Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Manajemen Pembelajaran di Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Al-Imam Kuningan: Penelitian Muhammad Zainal Akromin; Ade Yuliyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v1i4.7030

Abstract

Manajemen pembelajaran adalah segenap proses usaha bersama untuk memperlancar pencapaian tujuan pengajaran dengan titik berat pada usaha meningkatkan kualitas interaksi belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran di Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Al-Imam Kuningan, mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi penilaian hasil pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang di peroleh di analisis dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  serta melakukan uji keabsahan data dengan triangulasi teknik. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa, perencanaan pembelajaran, sesuai dengan kurikulum yang  telah disusun memilih teknik pembelajaran dan media pembelajaran. Dalam pelaksanaannya, guru mampu memberikan kegiatan pembuka, inti, dan penutup. Evaluasi pembelajaran memfokuskan pada evaluasi afektif, evaluasi kognitif dan evaluasi psikomotorik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Al-Imam Kuningan mengadakan proses manajemen pembelajaran terkait perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penilaian hasil belajar, sebagai bentuk upaya Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Al-Imam Kuningan.
Implementation of Deep Learning in Religious Education Learning For The Internalization of Religious Values and The Formation of Religious Behavior Ade Yuliyanti; Alfiah Khoerunnisa
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 9 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v9i1.9485

Abstract

This study aims to analyze the implementation of deep learning-based Islamic Religious Education (PAI) learning and the internalization of religious values and religious behavior in students. This study used a mixed methods approach with a sequential explanatory design, namely the collection and analysis of quantitative data followed by qualitative data to strengthen and explain the research findings. Quantitative data were obtained through closed-ended questionnaires, while qualitative data were collected through open-ended questionnaires that explored the experiences, meanings, and changes experienced by students. The results show that deep learning-based PAI learning provides a memorable, enjoyable, and meaningful learning experience for students. The implementation of the deep learning approach to PAI learning is categorized as good, although the variety of learning methods is still categorized as needing improvement. These results indicate that the internalization of religious values has fostered an understanding of the practice of Islamic teachings in everyday life. PAI learning implementing a deep learning approach is effective in internalizing religious values and holistically shaping students' religious attitudes through active, contextual, reflective, and transformative learning.
Implementasi Pembelajaran Mendalam dalam Pembentukan Karakter Spiritual Peserta Didik di Sekolah Mela Maylani; Ade Yuliyanti; O.Rahmat Hidayat
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.593

Abstract

Fenomena krisis karakter spiritual yang ditandai meningkatnya perilaku menyimpang dan menurunnya kepatuhan terhadap nilai agama menjadi tantangan serius dalam pendidikan. Karakter spiritual mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan sehingga pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) perlu bersifat transformatif. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran PAI di SMAN 1 Kuningan; (2) mengetahui dampaknya terhadap pembentukan karakter spiritual peserta didik; dan (3) mengidentifikasi nilai-nilai karakter spiritual yang diinternalisasikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap delapan informan yang terdiri atas guru PAI, peserta didik, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendekatan deep learning diterapkan melalui meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning dengan mengaitkan materi pada kehidupan siswa, menggunakan media variatif, serta menciptakan pembelajaran yang aktif dan reflektif; (2) pendekatan ini meningkatkan kesadaran beribadah, kejujuran, tanggung jawab, dan empati sosial melalui proses refleksi; serta (3) nilai karakter spiritual yang diinternalisasikan meliputi ketaatan beribadah, akhlak terpuji, dan tanggung jawab sosial melalui pembiasaan, keteladanan guru, dan pengalaman belajar yang bermakna.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Menangani Bullying di SMP Negeri 1 Darma Listi Listiawati; Ade Yuliyanti
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.594

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya kasus kekerasan atau bullying yang terjadi dilingkungan sekolah dan permasalahan perilaku bullying siswa yang terjadi di SMP Negeri 1 Darma. Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui kasus bullying di SMP Negeri 1 Darma, 2) peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani bullying dan 3) bentuk tindakan yang dilakukan guru PAI dalam menangani bullying di SMP Negeri 1 Darma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, subjek dari penelitian ini adalah guru PAI dan siswa di SMP Negeri 1 Darma. Kemudian pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Kasus bullying di SMP Negeri 1 Darma dibagi dalam berbagai bentuk : bullying verbal seperti mengolok-olok nama orang tua dan body shaming, bullying fisik seperti mencubit, mendorong, dan berkelahi bullying sosial berupa pengucilan, penyebaran gosip, tawuran dan pemalakan hingga cyber bullying melalui media digtal seperti penyebaran foto tanpa izin yang kemudian di edit menjadi foto tak senonoh. 2) Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani kasus bullying di SMP Negeri 1 Darma memiliki peran penting dalam menangani kasus bullying, terutama melalui pendekatan pembinaan akhlak dan penanaman nilai-nilai agama. 3) Bentuk tindakan yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani bullying di SMP Negeri 1 Darma memiliki berbagai bentuk tindakan yang komprehensif, tindakan ini mencakup pendekatan individu melalui nasihat dan teguran personal yang mengedukasi korban dan pelaku, pembinaan spiritual berkelanjutan untuk menanamkan nilai-nilai anti-bullying dalam karakter siswa, pemberian hukuman yang tegas namun mendidik, pemberian surat peringatan ke 1 sampai ke 3 serta kolaborasi aktif dengan semua pihak.
Pengaruh Model Reciprocal Learning terhadap Kemandirian Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fiqih di MAN 1 Kuningan Shyfa Fauziah; Ade Yuliyanti
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.595

Abstract

Konsep merdeka belajar pada kurikulum merdeka mendorong siswa untuk belajar secara mandiri dan meningkatkan kemandirian belajar. Berdasarkan studi Programme for Internasional Student Assessment (PISA) tahun 2018, kemandirian belajar siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Rendahnya kemandirian belajar siswa ini dipengaruhi oleh metode konvensional yang masih banyak digunakan meskipun sudah banyak sekolah yang menerapkan kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara model Reciprocal Learning terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran fiqih di MAN 1 Kuningan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen, dengan bentuk eksperimen berupa Pretest-Posttest Control Group Design dengan memilih dua kelompok secara random yaitu kelas kontrol adalah kelas XI. F dan kelas eksperimen adalah kelas XI. C. Pada hasil penelitian uji hipotesis akhir uji t, diperoleh t hitung lebih besar dari t tabel, yaitu t hitung > t tabel atau 11,713 > 1,679. Dimana model Reciprocal Learning dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa sebesar 26,12% dengan kategori tinggi daripada kelas kontrol yang hanya mendapatkan peningkatan sebesar 4,30% dengan kategori sedang. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model reciprocal Learning terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di MAN 1 Kuningan.