Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

KOLABORASI MUSIK ROCK DAN ALAT MUSIK POLOPALO DALAM KARYA “THE PHYSICAL COMPATE” (SEBUAH EKPLORASI MUSIK) Febriyando, Febriyando
Jurnal Warna Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.347 KB)

Abstract

Polopalo adalah alat musik yang berasal dari Provinsi Gorontalo yang bahan dasarnya terbuat dari bambu dan bentuknya menyerupai garputala raksasa, pada jaman dahulu dimainkan oleh rakyat Gorontalo, dan polopalo tersebut dimainkan pada waktu-waktu tertentu, seperti saat panen raya atau waktu bulan purnama. Pada penelitian ini, penulis membuat sebuah karya dengan mengkolaborasikan musik rock dan alat musik polopalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara yang efektif dalam mengkolaborasikan musik rock dan alat musik polopalo. Selain itu juga untuk mengetahui kendala dalam proses pengkolaborasian, musik rock dan alat musik polopalo. Danhasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi perbandingan bagi para musisi yang mempunyai ekplorasi sejenis. Kolaborasi musik rock dengan alat musik polopalo diterapkan ke dalam karya musik yang berjudul “The Physical Compete”. Keterbatasan nada yang dihasilkan dari bunyi alat musik polopalo menjadi suatu hambatan dalam proses kolaborasi, sehingga cara yang paling efektif dalam kolaborasi yang penulis lakukan adalah dengan menjadikan alat musik polopalo tersebut sebagai alat musik perkusi.
Optimalisasi Seni dan Budaya dalam Mitigasi Teror dan Radikalisme Febriyando
Al-Ulum Vol. 21 No. 2 (2021): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1200.38 KB) | DOI: 10.30603/au.v21i2.2393

Abstract

This article focuses on optimizing art and culture in mitigating terror and radicalism. This study uses a qualitative method. Referring to literature studies, primary and secondary, designed, mapped based on reference data processing, presented as a limiting comparison material and then abstracted, which aims to understand the quality of art and culture learning in mitigating terror and radicalism. The results of the study show that learning art and culture is not only learning that focuses on didactic knowledge, but also plays a role in humanist behavior. Learning Arts and culture is able to encourage productivity in differences without objects. The potential for learning arts and culture to be developed in mitigating terror and radicalism.
Kolaborasi Musik Rock Dan Alat Musik Polopalo Dari Provinsi Gorontalo Dalam Karya “The Physical Compate” (Sebuah Ekplorasi Musik) Febriyando 0911408013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.980

Abstract

Polopalo adalah alat musik yang berasal dari Provinsi Gorontalo, yang bahan dasarnya terbuat dari bambu dan bentuknya menyerupai garputala raksasa. Pada jaman dahulu dimainkan oleh rakyat Gorontalo hanya pada waktu-waktu tertentu, seperti saat panen raya atau waktu bulan purnama. Pada penelitian ini, penulis membuat sebuah karya dengan mengkolaborasikan musik rock dan alat musik polopalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara yang efektif dalam mengkolaborasikan musik rock dan alat musik polopalo serta untuk mengetahui kendala dalam proses pengkolaborasian, musik rock dan alat musik polopalo. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi perbandingan bagi para musisi yang mempunyai ekplorasi sejenis. Kolaborasi antara musik rock dengan alat musik polopalo diterapkan ke dalam karya musik penulis yang berjudul “The Physical Compete”. Keterbatasan nada yang dihasilkan dari bunyi alat musik polopalo menjadi salah satu hambatan dalam proses pengkolaborasian, sehingga cara yang paling efektif dalam pengkolaborasian yang penulis lakukan adalah dengan menjadikan alat musik polopalo tersebut sebagai alat musik perkusi. Kata kunci : Polopalo, kolaborasi, musik rock
Analisis Karya Penerapan 7 Modus (Stimulus Kreatifitas Membuat Karya Musik) Febryando
Psalmoz : A Journal of Creative and Study of Church Music Vol. 2 No. 2 (2021): Psalmoz : Juli 2021
Publisher : Program Studi Musik Gereja, Fakultas Seni dan Ilmu Sosial Keagamaan, IAKN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.836 KB) | DOI: 10.51667/jpsalmoz.v2i2.655

