat musik tradisional yang digunakan di Mamözi Aramba. Penelitian yang digunakan yaitu Penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep matematika yang terdapat pada Mamözi Aramba, untuk dapat dijadikan sebagai sumber belajar terhadap pembelajaran matematika disekolah terkhusus untuk daerah pulau Nias. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh adanya konsep matematika pada Mamözi Aramba yaitu konsep geometri berupa tabung (Göndra), Lingkaran ( Faritia dan Aramba).
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Geometri Berbasis Multiple Solution Doni Berkat Tabah Hulu; Nesti Surya Astuti Zebua; Alianus Zalukhu; Herman Herman; Magdalena Susanti Telaumbanua; Hardi Tambunan; Ruth Mayasari Simanjuntak
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam memecahan masalah matematika geometri berbasis multiple solution, dan menjadikan siswa lebih kreatif dalam pemecahan masalah dengan menyelesaikan soal atau masalah lebih dari satu cara atau strategi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah kelas VIII SMP Negeri 1 Alasa Talumuzoi. Pemilihan subyek dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Dan juga melakukan wawancara. Hasil penelitian berdasarkan pemecahan masalah matematika geometri berbasis multiple solution. penyelesaian dengan kode C2 digunakan oleh semua siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Alasa Talumuzoi. Cara penyelesaian yang paling sedikit digunakan siswa adalah cara penyelesaian dengan kode C5 (Mengerjakan dengan melihat sudut) yakni 3 siswa (12%) dari 25 siswa yang mengikuti tes pemecahan masalah. Sementara itu, tidak ada yang menggunakan cara penyelesaian dengan kode C4 dan C7.
Analisis Kemampuan Kreativitas Matematis dan Pemecahan Masalah Terhadap Hasil Belajar Aspek Kognitif Siswa Pada Materi Teorema Pythagoras Di Kelas VIII SMP N 13 Medan T.A 2023/2024 Astri Mahyuni Br Malau; Hardi Tambunan; Lolyta Damora Simbolon
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan kreativitas matemtais dan pemecahan masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP Negeri 13 Medan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan instrumen tes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 13 Medan yang terdiri dari 6 kelas. Dengan menggunakan teknik cluster random sampling yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-6. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 siswa. Berdasarkan analisis data Inferensial menunjukkan bahwa ada hubungan kemampuan kreativitas matematis terhadap hasil belajar aspek kognitif siswa pada materi Teorema Pythagoras. Hubungan kemampuan kreativitas matematis terhadap hasil belajar aspek kognitif siswa pada materi Teorema Pythagoras sebesar 17%. Ada hubungan kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif siswa pada materi Teorema Pythagoras. Hubungan kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif siswa pada materi Teorema Pythagoras sebesar 17%. Ada hubungan kemampuan kreativitas matematis dan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif siswa pada materi Teorema Pythagoras. Hubungan kemampuan kreativitas matematis dan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif siswa pada materi Teorema Pythagoras sebesar 27,5%.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Dan Pemecahan Masalah Terhadap Hasil Belajar Aspek Kognitif Pada Materi Aritmatika Sosial Di Kelas VII SMP Negeri 2 Pangururan Desi Amelia Sitanggang; Hardi Tambunan; Dame Ifa Sihombing
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i5.6181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif dan seberapa besar hubungan kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif pada materi aritmatika sosial di kelas VII SMP Negeri 2 Pangururan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh kelas VII SMP Negeri 2 Pangururan. Sampel dalam penelitian terdiri dari 1 kelas (n=33). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Ada hubungan kemampuan komunikasi matematis terhadap hasil belajar aspek kognitif (2). Besar hubungan kemampuan komunikasi matematis terhadap hasil belajar aspek kognitif adalah 63% (3). Ada hubungan kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif (4). Besar hubungan kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif adalah 61% (5). Ada hubungan kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif (6). Besar hubungan kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif adalah 71%..
Eksplorasi Gajut Manik-Manik Dalam Budaya Simalungun Pada Konsep Geometri Anita Sabrina Pasaribu; Francius Sipayung; Hardi Tambunan; Ruth Mayasari Simanjuntak
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6904

Abstract

Maths is the clearest and most unambiguous of sciences. However, for most students, mathematics is one of the most feared and difficult subjects to understand due to the lack of understanding of the concepts needed. In line with the mathematical concepts needed in learning, a teacher can relate mathematical concepts to local culture. Mathematics embedded in culture is called ethnomathematics. This research explores the concept of mathematics in Gajut Manik-manik. Gajut Manik-manik is part of the bride's outfit in Simalungun tradition which serves as a place for betel nut, areca nut, gambier, lime and tobacco. This study aims to explore the various mathematical concepts found in Gajut beads. The research method used is a qualitative method with an ethnographic approach. Data collection was done through observation, interviews, documentation, and literature study. The data collection instruments used were observation sheets, interview sheets, cameras, field notes and voice recorders. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results obtained from this study indicate that there are mathematical concepts in Gajut beads, namely the concept of tube space, circle flat and kite. Thus, it can be concluded that Gajut beads can be used as a concrete mathematics learning tool in understanding mathematical concepts.
Pengaruh Metode Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Self-Efficacy dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematika Siswa SMA Berliance Zamira Zebua; Francius Sipayung; Heldon Sihombing; Yunus Laia; Hardi Tambunan
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8324

Abstract

This study aims to investigate the ability of self-efficacy and improvement of students' mathematical problem-solving ability through learning by using PBL methods. This study uses quasi experimental methods with final test control design for mathematical self-efficacy and pre-test posttest for mathematical problem-solving ability in terms of students' early math skills. The sample of this research is the students of class X in SMAS Pembda 1 Gunungsitoli and SMAS Pembda 2 Gunungsitoli in odd semester of academic year 2024/2025 as many as 96 students. The result of this researh are (1) There is an improvement of mathematical problem-solving ability of students who are treated with PBL methods is better than students who get conventional learning; (2) There is an interaction between learning method and early math ability (KAM) to improving students mathematical problem-solving ability; (3) There is an improvement of mathematical problem-solving ability in students with high KAM; (4) There is no improvement of mathematical problem-solving ability in students with low KAM; (5) self-efficacy of students who are treated with PBL methods is better than students who get conventional learning; (6) There is an interaction between learning method and early math ability (KAM) to self-efficacy of students; (7) There is different self-efficacy in students with high KAM; (8) There is no different of self-efficacy in students with low KAM.