Jaeni Jaeni
Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Teknik Alienasi dalam Pertunjukan “Setan Dalam Bahaya” di ISBI Bandung Reza Julianto; Jaeni Jaeni; Monita Precillia; Husin Husin
Creativity And Research Theatre Journal Vol 4, No 2 (2022): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v4i2.3219

Abstract

Alienasi adalah usaha untuk menggambarkan sebuah peristiwa ke dalam bentuk baru yang bertujuan untuk mencegah penonton menjadi katarsis. Alienasi merupakan salah satu teknik atau metode dalam mazhab teater yang diusung oleh Bertolt Brecht. Alienasi sendiri merupakan transisi dari menjadi ke tidak menjadi. Hal ini dilakukan oleh aktor-aktor yang memainkan naskah “setan dalam bahaya” dalam pertunjukan Tugas Akhir ISBI Bandung tahun 2022. Alienasi sangat terlihat oleh aktor yang memainkan peran sebagai Setan dan Alienasi sangat terlihat ketika tokoh dalam naskah “Setan Dalam Bahaya” interaksi dengan penonton dan antar tokoh itu berbeda. Efek keterasingan bekerja untuk menciptakan ruang kosong di antara penonton dengan tontonannya. Efek keterasingan tidak hanya ditunjukkan dalam keaktoran saja, tetapi keseluruhan pertunjukan, setting, ruang dan lighting menggambarkan keterasingan.  Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses alienasi antar tokoh dan interaksi antara tokoh dengan penonton itu terjadi. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancarara kepada aktor dan sutradara
STRATEGI PEMBELAJARAN TARI KREASI “NYI RANTANG” PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TARI DI SMP NEGERI 2 CILAKU, CIANJUR Neni Sumiati; jaeni jaeni; Yahfenel Evi Fussalam
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 5, No 2 (2026): April-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/botinglangi.v5i2.84105

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi pembelajaran dalam kegiatan ekstrakurikuler seni tari, terutama pada pembelajaran Tari Kreasi Nyi Rantang di SMP Negeri 2 Cilaku Cianjur. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran yang digunakan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran, serta mengetahui upaya yang dilakukan pembina untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan sifatnya variatif, terdiri dari demonstrasi, latihan berulang (drill), pembelajaran kelompok, apresiasi, eksplorasi, serta pendekatan kontekstual. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan keterampilan menari, kerja sama, dan pemahaman siswa mengenai makna filosofis tari. Adapun kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan siswa, kurangnya kepercayaan diri, keterbatasan waktu, serta kurangnya konsentrasi saat latihan. Upaya yang dilakukan oleh pembina untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan memberikan bimbingan individu, pengulangan materi secara bertahap, pemberian motivasi, dan penciptaan suasana belajar yang menyenangkan. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran seni tari yang berbasis pada pelestarian budaya lokal.
ANALISIS STRUKTUR TARI PANGGUGAH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TARI DASAR SISWA DI SANGGAR GETAR PAKUAN BOGOR Shafira Rhamadhan; Jaeni Jaeni; Yahfenel Evi Fussalam
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 5, No 2 (2026): April-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/botinglangi.v5i2.84110

Abstract

Seni tari merupakan salah satu warisan budaya yang terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Perkembangan tersebut dapat dilihat dari munculnya berbagai inovasi dalam bentuk, struktur gerak, maupun metode pembelajaran tari. Salah satunya adalah analisis stuktur tari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Tari Panggugah sebagai materi pembelajaran tari dasar di Sanggar Getar Pakuan Bogor. Tari Panggugah merupakan karya Zenzen Djuansyah yang diciptakan dengan tujuan menggugah siswa sanggar dan masyarakat untuk mencintai seni budaya, khususnya seni tari. Tari ini mengambil sumber inspirasi dari tari Oray Welang dan Keser Bojong yang merupakan bentukan awal tari Jaipongan di Padepokan Jugala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis melalui teknik studi pustaka, studi lapangan, dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur Tari Panggugah terdiri dari empat konstruksi gerak, yaitu bukaan, pencugan, nibakeun, dan mincid yang membentuk kesatuan dalam unsur koreografi, iringan tari, dan busana. Struktur gerak tersebut menjadikan Tari Panggugah sebagai materi pembelajaran dasar yang memudahkan siswa dalam memahami teknik dasar tari Jaipongan.