Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Combustion and Emission Characteristics of CNG-Diesel Dual Fuel Engine with Variation of Air Fuel Ratio Dori Yuvenda; Bambang Sudarmanta; Jamaludin Jamaludin; Oki Muraza; Randi Purnama Putra; Remon Lapisa; Krismadinata Krismadinata; Rahadian Zainul; Asnil Asnil; Muji Setiyo; Sri Rizki Putri Primandari
Automotive Experiences Vol. 5 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ae.7807

Abstract

Compressed natural gas (CNG) is a popular alternative fuel because of its more environmentally friendly properties than fossil fuels , including applications in diesel engines. However, supplying too much compressed natural gas fuel causes poor engine performance and emissions due to a decrease in the air-fuel ratio on the dual-fuel engine. The addition of air using electric superchargers was done to return the air-fuel ratio to ideal conditions. Lambda value (λ) was variation under low load (1.52 to 2.71), medium load (1.18 to 2.17), and high load (0.94 to 2.17) on a CNG-diesel dual fuel engine. The addition of pure air in each load can increase combustion stability in certain lambda, which was indicated by an increase in thermal efficiency, heat release rate, and a decrease in ignition delay, combustion duration, hydrocarbon, and carbon monoxide emissions.
Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah: Tantangan dan Hambatan Menuju Kemandirian Daerah Yoga Maulana; Asnil Asnil; Aldri Frinaldi
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1876

Abstract

Artikel ini membahas tentang pendapatan asli daerah (PAD) dalam tantangan dan strategi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan PAD agar kemandirian fiskal daerah dapat dicapai. Meskipun desentralisasi memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengelola keuangannya sendiri, kenyataannya tidak banyak daerah yang memiliki kategori mandiri secara fiskal dalam melaksanakan roda pemerintahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan untuk mengeksplorasi hambatan internal dan eksternal terhadap optimalisasi PAD, termasuk keterbatasan SDM, infrastruktur, tingkat kepatuhan wajib pajak, dan ketergantungan pada struktur ekonomi tertentu. Studi ini juga merumuskan strategi seperti penguatan tata kelola fiskal, diversifikasi potensi ekonomi lokal, peningkatan layanan publik, perbaikan infrastruktur, dan kebijakan investasi yang inklusif. Temuan menunjukkan bahwa pertumbuhan PAD yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada efisiensi administratif, tetapi juga membutuhkan perencanaan yang terintegrasi, tata kelola digital, dan partisipasi publik. Dengan demikian, PAD harus diposisikan tidak semata sebagai sumber penerimaan, melainkan sebagai instrumen strategis dalam pembangunan daerah yang inklusif dan mandiri.