Annur Islamic Boarding School in Lembah Kemuning, Malang Regency, has utilised a Micro Hydropower Plant (MHP) as a renewable energy source. However, the installed system has not operated optimally, producing only about 700 Watts from a potential of approximately 3000 Watts. This community service program aims to optimise the generator output through system redesign and capacity building of local stakeholders. The methods include technical surveys, hydrological analysis, redesign of the water wheel, generator optimisation, installation of power control systems, and technical training for students and managers. The results indicate improved MHP performance and enhanced community capacity in operating and maintaining the system. This program strengthens energy reliability and community-based energy independence.ABSTRAKPondok Pesantren Annur Lembah Kemuning, Kabupaten Malang, telah memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebagai sumber energi terbarukan. Namun, sistem yang terpasang belum bekerja secara optimal karena daya listrik yang dihasilkan hanya sekitar 700 Watt dari potensi ±3000 Watt. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan daya generator kincir air melalui perbaikan desain sistem serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia mitra. Metode pelaksanaan meliputi survei teknis, analisis debit dan head, desain ulang kincir air, optimasi generator, instalasi sistem pengatur daya, serta pelatihan dan pendampingan teknis kepada santri dan pengelola pondok pesantren. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kinerja PLTMH dan pemahaman mitra dalam pengoperasian serta pemeliharaan sistem. Program ini berdampak pada meningkatnya keandalan pasokan listrik dan kemandirian energi pesantren berbasis komunitas.