Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMBINAAN PEMBUATAN PAKAN SEMI SELF-MIXING PADA AYAM PETELUR DI KABUPATEN BOJONEGORO Khoirul Huda; Hamzah Nata Siswara; Teguh Dwi Putra
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Volume 4, No 1 Maret 2023
Publisher : LP3M STKIP MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1068

Abstract

Peternakan ayam petelur di kabupaten Bojonegoro termasuk salah satu komoditas yang saat ini di perhatikan oleh pemerintah bojonegoro. Salah satu permasalahan dalam pengembangan usaha peternakan ayam petelur adalah manajemen pakan, karena pakan merupakan pengeluaran terbanyak dalam usaha ayam petelur. Program pengabdian bertujuan untuk mendampingi masyarakat dalam pembuatan pakan mandiri/semi self-mixing agar dapat menekan harga pakan yang harganya semakin naik. Metode yang digunakan adalah: pelatihan, praktek dan demonstrasi paket pakan, pendampingan dan pembinaan yang dilakukan secara partisipatif. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan anggota peternakan ayam petelur setelah mengikuti pelatihan dan demonstrasi pembuatan pakan semi self-mixing. Pelaksanaan pengabdian di dukung dengan pemeberian bantuan bahan baku pembuatan pakan semi self-mixing dari dinas peternakan dan perikanan kabupaten bojonegoro. Kegiatan penyuluhan berjalan lancar dan terlaksana dengan baik. Dari hasil evaluasi para peserta sebanyak 80,5% terlihat mulai memahami terkait pembuatan pakan ayam petelur secara mandiri
EFFECT OF PROBIOTIC ADMINISTRATION Bacillus subtilis BN Strain ON QUALITY OF CHICKEN EGGS Khoirul Huda; Hamzah Nata Siswara; Lia Nur Aini
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 3 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v3i1.831

Abstract

This reseacrh aims to find out the effect of probiotic administration of Bacillus subtilis BN Strain on shell thickness, white index and chicken yolk index. This research used 38-week-old layer laying hens as many as 24 heads, randomized into four treatments with eight replays. Treatment consists of P0 without the addition of probiotics, P1 with the addition of Bacillus subtilis BN Strain as many as 0.005 grams / kg of feed, P2 with the addition of Bacillus subtilis BN Strain as many as 0.01 grams / kg of feed and P3 with the addition of Bacillus subtilis BN Strain as many as 0.02 grams / kg of feed. Based on the analysis of statistical data, the Analysis Of Variance (ANOVA) test showed no noticeable difference (p>0.05) to the thickness of the shell, white index or egg yolk index. The results showed that the addition of probiotic Bacillus subtilis BN Strain as many as 0.005 grams/kg of feed, 0.01 grams/kg of feed and 0.02 kg/kg of feed had no noticeable effect on the increase in egg shell thickness, egg white index and egg yolk index.
Evaluasi Kualitas Fisikokimia dan Organoleptik Abon Daging Kelinci Lokal Hamzah Nata Siswara; Aditya Eka Saputra; Khoirul Huda; Lia Nur Aini; Teguh Dwi Putra
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 6 No. 2 (2023): August
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v6i2.35

Abstract

Konsumsi daging kelinci belum begitu populer di kalangan masyarakat Indonesia, padahal nilai nutrisi dan sifat fungsionalnya sangat baik. Oleh karena itu, perlu diversifikasi olahan daging kelinci untuk mempopulerkan konsumsi daging kelinci. Melalui olahan abon yang sudah sejak lama menjadi makanan olahan yang lazim dikonsumsi masyarakat, abon daging kelinci dapat menjadi potensi pengembangan konsumsi daging kelinci lokal. Penelitian ini bertujuan melakukan evaluasi sifat fisikokimia dan organoleptik abon daging kelinci lokal. Penelitian dilakukan dengan memberikan perlakuan kombinasi daging kelinci dengan daging ayam broiler dalam pembuatan abon. Kemudian dilakukan pengukuran sifat fisikokimia dan organoleptik pada abon. Hasil menunjukkan bahwa abon daging kelinci 100% memiliki kadar air terendah dibanding perlakuan yang lain. Hasil uji hedonik hanya menunjukkan atribut warna yang memiliki perbedaan nyata, sedangkan pada uji mutu hedonik hanya atribut warna dan rasa yang berbeda nyata. Hal ini membuktikan bahwa abon daging kelinci memiliki potensi yang baik sebagai pangan olahan baru ditinjau dari kadar air yang sesuai SNI. Namun dari segi uji hedonik dan mutu hedonik, warna abon daging ayam memiliki nilai tertingi, sedangkan hasil uji mutu hedonik rasa abon kombinasi ayam dan kelinci 1:1 memiliki nilai tertinggi.
STUDI IN VITRO EKSTRAK DAUN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum) DAN DAUN BINAHONG HIJAU (Anredera cordifolia steenis) SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI UNTUK MYIASIS PADA RUMINANSIA Teguh Dwi Putra; Nur Taufiq; Hamzah Nata Siswara; Lia Nur Aini; Khoirul Huda
Wahana Peternakan Vol. 6 No. 3 (2022): Wahana Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v6i3.608

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of the combination of tobacco leaf extract (Nicotiana tabacum) and green binahong leaf (Anredera cordifolia steenis) against myiasis. The study used the in vitro method for testing, while the leaf extract was obtained using the immersion method. This research was conducted using a completely randomized design (CRD) with a one-way pattern (One Way ANNOVA) with 6 treatments and 4 replications. The test uses fresh beef samples that have been rotten for 6 days at room temperature. The fresh weight of each meat sample was 100 grams. The treatments were P0 (control: only water), P1 (100% tobacco), P2 (100% green binahong), P3 (50% tobacco: 50% green binahong), P4 (70% tobacco: 30 green binahong) and P5 (30% tobacco: 70% green binahong). The results observed in the study included the time (seconds) required for larvae to come out of the meat after spraying on each treatment, the death of myiasis larvae at 5, 10, 15, and 25 minutes. The results showed that treatment P4 got the best results. compared with other treatments with a significant difference at the level of p <0.05. Key words: Tobacco leaves, Binahong leaves, Myiasis, Animal health.
EVALUASI PENERAPAN TINGKATAN BIOSEKURITI PADA PETERNAKAN AYAM PETELUR DI KABUPATEN BOJONEGORO JAWA TIMUR Lia Nur Aini; Khoirul Huda; Hamzah Nata Siswara; Teguh Dwi Putra; Fajar Zeti Oktavia
Wahana Peternakan Vol. 6 No. 3 (2022): Wahana Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v6i3.633

Abstract

This research method is using observation and survey with a quitionnaire to collect data. It is intended to get an overview of the farmer answer. Quitionnaire model using lingkert scale by category. The category is ‘accordance’ (skore:2), ‘adequat’ (skore:1), and ‘not accordance’ (skore:0). Characteristic of farmer based on data is gender, age, last education, production time, number of bird, phase of bird, ownership, and breeding production. Evaluate of biosecurity levels are conseptual biosecurity, structural biosecurity, and operational biosecurity as fixed variable as according to shane’s opinion (2005). The conclusion of this research is average of the percentage of farmers carrying out biosecurity activities is adequate in the conceptual biosecurity  of 76%, structural biosecurity 66% and operational biosecurity 66%. Keywords: Laying hens, Biosecurity, Livestock