Abstract

Tujuan penelitian selain mengenalkan pembaca pada bidang penelitian penciptaan musik yang relatif baru dinegara kita adalah menunjukan dengan penguasaan 7 modus dapat menstimulus kreatifitas dalam membuat karya musik. Penelitian ini menggunakan kualitatif riset dilakukan dengan terlebih dahulu membuat karya musik dengan konsep 7 mudus/tangga nada, yang dibuat dengan menggunakan perangkat Sibelius dan mixing mastering dengan Fruty Loops 20. Teknik yang digunakan dalam menganalisa karya seni musik untuk mendapatkan kesimpulan yang valid dan reliabel terdiri atas; studi pustaka, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berupa verifikasi data. Teknik keabsahan data yaitu triangulasi data. Dari hasil penerapan tujuh modus/tangganada yang dilakukan dengan cara membentuk alur melodi dan harmoni yang di susun dari urutan modus Ionian, Dorian, Phrygian, Lydian, Mixolydian, Aeolian, dan Locrian kedalam karya musik memiliki fungsi dan efek meningkatkan kreatifitas berkarya dan memberikan varian dalam meningkat kualitas karakter karya musik.
Kolaborasi Musik Rock dengan Alat Musik Tradisional Polopalo Febriyando Febriyando
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i3.293

Abstract

Abstrak Polopalo adalah alat musik khas Gorontalo, yang sudah mulai ditinggalkan oleh generasi masa kini. Akan sangat menarik jika alat musik ini dikolaborasikan dengan alat musik modern. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara yang efektif dalam mengolaborasikan musik rock dengan alat musik polopalo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan nada yang dihasilkan dari bunyi alat musik polopalo menjadi suatu hambatan dalam proses kolaborasi, sehingga cara yang paling efektif dalam kolaborasi yang penulis lakukan adalah dengan menjadikan alat musik polopalo tersebut sebagai alat musik perkusi. Abstract The polopalo is a typical Gorontalo musical instrument, which the current generation has begun to abandon. It would be very interesting if this musical instrument was collaborated with modern musical instruments. Therefore, this study aims to determine the effective way to collaborate rock music with the Polopalo musical instrument. The approach used in this study is a qualitative approach. The results showed that the limitation of the tone produced from the sound of the polopalo musical instrument became an obstacle in the collaboration process, so that the most effective way of collaboration that the author did was to make the polopalo instrument as a percussion instrument.
Implementasi Metode Bernyanyi Dalam Meningkatkan Pengenalan Huruf Pada Anak Usia Dini Di Ra-Almuhajirin Bitung Kec. Maesa Kota Bitung Febriyando, Febriyando; mokoagow, Regita putri
Indonesian Journal of Early Childhood Education (IJECE) Vol 3 No 2 (2023): IJECE Volume 3 Nomor 2, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ijece.v3i2.831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode bernyanyi dapat meningkatkan kemampuan berbahasa pada anak usia dini di Ra Al-Muhajirin Bitung Kec. Maesa Kota Bitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK), dimana prosedur penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan permasalahan yang berkaitan dengan kemampuan anak dalam mengenal huruf dengan mengimplementasikan metode bernyanyi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sabjek penelitian ini dilakukan pada anak kelas B3 yang berjumlah 15 anak. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu: Kemampuan mengenal huruf anak di RA Al-Muhajirin Kota Bitung sebelum menggunakan metode bernyanyi atau pada Pra Siklus terdapat 0 orang anak (0%) yang tergolong belum berkembang, 1 orang anak (6%) yang tergolong mulai berkembang, 8 orang anak (53%) yang tergolong berkembang sesuai harapan, dan 0 orang anak (0%) tergolong berkembang sangat baik. Kemudian pada siklus I terdapat 0 orang anak (0%) yang tergolong belum berkembang, 6 orang anak (40%) yang tergolong mulai berkembang, 11 orang anak (73%) yang tergolong berkembang sesuai harapan, dan 5 orang anak (33%) tergolong berkembang sangat baik. Dan pada siklus II terdapat 0 orang anak (0%) yang tergolong belum berkembang, 0 orang anak (0%) yang tergolong mulai berkembang, 11 orang anak (73%) yang tergolong berkembang sesuai harapan, dan 12 orang anak (80%) tergolong berkembang sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian, metode bernyanyi dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak di RA Al-Muhajirin Kota Bitung.
Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Melalui Metode Bernyanyi Dengan Gerakan Di TK Mardhatilla Sangkub IV Kabupaten Bolaang Mongondow Utara kahinga, melva; beu, Febriyando
Indonesian Journal of Early Childhood Education (IJECE) Vol 4 No 1 (2024): IJECE Volume 4, Nomor 1, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ijece.v4i1.978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode bernyanyi dengan gerakan dapat menigkatkan kepercayaan diri anak usia dini di TK Mardhatilla Sangkub IV Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK), di mana prosedur penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan permasalahan yang berkaitan dengan menigkatkan kepercayaan diri anak melalui metode bernyanyi dengan gerakan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan pada anak kelompok B yang berjumlah 22 anak yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Data yang telah dikumpulkan dalam penelitian tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode bernyanyi dengan gerakan dapat meningkatkan kepercayaan diri anak di TK Mardhatilla Sangkub IV Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Meningkatan kepercayaan diri tersebut dapat dilihat dari hasil data observasi yang diperoleh dari setiap siklus yang mengalami peningkatan. Sebelum ada penelitian tindakan kelas kepercayaan diri anak belum berkembang sebesar 31,82% dan mulai berkembang menjadi 36,36% pada siklus I dan berkembang sangat baik menjadi 90,91% pada siklus II. Maka dari itu dari kegiatan awal sampai akhir berikanlah kesempatan pada tiap anak untuk aktif dalam menyampaikan pendapatnya. Dengan demikian semua anak mempunyai kesempatan yang sama untuk menigkatkan rasa percaya diri mereka masing – masing.
Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia Dini untuk Mencegah Stunting di Masa Keemasan Perkembangan Anak di Desa Kinali, Kawangkoan, Kab. Minahasa Kurniawan, Irvan; Febriyando, Febriyando; Sepriany, Rindy; Sari, Holia Fitria
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Nyiur-Dimas) Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/nyiur.v4i2.992

