Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervenning Dari Efek Kompetensi Terhadap Kinerja Awak Kapal PT. Multi Jaya Samudera Abbas Abbas; Irman Irman
Economics and Digital Business Review Vol. 2 No. 2 (2021): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v2i2.261

Abstract

Awak kapal adalah aset utama suatu peruahaan yang menjadi perencana dan pelaku aktif dari setiap aktivitas perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menganalisis pengaruh langsung kompetensi terhadap komitmen organisasi dan kinerja awak kapal serta pengaruh tidak langsung kompetensi terhadap kinerja awak kapal jika dimediasi oleh komitmen organisasi. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dengan metode analisis jalur dengan data yang berasal dari penyebaran kuisioner terhadap 60 responden yang datanya ditolah menggunakan software SmartPLS. Hasil penelitian menemukan bahwa komptensi berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi maupun kinerja awak kapal. Fakta empiris selanjutnya menunjukkan bahwa komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja awak kapal sehingga efek mediasinya juga menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan.
Kepemimpinan Dan Komunikasi Efektif Pada Pelayaran Kapal Mutawa 303 Rute Near Costal Voyage Abbas Abbas; Abdul Nasir Rachman; Andi Ernie Zaenab Musa
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 1 (2023): January - Juny
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i1.4895

Abstract

Pelayaran antar negara yang sangat berjarak dihitung dari pulau terluar suatu Negara. Near-coastal voyage. Kapal muntawu, kontigensi mencoba menggabungkan antara personalitas pemimpin kompleksitas situasi, efektivitas, komunikasi berpengaruh, masalah kepemimpinan sangat efektif. Berkomunikasi melakukan cara efektivitas kapal muntawa. Metode Penelitian, digunakan Deskriptif Kualitatif menjelaskan fenomena, situasi, kelompok. Lokasi, kapal muntawa. 303. Waktu penelitian sejak juni sampai dengan akhir 2023. Popuasi seluruh awak kapal Sebanyak 16 orang sekaligus sebagai sampel. Hasil dan pembahasan. kepemimpinan kapal muntawa. sangat efektif menjalankan komunikasi sesuai tugasnya pada jabatan efek yang terjadi setelah penerima pesan dari sumber seperti perubahan sikap secara cermat sesuai karakteristik komunikasi keadaan dilingkungan berbicara secara efektif. Kesimpulan, kepemimpinan kapal muntawu sangat efektif berkomunikasi sesuai rute, lingkungan pelayaran kapal muntawu. 303. Kata Kunci: kepemimpinan, efektifitas, komunikasi.
Transformasi Mindset Kerja Individual ke Collaborative Maritime Culture pada SDM Pelabuhan Makassar New Port Abbas Abbas
Journal of Career Development Vol 3, No 2 (2025): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v3i2.213

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi pola pikir kerja individual menuju budaya kerja kolaboratif (collaborative maritime culture) pada sumber daya manusia di lingkungan Makassar New Port. Lingkungan pelabuhan modern menuntut koordinasi lintas divisi, komunikasi efektif, serta kesadaran kolektif terhadap keselamatan dan produktivitas kerja. Namun, masih ditemukan kecenderungan pola kerja sektoral dan kurangnya integrasi antarunit. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa pelatihan interaktif, diskusi kelompok terfokus, simulasi kerja tim, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan persepsi dan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tentang pentingnya kolaborasi tim, komunikasi efektif, dan kepercayaan antarpegawai. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap terhadap pentingnya koordinasi dalam mendukung efisiensi operasional pelabuhan. Transformasi mindset ini menjadi fondasi dalam membangun budaya kerja maritim yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada keselamatan serta produktivitas. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat budaya kerja kolaboratif di lingkungan pelabuhan modern.Kata Kunci: budaya kerja kolaboratif, collaborative maritime culture, etos kerja, pelabuhan, Makassar New Port, kerja tim