Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pemuda Sadar Pemilu di Kabupaten Buton Selatan Mahyudin Mahyudin; L.M. Azhar Sa’ban; Rendi Priono; Rahmat Ramadhan; Anton Anton
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/japamul.v2i3.362

Abstract

Pemuda merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki tugas untuk melanjutkan cita-cita dan perjuangan bangsa, terutama untuk terus membangun negara yang lebih maju dan bermartabat sehingga akan selalu dihargai oleh semua pihak. Pentingnya peran pemuda dalam sebuah negara menjadikan pemuda sebagai agen perubahan sosial dalam segala bidang yang memainkan peranan penting dan signifikan bagi kemajuan sebuah negara. Pemuda sebagai agen perubahan harus dapat mengendalikan proses transisi demokrasi menuju arah yang lebih baik yaitu dapat mengawal terlaksananya proses politik secara adil. Untuk mengawal proses politik tersebut pemuda dapat berpartisipasi baik sebagai penyelenggara, peserta kegiatan maupun pengawas jalannya proses politik. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan motivasi dan dukungan kepada pemuda-pemudi di Buton Selatan untuk lebih aktif dan partisipatif dalam proses politik, khususnya dalam pelaksanaan Pemilu. Kegiatan PKM berupa sosialisasi pendidikan politik untuk pemuda di Buton Selatan dalam menghadapi pemilu serentak tahun 2024. Hasil dan manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan sosialisasi ini ialah mampu memupuk kesadaran awal pemuda-pemudi untuk mulai aktif dalam proses politik seperti menggunakan hak suaranya, menjadi pengawas ketika Pemilu dilangsungkan serta mampu memberikan motivasi bagi pemuda-pemudi untuk terjun langsung sebagai Tim Sukses dalam mendukung calon pasangan yang memiliki visi-misi sesuai dengan pandangan mereka.
Partisipasi Warga Berbasis Digital Micro-Deliberation melalui WhatsApp Community untuk Keputusan Layanan Publik Desa Sry Mayunita; Wa Nur Fida; Maria Ulfa; Mahyudin Mahyudin; Muh. Angga Saputra; Farel Gustyar Wally
Lebah Vol. 19 No. 6 (2026): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital pemerintahan desa menuntut adanya sistem pelayanan publik yang lebih partisipatif, responsif, dan inklusif. Namun, partisipasi warga dalam pengambilan keputusan layanan publik desa masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan forum musyawarah konvensional, rendahnya dokumentasi aspirasi masyarakat, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital sebagai ruang komunikasi publik desa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan membangun sistem partisipasi warga berbasis digital micro-deliberation melalui WhatsApp Community untuk mendukung pengambilan keputusan layanan publik desa yang lebih responsif dan berbasis kebutuhan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui tahapan koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, analisis kebutuhan, pembentukan WhatsApp Community resmi desa, pelatihan pengelolaan komunitas digital, pendampingan forum deliberasi digital, serta evaluasi partisipatif. Program dilaksanakan di Desa Karae, Kecamatan Sioumpu, Kabupaten Buton Selatan dengan melibatkan aparatur desa, BPD, PKK, karang taruna, tokoh masyarakat, dan warga desa sebagai peserta utama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan WhatsApp Community mampu meningkatkan kualitas komunikasi pemerintah desa dengan masyarakat, mempercepat respons pelayanan publik, memperkuat dokumentasi aspirasi warga, serta meningkatkan keterlibatan kelompok perempuan, pemuda, dan masyarakat marginal dalam proses pengambilan keputusan desa. Selain itu, kapasitas aparatur desa dalam moderasi komunitas digital dan pengelolaan aspirasi publik juga mengalami peningkatan. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa WhatsApp Community berpotensi menjadi model transformasi digital pelayanan publik desa yang murah, adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa berbasis kolaborasi digital.