Lutfi Rachman
Institut Agama Islam Darullughah Wadda'wah Pasuruan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HAK SUAMI DALAM MEMPERLAKUKAN ISTRI YANG NUSYUZ Hazarul Aswat; Lutfi Rachman
al-Rasá¿‘kh: Jurnal Hukum Islam Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/rasikh.v10i2.649

Abstract

ABSTRAK Nusyuz merupakan perbuatan yang melanggar hukum dalam agama Islam, hal tersebut terkadang berkenaan dengan seorang istri, yang mana di dalamnya melanggengkan hak-hak seorang suami dan mengenyampingkan keharusannya sebagai seorang istri. Hal tersebut tercermin dari adanya beberapa hak suami yang diabaikan oleh seorang istri, disebut dengan perbuatan nusyuz yang melanggar batasan-batasan yang jelas dalam agama Islam. Seorang perempuan memiliki ruang tersendiri dan juga memilki batasan-batasan ketika ia memiliki seorang suami, di sinalah nilai penting yang tergambar dalam ajaran Islam. Pembahasan ini dapat fahami, bahwa dalam ajaran Islam ada batasan dan kewenangan seorang suami dalam memperlakukan seorang istri yang melakukan perbuatan nusyuz, karena dalam pembahasan perbuatan nusyuz. Seorang istri seringkali melanggar asas dasar atau prinsip dasar dalam kewenangan sebagai seorang istri terhadap suaminya. Prinsip aturan Islam bagi suami istri, tujuan adalah memberikan ketentraman dan kebagagiaan agar tidak melakukan perbuatan nusyuz, baik dari segi pelangaran hingga tidak menjadi pemicu timbulnya kekerasan dalam rumah tangga. Hukum yang gunakan di dalamnya adalah hukum Islam, persoalan perbuatan nusyuz yang sering terjadi terhadap kaum perempuan, dapat menjadi salah satu sebab adanya tindak kekerasan kekerasan dalam rumah tangga. Oleh sebab itu ajaran Islam mewanti-wanti setiap seorang istri yang memilikli seorang suami kiranya dapat memahami pedoman-pedoman agama Islam dalam menjalani hidup berumah tangga agar menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rahma di dunia kelak kekal, abadi menuj akhirat dengan ridho Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW. Kata Kunci: Hak Suami Terhadap Istri yang Nusyuz
Implementasi Pendidikan Soft Skills dalam Membentuk Moralitas Siswa di Madrasah Aliyah Negeri Bangkalan Husairi Husairi; Lutfi Rachman
Al-Jadwa: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2021): Al-Jadwa: Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1340.751 KB)

Abstract

ABSTRACT The education is called as student character development process so that students have the knowledge (cognitive), attitudes (affective) and skills (psychomotor) for the provision of living the midst of society. This process involves improvement the intellectual, personal and social skills are balanced between hard skills and soft skills that are not only useful for himself (intrapersonal skills) but also beneficial to the existence of society (interpersonal skills). Soft skills are a core part of non-technical competencies that are specifically able to refer to personality characteristics. These competencies are seen in a person's behavior, starting when interacting with the social environment, language skills, personal habits, to important traits aimed at supporting optimistic behavior in all fields. The characteristics of the educational model of soft skills in forming morality of students in Madrasah Aliyah Negeri Bangkalan that is using a model of "integration" model is an intermingling between hard skills and soft skills and connects all general subjects by incorporating values of Islam so that it becomes unified whole. Implementation of educational soft skills in order to form the morality of students by means of: 1) Planting moral values through learning integtatif, 2) Cooperate with the unit institutions Madrasah Aliyah Negeri Bangkalan, 3) To collaborate with parents, 4) Through practice approach and methods of demonstration, 5) approach through habituation, 6) Planting moral values through counseling, 7) Planting of moral values through obedience approach, 8) Planting moral values with religious extracurricular activities. Implications of soft skills in forming moral of students in Madrasah Aliyah Negeri Bangkalan, among others: (1) Form of Spiritual (faith and devotion to Allah) indicators: (a) Implement Duha prayer at recess and familiarize prayer duhur congregation (b) Students should shake hands when meet with teachers, especially in the time to come to school and when the school or at the time outside of school (c) civilize a greeting, greet and smile when dealing with others both in the classroom and outside the classroom. (2) The form of integrity/honesty and (3) The form of discipline and self-awareness. Keywords: Soft Skills Education, Student Morality