Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Melatih Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun melalui Gerakan Tari Manasai Saudah Saudah; Sri Hidayati; Rabiatul Qodariyah
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol 6 (2022): The 6th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Morotik kasar merupakan salah satu aspek perkembangan yang dapat distimulasi melalui latihan gerakan yang dimulai dari gerak dasar hingga kompleks. Banyak strategi yang dapat digunakan oleh guru salah satunya melalui gerakan tari manasai. Selain, dapat melatih motorik kasar, tari manasai juga dapat dijadikan sebagai bagian dalam mengenalkan keragaman budaya, karena sejatinya guru perlu mengenalkan keragaman budaya daerah sejak usia dini. Gerakan tari manasai salah satu tarian daerah kalimantan tengah yang melambangkan kegembiraan dan kebersamaan. Gerakan tari manasai dapat melatih kelenturan dan koordinasi antara mata, kaki, tangan dan kepala. Tujuan penelitian mendiskripsikan tentang melatih motorik kasar anak usia 4-5 tahun melalui gerakan tari manasai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data 1 orang guru dan anak usia 5-6 Tahun. Teknik pengumpulan data meliputi, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa gerakan tari manasai dapat digunakan untuk melatih keterampilan motorik kasar anak usia 5-6. Pola gerakan tari manasai dilakukan berselang-seling dalam satu lingkaran, dimulai dengan menghadap ke dalam lingkaran, berputar ke arah kanan sambil melakukan gerak maju bergerak berlawanan arah jarum jam, menghadap ke arah luar lingkaran, berputar ke arah kiri dan bergerak maju. Terdapat tiga ragam gerakan utama dalam tari manasai. Pertama, lemu lembai atau lemah lembut untuk melatih kelenturan, keseimbangan dan kelincahan, pada saat mengayunkan selendang. Kedua, tambalik baju atau gerakan berlawanan untuk melatih koordinasi mata, kaki, tangan dan kepala pada saat melakukan gerakan memutar yang berlawanan arah jarum jam. Ketiga, saluang murik yaitu gerakan maju mundur yang digerakan dengan cepat untuk melatih keterampilan anak menggunakan tangan dan kaki
Integrasi Permainan Modern, Tradisional Dan Islami Menggunakan “Spinning Sebumbun” Bagi Anak Usia Dini Neela Afifah; Saudah Saudah; Sri Hidayati; Nur Aida; Liza Satiah; Baronisa Diana Putri
MANGENTE: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2024): PENINGKATAN PEMBELAJARAN, ECO-LITERACY, DAN PENYULUHAN KESEHATAN GIZI
Publisher : UIN ABDUL MUTHALIB SANGADJI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang yang menerapkan strategi atau metode bermain sambil belajar, karena dunia anak adalah dunia bermain. Pada saat pembelajaran sangat tepat jika menggunakan sebuah media permainan, karena media dapat menjadi faktor pendorong bagi peserta didik. Spinning sebumbun adalah salah satu media yang dapat meningkatkan aspek perkembangan pada anak, dengan media ini akan meningkatkan semangat serta motivasi belajar pada anak. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan serta inovasi kepada guru TK Al-Firdaus Palangka Raya. Hasil pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan lancar yang mana anak sudah mampu untuk mengikuti aturan main yang telah ditentukan sebelum permainan dilaksanakan, serta antusias anak pada saat praktek permainan pada media Spinning Sebumbun sangat baik, harapanya pada pembelajaran dengan media permainan Spinning Sebumbun ini dapat diterapkan pada sekolah-sekolah yang lain pada saat pembelajaran berlangsung.Kata kunci: Pembelajaran, Media Permainan Spinning Sebumbun, Anak Usia Dini