I Gst Ngr Rai Usadha
Departemen Matematika Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kestabilan dan Bifurkasi Model Oregonator dari Reaksi Belousov – Zhabotinsky Amelia Margaretha Santoso; Erna Apriliani; I Gst Ngr Rai Usadha
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.727 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.42118

Abstract

Reaksi Belousov – Zhabotinsky merupakan reaksi yang berosilasi, dimana osilasi yang terjadi pada reaksi ini memiliki kemiripan dengan osilasi yang terjadi pada sistem biologi seperti gelombang elektromagnetik pada jaringan jantung, saraf maupun otot. Reaksi ini memiliki perilaku dinamik yang menarik untuk dikaji melalui analisis kestabilan dan bifurkasi. Selain untuk mengetahui perilaku dinamik suatu sistem, analisis mengenai kestabilan dan bifurkasi juga dapat digunakan untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi terjadinya osilasi pada sistem tersebut. Analisis kestabilan dapat dilakukan dengan menggunakan kriteria kestabilan nilai eigen dan Routh – Hurwitz, sementara untuk analisis bifurkasi dilakukan dengan menggunakan teorema bifurkasi Hopf. Dari hasil analisis didapatkan bahwa osilasi terjadi ketika nilai koefisien stokiometri Cerium(IV) berada pada rentang 1/4
Penilaian Risiko Pipa Bawah Laut oleh Faktor Kapal Menggunakan Pendekatan Bayesian Network Firda Puspita Devi; Ngurah Rai Usadha; Inu Laksito Wibowo; Imam Mukhlash
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1031.18 KB) | DOI: 10.12962/limits.v14i1.2250

Abstract

Penyaluran minyak dan gas bumi dengan pipa bawah laut diklaim sangat efisien karena memerlukan biaya yang minimal. Namun, seiring padatnya aktivitas maritim oleh lalu lintas kapal akan berdampak kerusakan pada jaringan pipa bawah laut. Penyebab kerusakan tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: jatuhnya jangkar kapal (anchor drop), kapal tenggelam akibat gagal mesin, jaring atau pukat (trawl), dan faktor lainnya. Oleh karena itu, penilaian risiko untuk kapal yang melewati jaringan pipa bawah laut sangat diperlukan. Pada penelitian ini, metode Bayesian Network (BN) digunakan untuk memodelkan penyebab kecelakaan pipa bawah laut oleh faktor kapal dan menghitung probabilitas kerusakan yang ditimbulkannya. Adapun standar DNV RP F107 digunakan untuk mengklasifikasi tingkat risiko berdasarkan nilai probabilitas yang didapat. Hasil pengujian program ini menunjukkan bahwa sebesar 58.4% pipa tidak rusak akibat jangkar, 13.83% kerusakan yang ditimbulkan kecil, 15.14% kerusakan yang ditimbulkan menengah, dan 12.59% kerusakan yang ditimbulkan besar.
AHP DENGAN MATRIKS PREFERENSI DALAM ALJABAR MAX-PLUS I Gusti Ngurah Rai Usadha
UNEJ e-Proceeding 2022: E-Prosiding Seminar Nasional Matematika, Geometri, Statistika, dan Komputasi (SeNa-MaGeStiK)
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analytical Hierarchy Process (AHP) is a decision-making method to determine the best alternative from a number of alternatives based on certain criteria. One of the fundamental problems in AHP is how to obtain a preference matrix for a number of alternatives. In this paper, a preference matrix is formed so that it meets certain conditions in Tropical Algebra. Furthermore, the maxplus operation is applied to obtain the eigenvectors of the preference matrix that describes the steady state condition. A case study was conducted on determining the priority of road maintenance in Bangkalan Regency. The calculation results show that there is a conformity with the results of previous studies. Keywords: Analytical Hierarchy Process, preference matrix, eigenvectors, steady state.