Abstract

Masa awal kehidupan, khususnya Masa dalam kandungan hingga usia dua tahun, merupakan tahap yang sangat penting dalam perkembangan seorang anak. Diagnosis dini gangguan tumbuh kembang sangat penting untuk mendeteksi dini gangguan tumbuh kembang pada anak, termasuk mengontrol setiap keluhan pertumbuhan anak dari orang tua. Sasarann dari kegiatan ini adalah untuk menjaring pertumbuhan dan perkembangan awal anak prasekolah. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 3 Oktober 2023,RA Nurul Huda, Desa Kinali, Kecamatan. Kawangkoan, Kab.Minahasa. kegiatan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif Skala numerik dan pengukuran tinggi badan serta formulir KPSP (Kuesioner Skrining Pra Perkembangan) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI digunakan. Jumlah peserta adalah lima puluh siswa, dan mereka mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Ari hasil penngamatan status gizi dapa terlihat bahwa sebagian dari siswa memiliki status gizi yang baik. Uraian RA Nurul Huda Kawangkoan tentang perkembangan masa kanak-kanak sepenuhnya akurat.
Studi Eksperimen: Efektivitas Bernyanyi Dengan Gerakan Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Usia Dini Febriyando, Febriyando; Berehme Adyatmo Purba; Darmianus Harefa
Montessori Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Montessori: Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/mjpkaud.v5i1.1870

Abstract

Rekonstruksi kontekstualisasi studi eksperimen dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas bernyanyi dengan gerakan dalam meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini di TK Negeri 11 Kota Manado. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan pada anak kelompok B yang berjumlah 22 anak yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Data yang telah dikumpulkan dalam penelitian tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode bernyanyi dengan gerakan dapat meningkatkan kepercayaan diri anak di TK Negeri 11 Kota Manado. Peningkatan kepercayaan diri tersebut dapat dilihat dari hasil data observasi yang diperoleh dari setiap siklus yang mengalami peningkatan. Sebelum penelitian tindakan kelas kepercayaan diri anak belum berkembang sebesar 31,82% dan mulai berkembang menjadi 36,36% pada siklus I dan berkembang sangat baik menjadi 90,91% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kepercayaan diri anak setelah diterapkan metode bernyanyi dengan gerakan. Anak menjadi lebih berani, percaya diri dalam berinteraksi dengan teman dan guru, serta menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berbicara di depan umum.
The Space of Harmony: Optimizing Dialogue and Music Performances in Strengthening Religious Moderation in Manado Purba, Berehme Adyatmo; Febriyando
Al-Ulum Vol. 23 No. 2 (2023): Al-ULum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/au.v23i2.4946

Abstract

This study aims to examine the role of the “Menyatu dalam Harmoni” music performance, a collaboration between the State Christian Institute of Manado and the State Islamic Institute of Manado, in fostering interfaith harmony through the promotion and dessemination of religious moderation values. The research method employed was a descriptive qualitative case study. Data were collected through semi-structured interviews with organizers, musicians, religious leaders, and audience members; participant observation during the event; and document analysis of published media, performance materials, and archives. Findings indicate that the performance served not merely as entertainment but as a social interaction space that built mutual trust, strengthened empathy, and nurtured collective awareness of the importance of interfaith cooperation. The discussion highlights that art-based approaches can transcend religious identity boundaries and act as effective bridges for dialogue, contributing strategically to the strengthening of social harmony.