Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELAYANAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATALAIWORU Nindy Elliana Benly; Rosminah Mansyarif; Wa Ode Siti Asma; Sartina Sartina; Wa Ode Sitti Fidia Husuni; Andi Sri Hastuti; Nuraisyah Bahar; Ayu Anggraini; Sutriawati Sutriawati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 12: Mei 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i12.3449

Abstract

Lansia sebagai tahap akhir siklus kehidupan merupakan tahap perkembangan normal yang akan dialami oleh setiap individu dan merupakan kenyataan yang tidak dapat dihindari. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kesehatan lansia adalah keterbatasan akses lansia terhadap pelayanan kesehatan. Selain itu, kurangnya informasi yang diperoleh lansia terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu penyebab peningkatan masalah kesehatan pada lansia di masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan pada lansia dan pemberian informasi terkait dengan pola hidup yang baik dalam mengantisipasi dan menanggulangi permasalahan kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan pada lansia yang berada diwilayah kerja puskesmas batalaiworu. Hasil kegiatan pengabdian diketahui telah bahwa pemeriksaan kesehatan pada lansia di wilayah kerja puskesmas batalaiworu diperoleh pemeriksaan tekanan darah dalam kategori hipertensi 29 lansia (61,7%), pemeriksaan hemoglobin dalam kategori sedang 23 lansia (48,93%) dan pemeriksaan kadar gula darah dalam kategori normal 27 lansia (57,44%). Rekomendasi yang dianjurkan dalamupaya peningkatan kesehatan bagi lansia di wilayah kerja puskesmas batalaiworu berupa peningkatan sikap dan pengetahuan masyarakat khususnya lansia tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya suatu penyakit khususnya hipertensi, kadar gula dan Hb dengan cara penyuluhan kesehatan
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI TIDAK TERATUR PADA MAHASISWI AKADEMI KEBIDANAN PARAMATA RAHA Sutriawati Sutriawati; Andi Sri Hastuti Handayani Usman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15839

Abstract

Remaja putri seringkali mengalami gangguan menstruasi, terutama gangguan pada siklus menstruasi. Studi pendahuluan yang telah dilakukan pada mahasiswi Akademi Kebidanan Paramata Raha didapatkan hasil dari 30 orang yang telah mengalami haid, 18 orang mengatakan siklus haidnya tidak teratur dan 12 orang mengatakan siklus haidnya teratur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan aktivitas fisik terhadap siklus menstruasi tidak teratur pada Mahasiswi Kebidanan Akademi Kebidanan Paramata Raha. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 84 orang. Alat pengumpulan data adalah kuesioner dan timbangan badan manual Statue Meter. Status gizi dalam penelitian ini dihitung dari IMT, Olahraga adalah aktivitas fisik seseorang yang dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan. Analisis univariat pada penelitian ini akan menjelaskan variabel-variabel yang diteliti. Analisis bivariat pada penelitian ini melihat adakah hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi dan dianalisis secara komputerisasi (SPSS) menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini diketahui bahwa siklus menstruasi normal terbanyak pada mahasiswi yang mempunyai indeks massa tubuh normal sebanyak 58 mahasiswi (69,04%) sedangkan siklus menstruasi. Kemudian dapat diketahui hasil uji Chi Square diperoleh  nilai p= 0,11 (<0,05).  Kemudian dapat diketahui hasil uji Chi Square didapat nilai p= 0,30 (<0,05). Kesimpulan dari peneltian ini yakni bahwa ada hubungan antara indeks massa tubuh dan aktivitas fisik dengan siklus menstruasi pada mahasiswa di Akademi Kebidanan Paramata Raha.
IDENTIFIKASI FAKTOR RESIKO KEJADIAN PRE-MENSRTUASI SYNDROME PADA SISWI SMAN 1 MAROBO KABUPATEN MUNA TAHUN 2023 Sutriawati Sutriawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22375

Abstract

Menurut WHO usia 10-24 tahun berjumlah 1,2 milyar atau 18,5% dari jumlah penduduk dunia. Di Indonesia penduduk kelompok usia produktif sebesar 68,75% dari total penduduk Indonesia. Tujuan Penelitian Untuk mengidentifikasi faktor risiko kejadian menyebabkan Pre-Menstruasi Syndrome pada Siswi SMA Negeri 1 Marobo Kabupaten Muna Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 40 remaja putri. Teknik sampling yaitu Total sampling. Hasil penelitian dari 40 responden yang disebabkan oleh faktor pola kategori pola yang  sehat sebanyak (52,5%), faktor stress dari 40 responden ditemukan  rentang nilai 14- 20 sebanyak 38 remaja putri yang mengalami Stres Ringan (95%). dan faktor riwayat keluarga dari 40 responden, terdapat 29 Remaja Putri yang memiliki anggota keluarganya PMS sampai mengganggu aktifitasnya (72,5%). Dari hasil penelitian terdapat 24 remaja putri yang anggota keluarga tidak memiliki riwayat PMS dari keluarganya (60%).Dari penelitian ini kejadian Pre Menstruasi Syndrome pada siswi yang paling banyak terjadi oleh faktor stress ringan. Oleh karena itu disarankan bekerja sama dengan institusi kesehatan lainnya dalam rangka penyuluhan kesehatan tentang Pre Menstruasi Syndrome (PMS).