Marieska Lupikawaty
Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Branding, Packaging, and Digital Marketing Strategies For Processed Fish Business in Pedamaran Village Dewi Fadila; Marieska Lupikawaty; Abdee Feryawan Saputra; Agra Artha Nastiti; Rina Dwi Aprianti
Golden Ratio of Community Services and Dedication Vol. 2 No. 2 (2022): May - October
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grcsd.v2i2.196

Abstract

Pedamaran 6 Village is one of the villages at Pedamaran District in Ogan Komering Ilir (OKI)South Sumatera Province which has wide lakes and rivers and produces abundant fish resources. The fishes that live in fresh water such as Tawes Fish (Barbonymus Gonionotus), Sepat Fish (Trichopodus tricopterus), and others are very much found in the area. The community in Pedamaran 6 village utilizes these natural resources as the majority of the business fields there. This includes Mrs. Dede Oktarina, who sells “Kemplang” as the majority of her business. Despite having potential resources, sales of Mrs. Dede's processed fish products tend to stagnate. she has not been able to market their cultivated fish and processed fish to urban areas. Their inability to disseminate this business is based on the distance between Pedamaran village and the city which is quite far ± 100 km and takes about 2 hours 49 minutes to get to the destination. In addition, they lack of awareness of the importance of Branding, Packaging, and Digital Marketing which is indispensable in the sales process in order to thrive in the digital era as it is now. The packaging that Mrs. Dede uses still uses plastic and makeshift materials. This causes the processed products to not last long and do not attract market share. The solution we offer is to introduce a sales strategy through Branding, Packaging and Digital Marketing which is expected to be able to increase the quality of sales and profits from Ms. Dede's processed fish products. The output of this program is the creation of a good logo of product and to create a website.
PERBANDINGAN METODE RIM DAN PBV DALAM VALUASI SAHAM PERUSAHAAN TEKSTIL DAN GARMEN PERIODE 2021-2025 Salsabillah Salsabillah; Hadi Jauhari; Marieska Lupikawaty
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41395

Abstract

Fluktuasi harga saham pada perusahaan subsektor tekstil dan garmen sektor consumer cyclicals cenderung dipengaruhi oleh dinamika ekonomi yang menyebabkan harga pasar tidak selalu mencerminkan nilai fundamental perusahaan, sehingga menyulitkan investor dalam menentukan nilai wajar saham dan memilih metode valuasi yang tepat dalam penentuan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai intrinsik saham menggunakan metode Residual Income Model (RIM) dan Price to Book Value (PBV) serta membandingkan tingkat kedekatan hasil valuasi saham menggunakan Root Mean Squared Error (RMSE) terhadap harga pasar sebagai dasar keputusan investasi. Meskipun metode RIM dan PBV banyak digunakan dalam penelitian valuasi saham, hasilnya seringkali tidak konsisten dan tidak secara jelas menentukan metode yang paling mencerminkan harga pasar. Penelitian ini berkontribusi dalam mengintegrasikan kedua metode dan memberikan perbandingan akurasi hasil valuasi saham secara bersamaan dengan lebih komprehensif khususnya di subsektor tekstil dan garmen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang dilakukan pada sampel berjumlah 3 emiten yaitu TRIS, ESTI dan ERTX. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan teknik analisis data adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing metode menghasilkan nilai intrinsik yang lebih besar dari harga pasar saham pada ketiga emiten, sehingga saham dikategorikan undervalued. Berdasarkan uji akurasi RMSE, metode PBV menghasilkan nilai paling mendekati harga pasar saham dibandingkan metode RIM pada sampel penelitian, sehingga penentuan keputusan investasi yaitu menggunakan metode PBV dalam menganalisis valuasi saham dengan rekomendasi membeli (buy) saham pada perusahaan sampel di subsektor tekstil dan garmen sektor consumer cyclicals.